<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asuransicerdas.com &#187; zakat</title>
	<atom:link href="http://www.asuransicerdas.com/tag/zakat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asuransicerdas.com</link>
	<description>Memilih produk asuransi secara cerdas !</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 09:27:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>3 Konsep Harta yang Layak Anda Ketahui agar Berkah</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/17/3-konsep-harta-yang-layak-anda-ketahui-agar-berkah/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/17/3-konsep-harta-yang-layak-anda-ketahui-agar-berkah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2011 08:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[barokah]]></category>
		<category><![CDATA[berkah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[halal]]></category>
		<category><![CDATA[harta]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan harta]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tanpa gaji]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[wakaf]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=959</guid>
		<description><![CDATA[Harta yang berlimpah itulah salah satu harapan kita. Namun yang lebih penting  adalah berlimpah dan penuh dengan keberkahan harta yang kita peroleh. Untuk itu, Ada tiga konsep dasar yang perlu kita semua ketahui dalam masalah keuangan ditinjau dalam kerangka Islam. Ketiga hal inilah sebagai pondasi untuk menjaga keberkahan harta kita.
 1. Harta adalah titipan, bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-963" title="Agar harta berkah" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/04/Agar-harta-berkah-300x196.jpg" alt="Agar harta berkah" width="300" height="196" /><strong>Harta yang berlimpah itulah salah satu harapan kita. Namun yang lebih penting  adalah berlimpah dan penuh dengan keberkahan harta yang kita peroleh</strong>. Untuk itu, Ada tiga konsep dasar yang perlu kita semua ketahui dalam masalah keuangan ditinjau dalam kerangka Islam. Ketiga hal inilah sebagai pondasi untuk menjaga keberkahan harta kita.</p>
<p><strong> 1. Harta adalah titipan, bukan milik kita.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Uang, harta dan kekayaan bukanlah milik kita. Karena tidak ada se-senpun yang akan kita bawa ketika kita harus pergi meninggalkan dunia ini untuk menghadap Ilahi Rabbi. Harta sekaligus sebagai amanah yang harus dijaga pemanfaatannya agar mendatangkan kebaikan di dunia dan sekaligus keselamatan dan kebahagiaan di akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ada kabar baik bagi Anda pecinta harta, bahwa Harta yg Anda miliki sekarang, ternyata bisa Anda bawa sampai mati. Caranya : Nafkahkan dijalannya, melalui Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #ff0000;">Sedekah bisa disebut juga sebagai Jamu Manjur 4 in 1 </span></strong>, karena jamu ini berfungsi sebagai jamu tolak bala, jamu galian rezeki, jamu enteng jodoh dan jamu sehat perkasa. Jadi mulai sekarang jangan sungkan-sungkan untuk sedekah, baik diam-diam atau terang-terangan. Jangan sampai terang-terangan tidak bersedekah.</p>
<p><strong>2. Perolehan, pengelolaan dan penggunaan harta harus sesuai dengan syariah.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Di suatu masa nanti tidak akan ditanya &#8220;seberapa besar harta yang engkau peroleh&#8221;, Namun pertanggungjawaban seseorang atas harta yang pernah &#8220;dimiliki&#8221; akan dilihat dari dua sudut : <strong>darimana </strong>/ <strong>bagaimana </strong>ia mendapatkannya dan <strong>kemana </strong>/ <strong>bagaimana </strong>ia mempergunakannya. Oleh karena itu cara kita mendapatkan dan mengelolanya pun perlu memperhatikan prinsip-prinsip syariah, agar kita sanggup melakukan pertanggungjawaban kelak di akhirat atas harta yang dititipkan tersebut.</p>
