<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asuransicerdas.com &#187; gaji</title>
	<atom:link href="http://www.asuransicerdas.com/tag/gaji/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asuransicerdas.com</link>
	<description>Memilih produk asuransi secara cerdas !</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 09:27:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Cara Cerdas Habiskan Gaji atau Komisi Anda</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 03:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[cara cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[keberlimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[komisi]]></category>
		<category><![CDATA[langkah cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tips cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.
Banyak diantara kita yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-948" title="Gaji" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/03/Gaji-300x232.jpg" alt="Gaji" width="300" height="232" />Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS</strong>. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak diantara kita yang punya penghasilan 18 koma, maksudnya setelah tanggal 18 langsung koma&#8230; he he he. Hal ini dikarenakan cara menghabis kan gaji atau komisi yang kurang cerdas. Pada akhirnya tabungan di rekening pun sama sekali ga ada. Entah lari kemana penghasilan yang sudah diperoleh pun tak tahu kemana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Namun Anda tidak perlu khawatir, disini akan saya paparkan bagaimana langkah Cerdas untuk menghabiskan Gaji atau Komisi Anda, sehingga rasa kekhawatiran Anda akan masa depan yg cemerlang menjadi hilang</span></strong>. Rekening Tabungan Anda pun semakin bertambah, Investasi semakin bertumbuh, dan Perlindungan kesehatan untuk orang-orang yang Anda cintai pun akan terjamin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya uang memang sengaja diciptakan untuk digunakan, dan dihabiskan, bukan untuk disisakan. Betul bukan..? Nah lu..!</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Cara menghabiskan Duit atau Uang atau Penghasilan adalah :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Habiskan sebagian Uang Anda buat Zakat, Infaq dan Sedekah</strong>. Hal ini akan membuat Anda semakin bersyukur dan membuat Anda akan menjadi orang kaya dan berlimpah. Dan tentunya dengan cara ini, Anda akan mendapat manfaatnya, antara lain : melipatgandakan rezeki, memudahkan urusan, memelihara kesehatan dan menolak bala. Dahsyat sekali bukan dampaknya..?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Habiskan sebagian lagi Uang Anda untuk menunaikan kewajiban, yaitu bayar hutang-hutang Anda</strong>. Ingat ! Ketika Anda tidak melunasinya, maka bunga akan menjadi beban buat Anda. Apa lagi Anda hutangnya tanpa agunan, atau hutang kartu kredit atau hutang melalui Bang Plecit (baca : Renternir) pasti deh , begitu Anda menunggak hutang, saya jamin hutang Anda gak akan pernah lunas &#8230; he he he. So Lunasi hutang Anda secepatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Habiskan sebagian Duit Anda untuk membeli Investasi</strong>, seperti <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_self">Asuransi Dana Pensiun</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2011/02/06/biaya-pendidikan-makin-tinggi-siasati-dengan-asuransi-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>, Asuransi Kesehatan dan lainnya. Saya garansi deh, ketika Anda menghabiskan duit Anda untuk ini, Hari Tua Anda akan berkelimpahan dan pastinya akan Pensiun Kaya Raya. Pendidikan buah hati pun akan terjamin, karena adanya biaya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4) Setelah point 1 sd 3 dilakukan, langkah terakhir menghabiskan uang Anda seluruhnya untuk kebutuhanmu, sesukamu dan sepuas-puasnya</strong>, jangan sampai tersisa. Dengan begini Anda Puas tanpa Sakit hati. Anda pun bebas dari hutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, JANGAN Sisakan Gaji atau Komisi Anda. Habiskan dengan cara Cerdas di jalan yang benar nan halal, dengan hati gembira. Niscaya kesuksesan finansial ada di tangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat menghabiskan Gaji dan Komisi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tipe Manusia Berdasarkan Horizon Keuangannya</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 09:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=940</guid>
		<description><![CDATA[Dilihat dari horizonnya dalam mengelola keuangan, kita bisa golongkan manusia menjadi 3 kategori. Yaitu mereka yang hidupnya untuk masa lalu, mereka yang hidup untuk masa kini, dan mereka yang hidup untuk masa depan.
