<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asuransicerdas.com &#187; kaya</title>
	<atom:link href="http://www.asuransicerdas.com/tag/kaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asuransicerdas.com</link>
	<description>Memilih produk asuransi secara cerdas !</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 09:27:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tidak Perlu Khawatir dengan Hari Tua, Anak Saya Banyak &amp; Punya Pensiun</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/12/18/tidak-perlu-khawatir-dengan-hari-tua-anak-saya-banyak-punya-pensiun/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/12/18/tidak-perlu-khawatir-dengan-hari-tua-anak-saya-banyak-punya-pensiun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 02:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[hari tua]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=1007</guid>
		<description><![CDATA[Setiap anak pasti ingin merawat dan membahagiakan orang tuanya.  Dan pastinya itu merupakan cita-cita yang sangat mulia. Akan tetapi,  kita lihat sekarang ini, kenyataan membuktikan betapa susahnya itu  terjadi.
Karena mereka sudah punya  keluarga sendiri, kesibukan sendiri, dan masalah sendiri, bahkan berada  jauh di luar kota. Dan anak pun tanpa sadar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-1008" title="Hari Tua" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/12/Hari-Tua.jpg" alt="Hari Tua" width="200" height="200" />Setiap anak pasti ingin merawat dan membahagiakan orang tuanya</strong>.  Dan pastinya itu merupakan cita-cita yang sangat mulia. Akan tetapi,  kita lihat sekarang ini, kenyataan membuktikan betapa susahnya itu  terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena mereka sudah punya  keluarga sendiri, kesibukan sendiri, dan masalah sendiri, bahkan berada  jauh di luar kota. Dan anak pun tanpa sadar menjadi kurang perhatian,  kurang waktu dan tentunya kurang uang.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #008000;">Seharusnya kita sendirilah yang mempersiapkan diri untuk bisa tetap mandiri sampai tua.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan  kita mengabaikan hari tua karena sudah ada pensiun dari kantor atau  mungkin negara (bagi yang PNS). Berdasarkan fakta, pensiun yang diterima  justru lebih sedikit dari penghasilan yang didapat saat ini. Padahal  semakin tua harga kebutuhan semakin mahal dan kebutuhan pun meningkat  terutama untuk biaya kesehatan dan sosial.  Akhirnya, mereka yang  mengandalkan hidup hanya dari pensiun, hidupnya serba kekurangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan kah sering kita mendengar &#8230; &#8221; Pak, saya hanya pensiunan&#8230;&#8221; , atau &#8220;&#8230;Wah, Pensiun saya kecil, tolong di bantu..?</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga  kita semakin sadar, bahwa masa Pensiun atau Hari Tua kita lah yang  menentukan. Mari kita siapkan sekarang juga, untuk mewujudkan masa depan  yang <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_blank">Kaya, Sejahtera dan Berkelimpahan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/12/18/tidak-perlu-khawatir-dengan-hari-tua-anak-saya-banyak-punya-pensiun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asuransi Murni atau Unit Link (Asuransi + Investasi)</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/09/12/asuransi-murni-atau-unit-link-asuransi-investasi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/09/12/asuransi-murni-atau-unit-link-asuransi-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2011 10:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[unit  link]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=994</guid>
		<description><![CDATA[Sering saya mendapatkan pertanyaan dalam memilih sebuah asuransi. Apakah memilih Asuransi Murni atau Asuransi + Investasi atau dikenal dengan istilah unit link.
Bagi Anda yang masih bertanya-tanya mana yang lebuh bagus, mungkin artikel saya ini bisa memberikan jawabannya :
Mungkin sebagian dari Anda mengatakan kalau Asuransi dipisah itu lebih menguntungkan. Yang menjadi pertanyaan adalah bisakah Anda menemukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-995" title="Wiwit.Edit 2" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/09/Wiwit.Edit-2-201x300.jpg" alt="Wiwit.Edit 2" width="201" height="300" />Sering saya mendapatkan pertanyaan dalam memilih sebuah asuransi.</strong> Apakah memilih Asuransi Murni atau Asuransi + Investasi atau dikenal dengan istilah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_blank">unit link</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi Anda yang masih bertanya-tanya mana yang lebuh bagus, mungkin artikel saya ini bisa memberikan jawabannya :</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin sebagian dari Anda mengatakan kalau Asuransi dipisah itu lebih menguntungkan. Yang menjadi pertanyaan adalah bisakah Anda menemukan asuransi yang terpisah dengan investasi. Coba dicari dulu, apakah benar-benar ada asuransi yang terpisah. Dan pastinya uang yang Anda setorkan akan hangus tidak bersisa di masa yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah asuransi tersebut berhasil anda temukan, langkah berikutnya  adalah <strong>Apakah anda  siap menyetorkan uang ke perusahaan asuransi sekian juta setiap tahun  dan uang tersebut hangus meskipun anda sehat walafiat dan tidak sakit</strong>. Apakah mau&#8230;? Sekali lagi maukah Uang Anda hangus setiap tahunnya dengan membeli Asuransi Murni..? Sebab asuransi murni seperti ini tidak murah (baca : mahal) Selain itu, anda juga perlu mengambil lagi asuransi kesehatan untuk mengantisipasi penyakit kritis dan biaya pengobatan yang nilainya juga tidak murah. Umumnya asuransi jiwa dan kesehatan itu terpisah, namun ada juga yang digabung.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya, Apakah Anda bisa disiplin untuk berinvestasi sendiri dan mampu memilih Manajer Investasi yang tepat atau memilih Produk Investasi yang akan Anda gunakan sebagai kendaraan dalam mewujudkan masa depan finansial Anda..?</p>