<p><strong>3. Menata dan merencanakan keuangan secara menyeluruh</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih ingatkan kisah Nabi Yusuf as. Belajar dari Nabi Yusuf as, kita tidak boleh diam saja dan membiarkan  segala terjadi begitu saja. Perlu rencana dan strategi yang matang untuk menghadapi  masa sulit. Itulah esensi dari <span style="color: #0000ff;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/04/18/mau-saya-beri-rp-1-juta-setiap-bulan-untuk-anda/" target="_self">perencanaan keuangan</a></span> secara menyeluruh.</p>
<p style="text-align: justify;">Memanfaatkan masa  sejahtera (baca : produktif) untuk menghadapi masa sulit. Begitulah dalam kehidupan kita, terkadang masa subur datang, tidak jarang pula masa sulit menerpa. Masalahnya adalah, sudahkah kita mempersiapkan masa depan baik. Memang betul kita tidak dapat meramal apa yang akan terjadi di masa depan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun dengan mudah kita bisa memprediksi, bahwa 6 tahun setelah anak kita lahir ia sudah akan butuh biaya untuk masuk SD, 6 tahun kemudian ia akan masuk SMP, 3 tahun kemudian akan masuk SMA, dan 3 tahun selanjutnya ia masuk Perguruan Tinggi. Dengan mudah pula kita bisa memprediksi bahwa pada usia 55 tahun nanti, perusahaan sudah tidak akan mau memperkerjakan kita lagi, alias kita harus pensiun, tanpa pekerjaan, tanpa gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Artinya, masa sulit sudah bisa prediksi kapan akan terjadi. Setidaknya kita bisa tahu bahwa di masa depan nanti kita butuh sumber finansial yang cukup besar seperti untuk <span style="color: #0000ff;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">pendidikan anak</a></span>, untuk <span style="color: #0000ff;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_self">dana pensiun</a></span> atau adanya resiko yang terjadi pada sang pencari nafkah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/17/3-konsep-harta-yang-layak-anda-ketahui-agar-berkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cerdas Habiskan Gaji atau Komisi Anda</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 03:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[cara cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[keberlimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[komisi]]></category>
		<category><![CDATA[langkah cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tips cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.
Banyak diantara kita yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-948" title="Gaji" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/03/Gaji-300x232.jpg" alt="Gaji" width="300" height="232" />Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS</strong>. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak diantara kita yang punya penghasilan 18 koma, maksudnya setelah tanggal 18 langsung koma&#8230; he he he. Hal ini dikarenakan cara menghabis kan gaji atau komisi yang kurang cerdas. Pada akhirnya tabungan di rekening pun sama sekali ga ada. Entah lari kemana penghasilan yang sudah diperoleh pun tak tahu kemana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Namun Anda tidak perlu khawatir, disini akan saya paparkan bagaimana langkah Cerdas untuk menghabiskan Gaji atau Komisi Anda, sehingga rasa kekhawatiran Anda akan masa depan yg cemerlang menjadi hilang</span></strong>. Rekening Tabungan Anda pun semakin bertambah, Investasi semakin bertumbuh, dan Perlindungan kesehatan untuk orang-orang yang Anda cintai pun akan terjamin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya uang memang sengaja diciptakan untuk digunakan, dan dihabiskan, bukan untuk disisakan. Betul bukan..? Nah lu..!</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Cara menghabiskan Duit atau Uang atau Penghasilan adalah :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Habiskan sebagian Uang Anda buat Zakat, Infaq dan Sedekah</strong>. Hal ini akan membuat Anda semakin bersyukur dan membuat Anda akan menjadi orang kaya dan berlimpah. Dan tentunya dengan cara ini, Anda akan mendapat manfaatnya, antara lain : melipatgandakan rezeki, memudahkan urusan, memelihara kesehatan dan menolak bala. Dahsyat sekali bukan dampaknya..?