1) Orang yang hidupnya untuk masa lalu adalah mereka yang kerjanya sekarang, dapat gajinya sekarang, tapi gajinya tersebut sebagian besar habis untuk membayar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-942" title="Wiwit &amp; LA Team" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/03/Wiwit-LA-Team-300x224.jpg" alt="Wiwit &amp; LA Team" width="300" height="224" />Dilihat dari horizonnya dalam mengelola keuangan, kita bisa golongkan manusia menjadi 3 kategori</strong>. Yaitu mereka yang hidupnya untuk masa lalu, mereka yang hidup untuk masa kini, dan mereka yang hidup untuk masa depan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Orang yang hidupnya untuk masa lalu</strong> adalah mereka yang kerjanya sekarang, dapat gajinya sekarang, tapi gajinya tersebut sebagian besar habis untuk membayar pengeluarannya di masa lalu (hutang). Ia menggadaikan penghasilannya di masa depan untuk memenuhi kebutuhannya sekarang, karena penghasilannya yang sekarang ini sudah dihabiskannya di masa lalu sebelum penghasilan itu sendiri diterima. Orang seperti ini selalu menengok ke belakang dan sulit memandang ke depan karena dikejar-kejar oleh bayangan hutangnya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Orang yang hidupnya untuk masa kini</strong>, adalah mereka yang bekerja sekarang, mendapatkan hasil sekarang, dan dihabiskan sekarang juga. Gajinya bulan ini habis untuk keperluannya bulan ini juga. Gajinya bulan depan, habis untuk keperluan bulan itu juga. Pekerjaan utama orang seperti ini adalah menunggu dari tanggal gajian ke tanggal gajian berikutnya. Motivasinya adalah mencari uang secepat dan sebesar mungkin agar bisa sesegera mungkin dan sebanyak mungkin belanja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Orang yang hidupnya untuk masa depan</strong>. Yaitu bekerja sekarang, dan mengalokasikan sebagian penghasilan yang terima sekarang untuk keperluan di masa depan. Pandangannya jauh ke depan, hanya sesekali saja menengok spion dan toleh kanan-kiri untuk evaluasi. Visioner dengan kondisi keuangannya di masa depan, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/" target="_self">untuk pendidikan anak-anak</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-dana-pensiun/" target="_self">untuk pensiunnya</a> dan keperluan lainnya di masa depan sudah direncanakan dan disiapkan sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena tak mungkin bekerja selamanya, tapi kita tetap perlu berpenghasilan selamanya.<span style="color: #ff0000;"> <strong>Maka pastikan, pekerjaan yang kita lakukan sekarang, penghasilan yang kita terima sekarang, sebagiannya adalah untuk masa-masa ketika sudah tak lagi bisa bekerja, namun tetap berpenghasilan</strong>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><span style="color: #000000;">Oleh : <strong>Ahmad Ghozali</strong> , bisa dikunjungi di </span></span><a href="http://ahmadgozali.com" target="_self">http://ahmadgozali.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rencanakan Kesejahteraan Masa Pensiun Anda dari Sekarang</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2010 10:10:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[1 milyar]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[gaji pokok]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[masa tua]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[sukses pensiun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=839</guid>
		<description><![CDATA[Agar tetap menjalani kehidupan yang memadai ketika pensiun nanti, kita perlu mengumpulkan dana dari sekarang dengan cara berinvestasi. Sejumlah instrumen investasi bisa menjadi pilihan, salah satunya melalui Asuransi Dana Pensiun.
Perlu kita sadari, bahwa ketika Pensiun sudah tidak ada lagi yang namanya tunjangan, mobil dinas maupun rumah dinas. Yang Artinya bila finansial tidak disiapkan secara matang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-844" title="Retirement Planning" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/09/Retirement-Planning-253x300.jpg" alt="Retirement Planning" width="253" height="300" />Agar tetap menjalani kehidupan yang memadai ketika pensiun nanti, kita perlu mengumpulkan dana dari sekarang dengan cara berinvestasi</strong>. Sejumlah instrumen investasi bisa menjadi pilihan, salah satunya melalui <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Asuransi Dana Pensiun</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Perlu kita sadari, bahwa ketika Pensiun sudah tidak ada lagi yang namanya tunjangan, mobil dinas maupun rumah dinas. Yang Artinya bila finansial tidak disiapkan secara matang dari sekarang bisa jadi masa tua nanti bisa melarat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai gambaran Gaji Pokok tertinggi PNS (<em>Golongan 4 E dengan masa kerja 32 tahun</em>) adalah Rp 3.580.000,- , yang artinya ketika pensiun yang didapatkan tidak lagi sebesar Rp 3.580.000 , melainkan hanya sekitar 70 % sd 80 % nya saja. Yang berarti Uang pensiun jauh dari yang Anda dapatkan sekarang. Bukan kah sekarang Anda mendapatkan Gaji Pokok + Tunjangan ..? Siapkah di saat Pensiun Anda mendapatkan HANYA 70 % sd 80 % Gaji Pokok terakhir Anda. Ingat Gaji Pokok tertinggi PNS (<em>Gol 4 E dengan masa kerja 32 tahun</em>) Rp 3.580.000,- .  