<p style="text-align: justify;">Bila Anda sudah menentukan tempat investasi dan produknya, lalu baru berjalan 2 tahun Anda mengalami sakit kritis bagaimana dengan Investasi Anda..? Apa masih bisa lanjut..? atau Investasinya berhenti, sehingga tujuan keuangan tidak tercapai.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Jadi menurut Anda mana yg terbaik..? Asuransi Murni + Investasi terpisah atau Unit Link. Kalau saya sendiri memilih Unit Link, karena praktis dan efisien. Dan yang pasti dikelola oleh Manager Investasi yang Handal</span></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Penting Anda cermati secara seksama hal diatas, sehingga Anda mengambil  keputusan atau pertimbangan bukan teori di atas kertas saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan berikut contoh investasi di unitlink, silahkan download <a href="http://www.asuransicerdas.com/ilustrasi_asuransi.zip" target="_self">disini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selamat merencanakan keuangan. Kaya hari ini, super kaya di masa depan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</strong></p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/09/12/asuransi-murni-atau-unit-link-asuransi-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaya dengan Berasuransi</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/06/12/kaya-dengan-berasuransi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/06/12/kaya-dengan-berasuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2011 22:27:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[hari tua]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan finansial]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=980</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian besar orang bekerja seumur hidup tanpa melakukan perencanaan keuangan untuk hari tua, dan di hari tua mereka tidak memiliki apa-apa. Sebagian menabung, tapi karena bunga bank sangat kecil, dan uang yang masuk di bank akan tergerus oleh inflasi. Dan hanya sebagian kecil saja orang yang berusaha mencapai kebebasan finansial dengan melakukan investasi dan berasuransi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-982" title="Sukses Finansial" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/06/Sukses-Finansial.jpg" alt="Sukses Finansial" width="300" height="198" /><strong>Sebagian besar orang bekerja seumur hidup tanpa melakukan perencanaan keuangan untuk hari tua, dan di hari tua mereka tidak memiliki apa-apa</strong>. Sebagian menabung, tapi karena bunga bank sangat kecil, dan uang yang masuk di bank akan tergerus oleh inflasi. Dan hanya sebagian kecil saja orang yang berusaha mencapai kebebasan finansial dengan melakukan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2011/05/29/memilih-berani-untuk-berasuransi-dan-berinvestasi/" target="_self">investasi dan berasuransi </a>semenjak dini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini bukan hanya sekedar mimpi dan bukan harapan belaka. Kalau Anda sudah berpikir-pikir soal investasi dan asuransi, itu pertanda bahwa Anda tak ingin kekurangan sesuatu apapun di masa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pasalnya, masih banyak orang yang bangga atas kekayaanya hari ini saja, sementara untuk masa depanya ia hanya berharap semata-mata dari pendapatan bulan depan. Bagaimana mereka bisa berkipas-kipas menikmati masa depan tanpa stres?</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, masih banyak orang berfikir tentang bagaimana bisa bekerja selama mungkin untuk mengumpulkan uang sebanyak mungkin. Dalam benak mereka masih terpikir tentang masa pensiun yang tenang dan mapan penuh jaminan adalah tabungan hasil kerja sekian puluh tahun dan uang pensiun dari perusahaan tempat bekerja mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Anda juga demikian..? masih mengharapkan kebaikan hati perusahaan tempat Anda bekerja, untuk memberikan jaminan pensiun yang memadai..?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya rasa Anda orang yang cukup realistis, Jadi lebih baik Anda merencanakan masa depan Anda dengan berinvestasi dan berasuransi. Karena dengan berinvestasi dan berasuransi merupakan cara yang tepat untuk mencapai harapan Tua Kaya Raya dan Sejahtera.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, semua keputusan ada di tangan Anda. Prinsipnya sederhana saja “<a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/08/perencanaan-cerdas-menuju-kesejahteraan-finansial/" target="_self">Tua Kaya Raya dan Sejahtera</a>” akan tercipta berkat satu langkah yang tidak bisa diabaikan, dan yang perlu Anda lakukan sekarang, saat ini juga adalah Investasi dan Berasuransi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607 , email : wiwitcerdas888@gmail.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/06/12/kaya-dengan-berasuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cerdas Habiskan Gaji atau Komisi Anda</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 03:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[cara cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[keberlimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[komisi]]></category>
		<category><![CDATA[langkah cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tips cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.