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Habiskan sebagian lagi Uang Anda untuk menunaikan kewajiban, yaitu bayar hutang-hutang Anda</strong>. Ingat ! Ketika Anda tidak melunasinya, maka bunga akan menjadi beban buat Anda. Apa lagi Anda hutangnya tanpa agunan, atau hutang kartu kredit atau hutang melalui Bang Plecit (baca : Renternir) pasti deh , begitu Anda menunggak hutang, saya jamin hutang Anda gak akan pernah lunas &#8230; he he he. So Lunasi hutang Anda secepatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Habiskan sebagian Duit Anda untuk membeli Investasi</strong>, seperti <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_self">Asuransi Dana Pensiun</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2011/02/06/biaya-pendidikan-makin-tinggi-siasati-dengan-asuransi-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>, Asuransi Kesehatan dan lainnya. Saya garansi deh, ketika Anda menghabiskan duit Anda untuk ini, Hari Tua Anda akan berkelimpahan dan pastinya akan Pensiun Kaya Raya. Pendidikan buah hati pun akan terjamin, karena adanya biaya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4) Setelah point 1 sd 3 dilakukan, langkah terakhir menghabiskan uang Anda seluruhnya untuk kebutuhanmu, sesukamu dan sepuas-puasnya</strong>, jangan sampai tersisa. Dengan begini Anda Puas tanpa Sakit hati. Anda pun bebas dari hutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, JANGAN Sisakan Gaji atau Komisi Anda. Habiskan dengan cara Cerdas di jalan yang benar nan halal, dengan hati gembira. Niscaya kesuksesan finansial ada di tangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat menghabiskan Gaji dan Komisi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cerdas Kelola THR, Agar Tidak Menguap dengan Percuma</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 02:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[bonus]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[THR]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?
Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-829" title="THR" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/THR-300x199.jpg" alt="THR" width="300" height="199" />Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin</strong>. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli ini dan itu. Kendati terjadi setiap tahun, kebiasaan menghabiskan uang THR sepertinya sulit terelakkan. Padahal, setiap akhir bulan puasa Anda sebenarnya memiliki dua kali uang gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu kali gaji untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, dan satu lagi untuk membiayai keperluan khusus di hari raya (THR). Namun, entah mengapa, sering kali godaan untuk berbelanja dan menghabiskan THR begitu besarnya. Tapi, hati-hati jika pemenuhan segala keinginan itu tidak terencana dengan baik, THR yang Anda terima bisa-bisa tidak termanfaatkan secara optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, <strong>buatlah perencanaan belanja secara detail</strong>. Jangan lupa, pisahkan uang gaji bulanan dengan bonus THR untuk merancang daftar anggaran belanja. Mulailah membuat anggaran pengeluaran normal, seperti belanja harian, tagihan bulanan, biaya sekolah anak, gaji pembantu, transportasi, dan lainnya. Buat sedetail mungkin sebagaimana Anda mengalokasikan pengeluaran normal bulanan. Usahakan harus tetap sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, <strong>buat anggaran khusus hari raya</strong> juga sedetail mungkin. Masukkan semua rencana pengeluaran hari raya seperti biaya transportasi mudik, oleh-oleh bagi setiap orang yang akan diberi, penganan kecil dan hidangan hari raya, uang reward anak-anak, pakaian baru, zakat, THR pembantu, dan lainnya. Masukkan dulu semua sesuai pos pengeluarannya. Dan ingat, buat sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kalkulasi &amp; Skala Prioritas Setelah membuat daftar anggaran</strong>, akan terlihat bagaimana pos pengeluaran Lebaran Anda sebenarnya. Jika memang ternyata anggaran belanja lebih besar daripada pendapatan, sebaiknya perbaiki pAndangan Anda terhadap uang THR. Ingat, THR idealnya dipakai untuk membiayai tambahan pengeluaran akibat adanya hari raya. Dengan dasar pemikiran ini, sarannya, buat kalkulasi dengan skala prioritas. Utamakan yang benar-benar jadi tanggung jawab Anda (THR pembantu dan zakat) dan kurangi yang bukan prioritas.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa mengurangi pos lain. Misalnya, jika ternyata biaya transportasi mudik yang direncanakan tak mencukupi, perhitungkan untuk mengganti alat transportasi. Atau, bisa mengajak orangtua berlebaran di rumah. Selain itu, Anda juga bisa memangkas biaya lain seperti biaya membeli oleh-oleh, pakaian baru, hidangan hari raya, dan lainnya. Jika ternyata budget masih belum mencukupi, utak-atik kembali anggaran Anda berdua. Siapa tahu masih bisa dikurangi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pos Darurat dan Uang Sisa Terkadang</strong>, saat Lebaran ada pengeluaran ekstra di luar daftar yang sudah dibuat. Misalnya, jika tiba-tiba Anda diajak berkunjung ke rumah kerabat dan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyumbang uang bahan bakar atau mengajak kerabat makan di perjalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sediakan paling tidak 5-10 persen dari budget keperluan khusus hari raya untuk keperluan darurat ini. Dan, usahakan tidak terpakai untuk menambal anggaran lain. Bila semua sudah didaftar dan dikalkulasi, usahakan untuk mendapat sisa dari masing-masing pos pendapatan. Untuk pos pengeluaran normal, sisanya bisa langsung ditabung. Sedangkan sisa dari pos THR, bisa ditabung atau digunakan untuk mengurangi pokok cicilan, bila ada. <em><strong>Intinya, jangan membuat anggaran impas dengan pendapatan. Buat seefisien mungkin hingga didapatkan sisa uang</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal lain yang penting dicatat, <strong>hindari menanggung utang setelah hari raya lewat</strong>. Meski harus diakui, banyak pos pengeluaran yang membengkak di momen istimewa ini, jangan lantas jadi alasan Anda untuk berutang. Sebisa mungkin pengeluaran harus disesuaikan dengan modal yang ada. Jangan sampai momen Lebaran ini membuat Anda dan pasangan akhirnya jadi berhutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih bijak lagi jika Uang THR Anda, sebagian untuk membuka Rekening Investasi, seperti untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a> atau untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Perencanaan Dana Pensiun Anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber </strong>: <a href="http://www.perempuan.com" target="_blank">Perempuan.com</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Cerdas Meraih Kesuksesan Finansial</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2009/10/16/rahasia-cerdas-meraih-kesuksesan-finansial/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2009/10/16/rahasia-cerdas-meraih-kesuksesan-finansial/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 07:20:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kesuksesan finansial]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia sukses]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[unit  link]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang bisa dan berhak  meraih kesuksesan finansial. Kesuksesan tersebut tentunya tidak mungkin dicapai secara instant, tapi sukses tersebut dapat diraih dengan do’a, kerja keras, dan kerja cerdas. Berikut adalah rahasia cerdas menuju kesuksesan finansial.
Milikilah Perencanaan Keuangan
Perencanaan keuangan selayaknya Anda miliki untuk mengetahui kondisi kesehatan keuangan Anda. Buat daftar tujuan jangka pendek, menengah dan jangka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-383" title="financial_planning_secret" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2009/10/financial_planning_secret.jpg" alt="financial_planning_secret" width="275" height="300" /><strong>Setiap orang bisa dan berhak  meraih kesuksesan finansial.</strong> Kesuksesan tersebut tentunya tidak mungkin dicapai secara instant, tapi sukses tersebut dapat diraih dengan do’a, kerja keras, dan kerja cerdas. Berikut adalah rahasia cerdas menuju kesuksesan finansial.</p>