Banyak diantara kita yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-948" title="Gaji" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/03/Gaji-300x232.jpg" alt="Gaji" width="300" height="232" />Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS</strong>. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak diantara kita yang punya penghasilan 18 koma, maksudnya setelah tanggal 18 langsung koma&#8230; he he he. Hal ini dikarenakan cara menghabis kan gaji atau komisi yang kurang cerdas. Pada akhirnya tabungan di rekening pun sama sekali ga ada. Entah lari kemana penghasilan yang sudah diperoleh pun tak tahu kemana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Namun Anda tidak perlu khawatir, disini akan saya paparkan bagaimana langkah Cerdas untuk menghabiskan Gaji atau Komisi Anda, sehingga rasa kekhawatiran Anda akan masa depan yg cemerlang menjadi hilang</span></strong>. Rekening Tabungan Anda pun semakin bertambah, Investasi semakin bertumbuh, dan Perlindungan kesehatan untuk orang-orang yang Anda cintai pun akan terjamin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya uang memang sengaja diciptakan untuk digunakan, dan dihabiskan, bukan untuk disisakan. Betul bukan..? Nah lu..!</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Cara menghabiskan Duit atau Uang atau Penghasilan adalah :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Habiskan sebagian Uang Anda buat Zakat, Infaq dan Sedekah</strong>. Hal ini akan membuat Anda semakin bersyukur dan membuat Anda akan menjadi orang kaya dan berlimpah. Dan tentunya dengan cara ini, Anda akan mendapat manfaatnya, antara lain : melipatgandakan rezeki, memudahkan urusan, memelihara kesehatan dan menolak bala. Dahsyat sekali bukan dampaknya..?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Habiskan sebagian lagi Uang Anda untuk menunaikan kewajiban, yaitu bayar hutang-hutang Anda</strong>. Ingat ! Ketika Anda tidak melunasinya, maka bunga akan menjadi beban buat Anda. Apa lagi Anda hutangnya tanpa agunan, atau hutang kartu kredit atau hutang melalui Bang Plecit (baca : Renternir) pasti deh , begitu Anda menunggak hutang, saya jamin hutang Anda gak akan pernah lunas &#8230; he he he. So Lunasi hutang Anda secepatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Habiskan sebagian Duit Anda untuk membeli Investasi</strong>, seperti <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_self">Asuransi Dana Pensiun</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2011/02/06/biaya-pendidikan-makin-tinggi-siasati-dengan-asuransi-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>, Asuransi Kesehatan dan lainnya. Saya garansi deh, ketika Anda menghabiskan duit Anda untuk ini, Hari Tua Anda akan berkelimpahan dan pastinya akan Pensiun Kaya Raya. Pendidikan buah hati pun akan terjamin, karena adanya biaya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4) Setelah point 1 sd 3 dilakukan, langkah terakhir menghabiskan uang Anda seluruhnya untuk kebutuhanmu, sesukamu dan sepuas-puasnya</strong>, jangan sampai tersisa. Dengan begini Anda Puas tanpa Sakit hati. Anda pun bebas dari hutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, JANGAN Sisakan Gaji atau Komisi Anda. Habiskan dengan cara Cerdas di jalan yang benar nan halal, dengan hati gembira. Niscaya kesuksesan finansial ada di tangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat menghabiskan Gaji dan Komisi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tipe Manusia Berdasarkan Horizon Keuangannya</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 09:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=940</guid>
		<description><![CDATA[Dilihat dari horizonnya dalam mengelola keuangan, kita bisa golongkan manusia menjadi 3 kategori. Yaitu mereka yang hidupnya untuk masa lalu, mereka yang hidup untuk masa kini, dan mereka yang hidup untuk masa depan.
1) Orang yang hidupnya untuk masa lalu adalah mereka yang kerjanya sekarang, dapat gajinya sekarang, tapi gajinya tersebut sebagian besar habis untuk membayar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-942" title="Wiwit &amp; LA Team" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/03/Wiwit-LA-Team-300x224.jpg" alt="Wiwit &amp; LA Team" width="300" height="224" />Dilihat dari horizonnya dalam mengelola keuangan, kita bisa golongkan manusia menjadi 3 kategori</strong>. Yaitu mereka yang hidupnya untuk masa lalu, mereka yang hidup untuk masa kini, dan mereka yang hidup untuk masa depan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Orang yang hidupnya untuk masa lalu</strong> adalah mereka yang kerjanya sekarang, dapat gajinya sekarang, tapi gajinya tersebut sebagian besar habis untuk membayar pengeluarannya di masa lalu (hutang). Ia menggadaikan penghasilannya di masa depan untuk memenuhi kebutuhannya sekarang, karena penghasilannya yang sekarang ini sudah dihabiskannya di masa lalu sebelum penghasilan itu sendiri diterima. Orang seperti ini selalu menengok ke belakang dan sulit memandang ke depan karena dikejar-kejar oleh bayangan hutangnya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Orang yang hidupnya untuk masa kini</strong>, adalah mereka yang bekerja sekarang, mendapatkan hasil sekarang, dan dihabiskan sekarang juga. Gajinya bulan ini habis untuk keperluannya bulan ini juga. Gajinya bulan depan, habis untuk keperluan bulan itu juga. Pekerjaan utama orang seperti ini adalah menunggu dari tanggal gajian ke tanggal gajian berikutnya. Motivasinya adalah mencari uang secepat dan sebesar mungkin agar bisa sesegera mungkin dan sebanyak mungkin belanja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Orang yang hidupnya untuk masa depan</strong>. Yaitu bekerja sekarang, dan mengalokasikan sebagian penghasilan yang terima sekarang untuk keperluan di masa depan. Pandangannya jauh ke depan, hanya sesekali saja menengok spion dan toleh kanan-kiri untuk evaluasi. Visioner dengan kondisi keuangannya di masa depan, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/" target="_self">untuk pendidikan anak-anak</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-dana-pensiun/" target="_self">untuk pensiunnya</a> dan keperluan lainnya di masa depan sudah direncanakan dan disiapkan sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena tak mungkin bekerja selamanya, tapi kita tetap perlu berpenghasilan selamanya.<span style="color: #ff0000;"> <strong>Maka pastikan, pekerjaan yang kita lakukan sekarang, penghasilan yang kita terima sekarang, sebagiannya adalah untuk masa-masa ketika sudah tak lagi bisa bekerja, namun tetap berpenghasilan</strong>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><span style="color: #000000;">Oleh : <strong>Ahmad Ghozali</strong> , bisa dikunjungi di </span></span><a href="http://ahmadgozali.com" target="_self">http://ahmadgozali.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa sih Harus Mempunyai Asuransi ..?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/02/27/kenapa-sih-harus-mempunyai-asuransi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/02/27/kenapa-sih-harus-mempunyai-asuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 01:27:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dana hari tua]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah haji]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan finansial]]></category>
		<category><![CDATA[krisis finansial]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=927</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah anda, seberapa besarpun pendapatan Anda maka pengeluaran Anda besarnya akan mengikuti pendapatan. Namun, ketika Anda mampu mengelola pendapatan dengan baik, maka Anda akan memiliki tabungan yang lumayan besar.
Dan tentunya Anda sebagai pribadi yang bijak sudah mulai mempersiapkan masa depan Anda dan keluarga, diantaranya :
1. Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak.
2. Mempersiapkan Biaya Kesehatan keluarga.
3. Mempersiapkan Dana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-932" title="Wiwit" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/02/Wiwit.jpg" alt="Wiwit" width="124" height="137" />Tahukah anda, seberapa besarpun pendapatan Anda maka pengeluaran Anda besarnya akan mengikuti pendapatan</strong>. Namun, ketika Anda mampu mengelola pendapatan dengan baik, maka Anda akan memiliki tabungan yang lumayan besar.</p>
<p>Dan tentunya Anda sebagai pribadi yang bijak sudah mulai mempersiapkan masa depan Anda dan keluarga, diantaranya :</p>
<p>1. Mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a>.</p>
<p>2. Mempersiapkan Biaya Kesehatan keluarga.</p>
<p>3. Mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/02/14/mengelola-keuangan-dengan-asuransi-ala-orang-kaya/" target="_self">Dana Hari Tua atau Pensiun</a>.</p>
<p>4. Menjamin kehidupan untuk keluarga jika kita meninggal.</p>
<p>5. Mempersiapan Dana Ibadah Haji.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya  yakin diantara Anda mungkin saat ini sudah menabung untuk mempersiapkan  biaya-biaya untuk keperluan diatas. Pertanyaannya, apakah tabungan Anda  menjamin itu semua.</p>
<p>Apakan Anda pernah berfikir yang akan terjadi ketika sebelum semua  dana tabungan terkumpul ada resiko kehidupan yang menimpa Anda, seperti  sakit, kecelakaan bahkan kematian.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Apakah anda masih dapat memenuhi itu semua jika resiko tersebut menimpa diri Anda ..?</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Karena  itulah, maka Anda harus memiliki rekening Asuransi, untuk memastikan  semua rencana Anda bisa terwujud.  Seseorang yang telah memahami dan  merencanakan keuangan pribadinya dengan baik, melalui Asuransi akan  lebih mudah mewujudkan impiannya.</p>
<p><strong>Jika Anda memiliki Rekening Asuransi, maka keuntungan yang akan dapatkan antara lain</strong>:</p>
<p>1. Krisis finansial Anda dan keluarga akan terhindarkan</p>
<p>2. Anda telah bertanggung jawab atas masa depan anda sendiri dan orang-orang yang Anda cintai.</p>
<p>3. Ketidakpastian hidup pada hari tua dapat dihilangkan</p>
<p>4. Memungkinkan Anda untuk pensiun dengan kebebasan finansial yang memadai</p>
<p>5. Anda akan memiliki keluarga yang bahagia dan sejahtera</p>
<p>6. Anggota keluarga Anda akan belajar untuk menggunakan uang secara bijak.</p>
<p style="text-align: justify;">7. <span><span>Kelebihan  dari  mengikuti program asuransi apabila terjadi claim maka dibebaskan  dari   Pajak, dan tepat sasaran sesuai dgn penerima manfaatnya.</span></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;"><span class="status-body"><span class="entry-content">Miliki asuransi sekarang juga. Jangan tunda, esok mungkin sudah terlambat</span></span></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;"></span><span class="status-body"><span class="entry-content">Salam Cerdas.</span></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span class="status-body"><span class="entry-content">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</span></span></p>
<p>Hp    : 081 2277 1607</p>
<p>mail : wiwit.prayitno@prudential-agent.co.id  &amp; wiwitcerdas888@gmail.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/02/27/kenapa-sih-harus-mempunyai-asuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Mengapa Asuransi itu Tidak Penting</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/01/10/alasan-mengapa-asuransi-itu-tidak-penting/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/01/10/alasan-mengapa-asuransi-itu-tidak-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2011 01:52:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asset]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[biaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[hari tua]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[klaim]]></category>
		<category><![CDATA[makmur]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=911</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang yang ragu-ragu untuk memiliki asuransi. Salah satunya mungkin Anda, yang sedang membaca artkel ini. Alasannya pun bermacam-macam mulai dari nggak percaya bisa di-claim, takut uang hilang, ribet urus claim, ngerasa belum butuh, nggak peduli dan masih banyak alasan lainnya. Padahal alasan itu tidaklah benar. Pada kenyataannya klaimnya mudah, tidak ribet dan prosedurnya cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-916" title="Asuransi" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/01/Asuransi.jpg" alt="Asuransi" width="300" height="195" />Banyak orang yang ragu-ragu untuk memiliki asuransi</strong>. Salah satunya mungkin Anda, yang sedang membaca artkel ini. Alasannya pun bermacam-macam mulai dari nggak percaya bisa di-claim, takut uang hilang, ribet urus claim, ngerasa belum butuh, nggak peduli dan masih banyak alasan lainnya. Padahal alasan itu tidaklah benar. Pada kenyataannya <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/11/14/klaim-asuransi-permasalahan-dan-solusinya/" target="_self">klaimnya mudah, tidak ribet dan prosedurnya cukup simple</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, pertanyaannya sekarang apakah Asuransi itu penting..? apakah Anda membutuhkan Asuransi&#8230;? Kalau Anda merasa punya tanggungan, punya utang, dan ngga punya cukup uang atau asset, maka jawabannya:  Asuransi itu PENTING dan Anda memBUTUHkan Asuransi, Mengapa &#8230;?