<p><strong>Milikilah Perencanaan Keuangan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perencanaan keuangan selayaknya Anda miliki untuk mengetahui kondisi kesehatan keuangan Anda. Buat daftar tujuan jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Dengan mengetahui tujuan-tujuan tersebut, Anda dapat merumuskan cara untuk mencapainya, dan segera memulai langkah-langkah untuk mewujudkannya. Coba Anda renungkan saat ini juga, apakah kita akan memliki penghasilan seperti ini selamanya, dan apakah tujuan hidup kita akan tercapai begitu saja tanpa perencanaan yang jelas dan matang&#8230;ingat lho ada resiko kehidupan yang selalu mengintai. Jadi milikilah sebuah perencanaan keuangan.</p>
<p><strong>Taati Budget</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Buatlah catatan, tentunya catatan pemasukan dan pengeluaran.Berapa banyak yang harus Anda alokasikan untuk keperluan bulanan, keperluan harian dan keperluan rekreasi atau hobby Anda.Jangan lupa sisihkan zakat dan sedekah serta jumlah uang yang tetap setiap bulannya untuk ditabung. Ingat!! <em>Pay your soul first</em> melalui zakat dan sedekah, <em>Pay your self first</em> / bayar diri Anda melalui tabungan Anda, sebelum uang penghasilan kita pakai untuk keperluan kita yang lain. Demi masa depan Anda. Menyusun budget itu gampang, yang susah itu bagaimana menaatinya betul ga..?</p>
<p><strong>Hidup Sesuai Kemampuan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jangan biarkan gaya hidup melampaui penghasilan Anda. Apabila Anda naik gaji, jangan biarkan pengeluaran Anda ikut naik juga, Justru tingkatkanlah jumlah Zakat, sedekah dan tabungan Anda. Bedakan kebutuhan dan keinginan, Anda mungkin tidak akan sakit atau mati jika keinginan Anda tertunda bukan..? Tapi kebutuhan adalah hal yang harus sebisa mungkin dipenuhi tiap bulannya.</p>
<p><strong>Menabung</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Idealnya setiap orang mempunyai tabungan sebesar 3 sd 6 kali dari pengeluaran bulanan yang tidak boleh disentuh keuali dalam keadaan emergency. Hal ini dimaksudkan sebagai Dana darurat. Mungkin saja genting rumah Anda ada yang bocor, sehingga membutuhkan dana. Namun bersamaan dengan tanggal jatuh tempo pembayaran sekolah Anak. Di saat seperti ini…kerasa kan manfaat tabungan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Idealnya sisihkan 10% dari penghasilan Anda untuk ditabung sebaelum pengeluaran dan tagihan menanti. Jika tidak sanggup 10% bisa didapatkan dengan mengurangi ‘gaya hidup’ kita sebesar 10%. Susah&#8230;? Siapa bilang? Jika kita biasa makan dengan budget 10,000 sekali makan….apakah jika dikurangi 1,000 saja akan membuat Anda kelaparan?</p>
<p><strong>Miliki Asuransi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Asuransi adalah bagian yang sangat penting dari sebuah perencaan keuangan Anda, dan memegang peranan utama dalam menjamin kepastian kondisi keuangan Anda di masa depan. Tentunya Anda tidak ingin sebuah bencana seperti kecelakaan, sakit kritis atau cacat, bahkan meninggal menghancurkan rencana masa depan Anda dan keluarga. Pertimbangkan kembali, apakah Anda telah memiliki proteksi yang cukup atas jiwa Anda, kesehatan, pendidikan, masa pensiun Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah fenomena menarik yang terjadi adalah orang Indonesia lebih bangga memiliki 3-4 kartu kredit, sementara di Jepang, orang justru memiliki 3-4 asuransi untuk dirinya. Di Indonesia banyak orang yang mengasuransikan rumahnya, mobilnya (karena masih kredit…hi hi hi), tapi tidak jiwanya, coba renungkan siapa yang harus melunasi kredit mobil tersebut jika Anda meninggal.</p>
<p><strong>Berinvestasi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Berinvestasi merupakan sebuah solusi cerdas untuk mengalahkan laju inflasi, dan mengebangkan uang kita menjadi beranak pinak. Anda bisa berinvestasi di Deposito,reksadana, saham, emas atau property. Silahkan Anda pilih sesuai dengan profile resiko Anda.</p>