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketika kita mempunyai tanggungan</strong>, seperti istri, anak, orang tua, adik atau siapa pun yang secara financial tergantung dengan kita, maka kita harus memastikan bahwa kalo sesuatu yang buruk menimpa kita maka orang-orang yang kita tinggalkan TIDAK akan kesusahan untuk meneryuskan kehidupannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Contohnya : misalkan Anda adalah seorang kepala keluarga, Anda  pencari nafkah utama dan istri tidak bekerja, dan sudah dikaruniai seorang anak yang masih kecil, dan untuk biaya pendidikannya nanti anda sudah menabung di bank secara disiplin setiap bulannya. Tiba-tiba  dan tidak disangka Anda menderita sakit kritis dan akhirnya harus berhenti kerja, atau parahnya lagi Anda meninggal dunia. Apa yang akan terjadi pada buah hati Anda? Jelas masa depannya terganggu karena pendidikannya sekarang menjadi ngga terjamin lagi.  Siapa yang akan menabung di Bank untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">mempersiapkan pendidikannya</a>..?. Itu baru dalam pendidikan, belum lagi dalam biaya hidup keluarga yang sekarang harus tergantung pada istri saja. Apa yang terjadi pada istri Anda?  padahal istri Anda tidak bekerja. Terpaksa harus bekerja dan bekerjanya lebih keras lagi karena punya tanggungan, baik untuk mempersiapkan pendidikan anak maupun untuk memebuhi kebutuhan sehari-hari..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketika mempunyai hutang</strong>, misalkan hutang mobil atau rumah atau bahkan hutang untuk usaha Anda, sebaiknya kita harus mempunyai. Maaf kata kalau harus pindah dunia (baca : meninggal), lantas siapa dong yang harus bayar hutang? Kalau sudah nikah nanti istri yang dikejar <em>debt collector</em>, kalo masih single maka orang tua kita yang dikejar-kejar, bahkan diteror. Kasian kan pasangan dan orang tua Anda&#8230;?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketika</strong><strong> TIDAK punya cukup uang atau asset</strong> untuk mengatasi risiko-risiko yang mungkin terjadi. Karena buat apa asuransi kalo kita udah punya uang or asset yang melimpah? Kalo kenapa-kenapa ama kita, toh keluarga masih bisa tetap hidup dengan semua warisan kita. Nah, bagi Anda yang uang dan assetnya belum cukup, segera ambil deh Asuransi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bagi saya pribadi, sebagai Seorang suami dan mempunyai buah hati, asuransi menjadi hal yang sangat penting buat saya. Kenapa?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">1. Karena saya tidak mau kalau sesuatu terjadi pada diri saya, istri saya menjadi repot, harus bekerja lebih keras lagi dan tidak bisa menikmati kehidupannya seperti sekarang ini. Dan pastinya agar gaya hidupnya tidak menurun, tetap bisa memanjakan dirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Karena saya tidak mau rencana pendidikan anak  jadi brantakan dan akhirnya dia cuma bisa dapet pendidikan pas-pasan dengan alasan keterbatasan ekonomi. <img class="alignright size-medium wp-image-917" title="Keluarga bahagia" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/01/Keluarga-bahagia-300x213.jpg" alt="Keluarga bahagia" width="300" height="213" /></p>
<p>3.  Karena saya ingin dimasa tua saya dan istri bisa semakin <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/02/14/mengelola-keuangan-dengan-asuransi-ala-orang-kaya/" target="_self">KAYA dan SEJAHTERA</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Karena saya belum punya cukup uang dan asset yang bisa menghasilkan <em>Pasif Income</em> yang bisa digunakan oleh istri dan anak  untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun untuk kebutuhan yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">So, jangan pernah memandang remeh masalah asuransi ini. Jadi Anda yang sedang membangun keluarga yang Harmonis, Kaya, Bahagia dan Sejahtera wajib hukumnya memiliki rekening Asuransi.</p>
<p>Selamat merencanakan kesejahteraan dan kemakmuran Anda dan Keluarga</p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt , N.Md</p>
<p>081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/01/10/alasan-mengapa-asuransi-itu-tidak-penting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Anda Ingin Kaya, Silahkan Baca Tulisan Ini</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/12/20/jika-anda-ingin-kaya-silahkan-baca-tulisan-ini/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/12/20/jika-anda-ingin-kaya-silahkan-baca-tulisan-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2010 01:23:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[agen]]></category>
		<category><![CDATA[agen asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[berkelimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[klaim]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan gemilang]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[polis]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=902</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang di dunia ini pasti akan senang apabila membicarakan hal yang berhubungan dengan kekayaan, uang, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan finansial mereka.