<p>Bagi Anda yang gak mau repot, <em>unit link</em> bisa menjadi alternatif untuk investasi Anda. Unitlink adalah  perpaduan antara investasi dan proteksi yang digabung menjadi satu. Yang Artinya ketika Anda mempunyai unit link, berarti Anda telah berinvestasi dan berasuransi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika Anda telah menjalankan rahasia di atas,berarti Anda telah berada di jalan menuju kesuksesan finansial. Namun, apabila Anda belum memulainya, tidak pernah ada kata terlambat. Mulailah sekarang juga. Saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Salam Cerdas</p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2009/10/16/rahasia-cerdas-meraih-kesuksesan-finansial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rencana Keuangan Mantap dan Berkah</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2009/10/09/rencana-keuangan-mantap-dan-berkah/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2009/10/09/rencana-keuangan-mantap-dan-berkah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 15:08:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[berkah]]></category>
		<category><![CDATA[harta]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sodaqoh]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Kita sebagai manusia mempunyai tugas mulia yaitu sebagai  pengemban amanah harta dan  perencanaan keuangan. Ada beberapa hal yang perlu  kita ketahui dan perlu kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam fungsi  sebagai pengemban amanah,  diantaranya:
1) Harta sekecil  apapun adalah titipan Allah dan bukan milik kita. Sehingga  dalam memandang harta  pun harus  dari sudut pandangsebagai penerima amanah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-349" title="barokah" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2009/10/barokah-293x300.jpg" alt="barokah" width="293" height="300" />Kita sebagai manusia mempunyai tugas mulia yaitu sebagai  pengemban amanah harta dan  perencanaan keuangan</strong>. Ada beberapa hal yang perlu  kita ketahui dan perlu kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam fungsi  sebagai pengemban amanah,  diantaranya:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Harta sekecil  apapun adalah titipan Allah dan bukan milik kita</strong>. Sehingga  dalam memandang harta  pun harus  dari sudut pandangsebagai penerima amanah dan bukan sebagai pemilik mutlak harta tersebut.  Sebagai pengemban  amanah, tentunya dalam pemanfaatan hartanya harus mengikuti aturan dari  Sang Maha Pemberi  Amanah, yaitu  Allah Swt.</p>
<p style="text-align: justify;">Sifat amanah ini hendaknya harus kita  aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, hal ini akan tercermin dari kesadaran kita dalam mempergunakan harta yang dititipkan kepada kita, seperti mempergunakan harta dengan baik, tidak boros dan berlebih-lebihan bahkan cenderung mubazir. Melaksanakan zakat, infaq dan sodaqoh, tertib dalam mengetahui pendapatan dan pengeluaran kita. Hal-hal tersebut adalah cerminan dari melaksanakan konsep amanah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Harta tersebut harus syariah dalam hal perolehan, pemanfaatan dan  penggunaan</strong>. Hal ini berkaitan dengan  pertanggungjawaban yang harus kita lakukan terhadap setiap rupiah dari harta kita tersebut. Jadi tentunya kita harus mendapatkan harta dengan baik, mengelola dengan bijak dan mempergunakannya. Perolehan, pengelolaan dan  pemanfaatan harta yang baik  akan menjadi pemenuhan kebutuhan dunia dan  juga di saat bersamaan mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Pengelolaan dan  perencanaan keuangan. </strong>Hal tersebut merupakan jalan bagi kita untuk mencapai kehidupan dunia dan akhirat yang lebih  baik. Dunia ini adalah sebaik-baik  kendaraan untuk menuju ke akhirat, dan harta merupakan salah satu sarananya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  perencanaan keuangan  secara syariah ada beberapa  pondasi  yang harus dipenuhi,  yaitu : <em>income </em>/ pendapatan, <em>spending </em>/ pengeluaran, <em>longevity</em> / kehidupan, <em>assurance</em> /<a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self"><strong> asuransi</strong></a>, pengelolaan hutang,  <strong>investasi </strong>dan zakat.</p>
<p>Dengan perencanaan  keuangan yang mantap  dan dilakukan  secara syariah  akan membawa keberkahan.</p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S. Pt</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2009/10/09/rencana-keuangan-mantap-dan-berkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