Tanpa kekayaan / uang yang terus mengalir, kredit sepeda motor, mobil atau rumah yang kita ambil bisa macet di tengah jalan. Atau mungkin kita dipaksa untuk terus nebeng di rumah kontrakan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-906" title="Why We Want You To Be Rich" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/12/Why-We-Want-You-To-Be-Rich-231x300.jpg" alt="Why We Want You To Be Rich" width="231" height="300" />Setiap orang di dunia ini pasti akan senang apabila membicarakan hal yang berhubungan dengan kekayaan, uang, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan finansial mereka</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa kekayaan / uang yang terus mengalir, kredit sepeda motor, mobil atau rumah yang kita ambil bisa macet di tengah jalan. Atau mungkin kita dipaksa untuk terus nebeng di rumah kontrakan. Dan bukankah anak-anak kita butuh pendidikan yang layak. Tanpa nafkah yang memadai, bagaimana kita yakin mereka akan punya <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_self">masa depan yang sejahtera</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, ternyata banyak orang gagal dalam memperoleh kekayaan. Banyak orang menginginkan uang atau kekayaan dengan cara tidak bekerja/tidak berusaha, hanya ongkang-ongkang kaki saja, tentu tidak bisa. Sehingga mereka ikut money game, arisan berantai, investasi bodong yang menawarkan cara cepat untuk menjadi kaya. Pada akhirnya bukan kekayaan yang mereka dapatkan, tapi kebangkrutan dan lebih parah lagi meninggalkan hutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada cara instan dalam memperoleh kekayaan, semua melalui sebuah proses. Seperti halnya Kupu-kupu yang indah, harus melalui tahapan dari telur, kemudian menjadi ulat, menjadi kepompong dan akhirnya menjadi kupu-kupu yang indah.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi apa kiat dan rahasia menjadi kaya, kalau begitu? Kiatnya hanya satu kata yaitu : <strong>Disiplin</strong>.  Hah,&#8230;.disiplin..? Ya, disiplin adalah rahasia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kalau Anda mampu disiplin dalam menyisihkan penghasilan setiap bulannya untuk diinvestasikan, Maka di pastikan Anda akan memperoleh kekayaan dan kesejahteraan di masa depan</strong>. Masa tua Anda terjamin kesejahteraan dan dana <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">pendidikan anak</a> juga akan tersedia adanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh kasus : Rudy berusia 29 tahun, mempunyai penghasilan Rp 3 juta per bulan.  Beliau mempunyai Impian di usia 55 tahun mendapatkan dana 1 Milyar. Maka setelah dihitung hitung (<em>dengan asumsi hasil investasi 15% pertahun, asumsi ini  dipilih dengan melihat kinerja IHSG dari 1999 sd 2009 bertumbuh 18% per tahun</em>) , maka setiap bulannya Rudy harus menyisihkan setiap bulannya sebesar Rp 700 ribu, untuk di investasikan di Rekening Asuransi Syariah.</p>
<p>Dengan menabung sebesar Rp 700 ribu setiap bulannya secara disiplin, maka di usia 55 tahun akan didapatkan hasil 1 Milyar lebih. Selain itu, Rudi akan mendapatkan <strong>BONUS </strong>dari rekening ini, yaitu <strong>Manfaat Proteksi / perlindungan</strong>, antara lain :</p>
<p style="text-align: justify;">1) Ketika Rudi menjalani Opname/rawat-Inap di Rumah Sakit, Asuransi ini  akan Memberikan santunan sebesar Rp 600.000 per hari (Kamar biasa) dan Rp 1.200.000 per hari (jika di ICU), Pembedahan Rp 1.500.000 sd Rp 6.000.000.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski baru nabung 2 kali saja, kalau Rudi dirawat di Rumah sakit. Misalnya rawat inap selama 10 hari, maka Rudi akan mendapatkan santunan sebesar  10 hr x Rp 600.000 = Rp 6 juta , yang akan ditransfer ke rekening Rudi di BCA atau Mandirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">2) Ketika terjadi resiko sakit kritis  (misal Stroke, Kanker, Jantung, dll), maka rekening ini akan memberikan santunan Rp 50 juta untuk perawatan dan STOP Nabungnya.</p>
<p style="text-align: justify;">3) Selain NABUNGnya STOP, selanjutnya Perusahaan Asuransi ini akan meneruskan nabung sampai usia Rudi 65 tahun sebesar Rp 700.000 perbulan. Jadi Rudi tidak perlu nabung lagi, meskipun Rudi sembuh dari sakitnya…. sangat menguntungkan bukan..?</p>
<p style="text-align: justify;">4) Ketika Terjadi Resiko meninggal, ahli waris mendapat santunan dari rekening ini sebesar Rp 200 juta, ditambah nilai tunai/tabungan yang ada. Jadi, meskipun baru menabung 3 kali saja, kalai terjadi resiko Meninggal pada Rudi, maka keluarga yang ditinggalkan akan mendapat santunan sebagai tali kasih sebesar Rp 200 juta.</p>
<p style="text-align: justify;">5) Ketika Terjadi Resiko meninggal karena kecelakaan, ahli waris mendapat santunan Rp 350 juta, ditambah nilai tunai/tabungan yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi dapat disimpulkan, <strong>JAMINAN DANA PENSIUN, DANA untuk MODAL USAHA, atau DANA untuk PENDIDIKAN ANAK  senantiasa akan tersedia meski dalam perjalanan berinvestasi terjadi suatu resiko yang tidak diinginkan</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">So, semua orang bisa jadi kaya dan sejahtera. Tak terkecuali Anda. Anda punya potensi kaya yang sangat besar, karena mau membaca sajian renyah ini, apa lagi jika Anda segera <em>ACTION</em>. Ayo cepet, gunakan HP anda untuk hubungi <strong>081 2277 1607</strong> atau kirim email ke : <strong>wiwitcerdas888@gmail.com </strong>untuk berkonsultasi lebih lanjut tentang rekening ini. <img class="alignright size-medium wp-image-907" title="Pencapaian Target" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/12/Pencapaian-Target-300x240.jpg" alt="Pencapaian Target" width="300" height="240" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Segera bertindak, tanam dan tabur benih masa depanmu mulai sekarang. Anda menunda sekarang maka hidup kaya dan sejahteramu akan mundur terus. Ayo menabung dan berinvestasi demi masa depan gemilang. Jangan menjadi benalu bagi keluarga dan sesama</span>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/12/20/jika-anda-ingin-kaya-silahkan-baca-tulisan-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sepucuk Surat dari Ibunda Tercinta yang Mengubah Dunia</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/12/12/sepucuk-surat-dari-ibunda-tercinta-yang-mengubah-dunia/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/12/12/sepucuk-surat-dari-ibunda-tercinta-yang-mengubah-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 11:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[ketulusan]]></category>
		<category><![CDATA[meraih impian]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengorbanan]]></category>
		<category><![CDATA[profesional]]></category>
		<category><![CDATA[putus asa]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=895</guid>
		<description><![CDATA[Ayu adalah seoarang Profesional. Semangat bekerjanya menurun, karena baru saja pengajuan bisnisnya ditolak. Lalu Ayu pun sms ke Ibunya, &#8221; Mam, Ayu lagi down, Semangat Ayu drop. Ayu gak kuat lagi mengejar impian ini. Maaf ya Mam &#8230;&#8221;. Ibu Ayu langsung membalasnya, namun melalui Surat. Berikut cuplikannya.
Dear Ayu,
Anak Mama lagi apa ya..? Hari ini Mama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-897" title="Sukses" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/12/Sukses-244x300.gif" alt="Sukses" width="244" height="300" />Ayu adalah seoarang Profesional. Semangat bekerjanya menurun, karena baru saja pengajuan bisnisnya ditolak.</strong> Lalu Ayu pun sms ke Ibunya, &#8221; Mam, Ayu lagi down, Semangat Ayu drop. Ayu gak kuat lagi mengejar impian ini. Maaf ya Mam &#8230;&#8221;. Ibu Ayu langsung membalasnya, namun melalui Surat. Berikut cuplikannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dear Ayu</strong>,</p>
<p style="text-align: justify;">Anak Mama lagi apa ya..? Hari ini Mama masak kesukaanmu. Mama jadi ingat kamu. Rasanya belum lama kamu masih bayi mungil, tidak terasa kini sudah dewasa. Ayu&#8230; pikiran Mama jadi menerawang ke masa lalu, membayangkan kembali masa kecilmu.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu itu kamu berumur 1 tahun, kamu begitu semangat dan antusias saat belajar jalan. Kadang kamu jatuh dan menangis, tapi setelah itu kamu bangkit dan coba lagi. Jatuh bangkit lagi, jatuh bangkit lagi dan lagi, begitu setiap hari. Kamu menarik-narik tangan mama untuk membimbingmu. Dan tidak lama kamu sudah panda berjalan, berdiri,.. dan melompat. Semangatmu luar biasa, nak. Pantang Menyerah. Mama berharap sampai besar kamu tetap semangat dan antusias dalam mencapai impianmu, seperti waktu kecilmu. Iya kan sayang ..?</p>
<p style="text-align: justify;">Pernah suatu hari, Mama agak capek. Karena hari itu terlalu banyak pekerjaan. Waktu itu kamu rewel, minta gendong. Lalu Mama gendong dengan sisa sisa tenaga mama. Baru saja Mama gendong, kamu langsung ngompol. Baju Mama basah kuyup dan bau pesing. Yaaah.. padahal Mama baru saja ganti baju lho. Segera Mama bersihkan kamu, lalu Mama ganti baju lagi. Dalam hati Mama mengatakan, &#8221; <em>maaf sayang, hari ini Mama agak capek, jadi tidak bisa menemani bermain berkejar kejaran</em>..&#8221; Tetapi begitu melihat kamu berjalan tergopoh gopoh, lalu peluk Mama, rasa capek Mama hilang seketika. Kamu begitu menyenangkan sayang. Wajahmu yang lembut seolah-olah mengalirkan energi yang menyegarkan pada hati Mama. Mama peluk kamu kuat-kuat, terus Mama gendong. Dan &#8230; ups, Mama mencium bau yang tidak enak. Waooow..rupaya kamu buang air besar. Ha.. ha&#8230; Mama ganti baju lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari-hari mengurusmu dan merawatmu , selalu Mama lakukan dengan gembira. Sayang, kamu paling senang bobok digendongan Mama. Sambil menimang-nimangmu, mama menyanyikan lagu. Padahal suara Mama tidak bagus lho, tapi tidurmu akan lebih pulas kalau mendengar suara Mama menyanyi..</p>
<p style="text-align: justify;">Saat kamu sudah tidur, Mama usap keningmu, Mama tersenyum memandangi wajahmu. Mama pandang terus tidak bosan bosannya, mama cium, lalu Mama bisikkan kata-kata dalam telingamu, &#8220;<span style="color: #0000ff;"><em>Anakku, Mama mau kamu kelak jadi orang yang berguna, menjadi orang yang berbudi luhur, menjadi orang yang sukses, menjadi orang yang berhasil. Mama akan selalu mendukungmu. Doa Mama tidak henti-hentinya untuk keberhasilanmu, kasih Mama akan menyertai setiap langkahmu. Kamu punya potensi nak, jangan sia-siakan hidupmu. Kamu tumpuan dan harapan Orang tua. Berjuanglah, wujudkan impianmu, yang juga impian orang tuamu. Mama yakin, kamu berhasil. Mama yakin kamu bisa, sayang. Yaa&#8230;kamu bisa, kamu pasti berhasil</em>.</span>&#8220;</p>
<p style="text-align: justify;"><em><span style="color: #0000ff;">Kalau nanti dalam perjalanan kamu menemui hambatan, ingatlah do&#8217;a dan kasih Mama, ingat senyum Mama ya nak, pasti kamu akan semangat lagi. Kasih Mama akan menjadi energi yang luar biasa dalam perjuanganmu. Karena setiap tetes air susu mama adalah do&#8217;a impian dan harapan. Kamu pasti sukses, kamu pasti sukses sayang. Mama yakin kamu pasti sukses. Allah menyertai dan memberkati hidupmu &#8230; Amiin</span></em>&#8220;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Love</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mama</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah membaca surat Mamanya, tanpa sadar Ayu meneteskan air mata. Merenungkan perjalanan kehidupannya hingga hari ini. Sadar bahwa dirinya menjadi tumpuan, harapan serta impian dari keluarganya. Tiba-tiba rasa sedihnya hilang seketika, semangat lingga terbakar untuk bangkit lagi. Seperti ada kekuatan baru yang menyala-nyala. Komitmennya untuk segera mewujudkan impiannya semakin kuat. &#8220;Iya Ma, aku harus Sukses ..&#8221; bibirnya berucap pasti sambil menata dan menyimpan baik-baik surat Mamanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, dia ambil foto Mamanya, sambil memandang fotonya bersama Mamanya, Ayu membayangkan masa kecilnya yang sangat merepotkan, namun kasih Mama yang tulus membuatnya merasa ada aliran energi dalam dirinya dari kekuatan cinta Mamanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa membaca kembali surat Ibu Ayu tersebut, lalu membayangkan surat tersebut dari Ibu Anda. Itu akan membantu Anda membangkitkan semangat dan menjadi inspirasi dalam menciptakan dan mewujudkan impian Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>NB : Artikel diatas disadur dari buku  Born to Fight , karya : MC Maryati dan Reza M. Syarief</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Sukses Tanpa Batas.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N. Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/12/12/sepucuk-surat-dari-ibunda-tercinta-yang-mengubah-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi Jitu Menuju Kaya</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/18/solusi-jitu-menuju-kaya/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/18/solusi-jitu-menuju-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 14:03:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hemat]]></category>
		<category><![CDATA[income]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>
		<category><![CDATA[solusi kaya]]></category>
		<category><![CDATA[tagihan]]></category>
		<category><![CDATA[tips menjadi kaya]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=782</guid>
		<description><![CDATA[Uang bukan segala-segalanya, tetapi segalanya tidak berjalan lancar  tanpa adanya uang. Bagi sebagian orang, agar bisa menjadi kaya secara finansial adalah dengan bekerja keras sekaligus cerdas, dengan asumsi bahwa uang yang akan didapat akan semakin banyak. Menurut saya, cara seperti ini sudah benar, namun sebaiknya tidak berhenti sampai disini.
Yang jauh lebih penting lagi adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-784" title="Uang dalam Genggaman" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Uang-dalam-Genggaman.jpg" alt="Uang dalam Genggaman" width="127" height="187" /><strong>Uang bukan segala-segalanya, tetapi segalanya tidak berjalan lancar  tanpa adanya uang.</strong> Bagi sebagian orang, agar bisa menjadi kaya secara finansial adalah dengan bekerja keras sekaligus cerdas, dengan asumsi bahwa uang yang akan didapat akan semakin banyak. Menurut saya, cara seperti ini sudah benar, namun sebaiknya tidak berhenti sampai disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang jauh lebih penting lagi adalah bagaimana mengendalikan uang kita agar tidak mudah ‘menguap atau kebobolan’, misalnya untuk pengeluaran keperluan belanja bulanan, bayar tagihan, dll. Sebenarnya yang menjadi persoalan bukanlah apakah gaji/income kita perbulan 2 juta, 5 juta, 10 juta atau 100 juta sekali pun. Yang sangat menjadi persoalan adalah seberapa besar kita melakukan pengeluaran per bulannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau pendapatan kita 2 juta, pengeluaran kita 1,5 juta, berarti kita beruntung bisa menabung dan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/02/14/mengelola-keuangan-dengan-asuransi-ala-orang-kaya/" target="_self">berinvestasi</a>. Kalau pengeluaran kita sama yaitu 2 juta, berarti kita seperti yang dibilang Robert Kiyosaki, tak ubahnya seperti rat race atau perlombaan tikus. Yang paling apes adalah kalau pengeluaran kita diatas 2 juta! Lha apa yang akan ditabung, apalagi investasi? Jadinya malah ngutang he he he.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, secara finansial, tidak selalu misalnya Budi dengan income 5 juta per bulan dan Rudi berincome 2 juta per bulan, maka Budi akan lebih kaya dari Rudi. Apabila ternyata pengeluaran Budi adalah 4,5 juta, sementara Rudi pengeluarannya Rp 1 juta jelas Rudi akan menjadi lebih kaya dari Budi. Jadi yang terpenting adalah seberapa banyak uang yang bisa Anda simpan untuk ditabung atau diinvestasikan.</p>
<p style="text-align: justify;">So, Anda tidak perlu menunggu menjadi ahli keuangan untuk cerdas dalam hal mengelola keuangan. Yang Anda butuhkan adalah kejelian melihat pos-pos pengeluaran yang paling kita butuhkan dan membandingkannya dengan pendapatan yang kita terima setiap bulannya. Defisit keuangan bisa kita kurangi dengan mencoret pengeluaran-pengeluaran tidak terlalu penting yang kita miliki kemudian menitik beratkannya pada hal-hal yang penting.</p>
<p style="text-align: center;">&#8220;Besar kecilnya pendapatan tidak menjamin bahwa kita bisa menutup seluruh biaya-biaya bulanan kita. Jadi  jangan pernah minder dengan gaji / income anda saat ini meskipun masih berada dikisaran 2 juta atau dibawah angka itu. Asal kita bisa mengelolanya dengan bijak, semua pendapatan kita akan mencukupi kehidupan sehari-hari.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kesimpulannya adalah <strong>bukan terutama seberapa besar penghasilan kita,  namun seberapa besar kemampuan kita dalam meminimalkan pengeluaran itu  tiap bulannya dan</strong> <strong>seberapa banyak uang yang bisa Anda simpan untuk ditabung atau  diinvestasikan</strong>. Ini yang menurut saya bisa menjadi salah satu solusi jitu  untuk menjadi kaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana menurut Anda..? Anda setuju..?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/visi-misi/" target="_self"><strong>Salam Cerdas</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-786" title="Wiwit_Prayitno" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Wiwit_Prayitno.jpg" alt="Wiwit_Prayitno" width="240" height="185" /></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt , N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/18/solusi-jitu-menuju-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