Apalagi bagi yg bekerja di Perusahaan Swasta atau pun para profesional dan entrepeneur yang tidak ada uang pensiunnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Siapa pun ingin agar saat pensiun nanti bisa hidup memadai dan kualitas hidup tidak menurun. Pertanyaannya, bagaimana merencanakan pensiun agar target pensiun bisa sesuai dengan harapan?</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi dapat disimpulkan bahwa menyiapkan kebutuhan masa pensiun yang kita idam-idamkan adalah tanggung jawab kita masing-masing. Kita harus melakukan sesuatu. <strong>Anda semua adalah arsitek bagi keuangan masa depan Anda masing-masing</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mungkin kita tidak sadar perjalanan hidup kita. Anggap saja mulai bekerja di usia 25 tahun dan pensiun usia 55 tahun, berarti masa kerja kita selama 30 tahun. Mulai pensiun usia 55 tahun sampai wafat usai 75 tahun. Artinya kita akan melewati masa pensiun selama 20 tahun, Masa itulah masa yang akan memerlukan biaya banyak. Orang sering beranggapan kalau pensiun tidak perlu uang banyak, itu salah besar. Bukan biaya transportasi, makan siang dan entertainment yang memerlukan biaya banyak, tetapi biaya berobat yang diperlukan. Berapa banyak orang yang menyiapkan dana hari tua, terutama biaya untuk berobat.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada saja alasan seseorang untuk menolak menyiapkan pensiun. Padahal menyiapkan pensiun itu manfaatnya untuk diri sendiri bukan untuk orang lain. Beberapa alasan penolakan atau menunda merencanakan dana pensiun antara lain :</p>
<p>1. Sudah ada uang pensiun dari perusahaan</p>
<p>2. Seorang PNS jadi tidak perlu lagi dana pensiun karena akan mendapat dari Negara</p>
<p>3. Masih terlalu muda</p>
<p>4. Masih banyak hutang</p>
<p>5. Belum bisa menabung</p>
<p style="text-align: justify;">Alasan-alasan ini yang akan mengakibatkan kesulitan pada waktu pensiun nanti. Semakin muda usia seseorang semakin baik dalam mempersiapkan dana hari tua, karena dana yang disisihkan semakin sedikit. Beberapa hal yang perlu disiapkan dalam merencanakan dana pensiun :</p>
<p>a) Tentukan usia pensiun anda . Misalnya 25 tahun lagi</p>
<p>b) Tentukan biaya perbulan yang diharapkan sama dengan jumlah uang saat ini, untuk pensiun anda nanti.</p>
<p>c) Tentukan berapa lama anda akan menggunakan dana pensiun anda. Misalnya : 25 tahun setelah pensiun.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sebagai contoh</strong> : <em>Seseorang yang berusia 33 tahun dan akan pensiun diusia 55 tahun. Dimana di usia 55 tahun tersedia dana sebesar Rp 1 Milyar. Maka Anda cukup menyisihkan Rp 1 juta setiap bulannya atau hanya Rp 33 ribuan setiap harinya. Disamping itu, Anda akan mendapatkan Fasilitas Kesehatan secara Komplit sebesar Rp 150 juta per tahun sd usia 75 tahun , Perlindungan Sakit Kritis  sebesar Rp 100 juta sd usia 65 tahun dan Perlindungan atas Jiwa Anda sebesar Rp 200 juta sd usia 99 tahun.</em></p>
<p>Apa sih gunanya mempersiapkan dana pensiun ?</p>
<p>1) Agar tidak menurunkan standard hidup</p>
<p>2) Tidak kesulitan keuangan dikala pensiun</p>
<p>3) Bisa mandiri ketika masa pensiun tiba</p>
<p>4) Tidak menyusahkan anak-anak ataupun keluarga.</p>
<p>5) Tidak terbebani biaya untuk kesehatan, seperti rawat inap, obat-obatan, dll. <img class="alignright size-medium wp-image-845" title="Analyzing financial data" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/09/retirement-plan-300x199.jpg" alt="Analyzing financial data" width="300" height="199" /></p>
<p style="text-align: justify;">Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda merencanakan dana pensiun, bila anda kesulitan dalam menentukannya. Silahkan hubungi financial planner anda atau hubungi saya di : <strong>wiwitcerdas888@gmail.com </strong>atau di<strong> 081 2277 1607</strong>. Anda juga dapat bertanya dengan meninggalkan pesan atau comments pada website ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah ulasan mengenai pentingnya perencanaan pensiun demi <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/26/pensiun-itu-pasti-pensiun-sejahtera-itu-pilihan/" target="_self">kesejahteraan masa tua Anda</a>, semoga bermanfaat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Rencanakan hidup Anda dan hidupkan rencana Anda</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Salam Hormat</p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cerdas Kelola THR, Agar Tidak Menguap dengan Percuma</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 02:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[bonus]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[THR]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?
Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-829" title="THR" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/THR-300x199.jpg" alt="THR" width="300" height="199" />Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin</strong>. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli ini dan itu. Kendati terjadi setiap tahun, kebiasaan menghabiskan uang THR sepertinya sulit terelakkan. Padahal, setiap akhir bulan puasa Anda sebenarnya memiliki dua kali uang gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu kali gaji untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, dan satu lagi untuk membiayai keperluan khusus di hari raya (THR). Namun, entah mengapa, sering kali godaan untuk berbelanja dan menghabiskan THR begitu besarnya. Tapi, hati-hati jika pemenuhan segala keinginan itu tidak terencana dengan baik, THR yang Anda terima bisa-bisa tidak termanfaatkan secara optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, <strong>buatlah perencanaan belanja secara detail</strong>. Jangan lupa, pisahkan uang gaji bulanan dengan bonus THR untuk merancang daftar anggaran belanja. Mulailah membuat anggaran pengeluaran normal, seperti belanja harian, tagihan bulanan, biaya sekolah anak, gaji pembantu, transportasi, dan lainnya. Buat sedetail mungkin sebagaimana Anda mengalokasikan pengeluaran normal bulanan. Usahakan harus tetap sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, <strong>buat anggaran khusus hari raya</strong> juga sedetail mungkin. Masukkan semua rencana pengeluaran hari raya seperti biaya transportasi mudik, oleh-oleh bagi setiap orang yang akan diberi, penganan kecil dan hidangan hari raya, uang reward anak-anak, pakaian baru, zakat, THR pembantu, dan lainnya. Masukkan dulu semua sesuai pos pengeluarannya. Dan ingat, buat sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kalkulasi &amp; Skala Prioritas Setelah membuat daftar anggaran</strong>, akan terlihat bagaimana pos pengeluaran Lebaran Anda sebenarnya. Jika memang ternyata anggaran belanja lebih besar daripada pendapatan, sebaiknya perbaiki pAndangan Anda terhadap uang THR. Ingat, THR idealnya dipakai untuk membiayai tambahan pengeluaran akibat adanya hari raya. Dengan dasar pemikiran ini, sarannya, buat kalkulasi dengan skala prioritas. Utamakan yang benar-benar jadi tanggung jawab Anda (THR pembantu dan zakat) dan kurangi yang bukan prioritas.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa mengurangi pos lain. Misalnya, jika ternyata biaya transportasi mudik yang direncanakan tak mencukupi, perhitungkan untuk mengganti alat transportasi. Atau, bisa mengajak orangtua berlebaran di rumah. Selain itu, Anda juga bisa memangkas biaya lain seperti biaya membeli oleh-oleh, pakaian baru, hidangan hari raya, dan lainnya. Jika ternyata budget masih belum mencukupi, utak-atik kembali anggaran Anda berdua. Siapa tahu masih bisa dikurangi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pos Darurat dan Uang Sisa Terkadang</strong>, saat Lebaran ada pengeluaran ekstra di luar daftar yang sudah dibuat. Misalnya, jika tiba-tiba Anda diajak berkunjung ke rumah kerabat dan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyumbang uang bahan bakar atau mengajak kerabat makan di perjalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sediakan paling tidak 5-10 persen dari budget keperluan khusus hari raya untuk keperluan darurat ini. Dan, usahakan tidak terpakai untuk menambal anggaran lain. Bila semua sudah didaftar dan dikalkulasi, usahakan untuk mendapat sisa dari masing-masing pos pendapatan. Untuk pos pengeluaran normal, sisanya bisa langsung ditabung. Sedangkan sisa dari pos THR, bisa ditabung atau digunakan untuk mengurangi pokok cicilan, bila ada. <em><strong>Intinya, jangan membuat anggaran impas dengan pendapatan. Buat seefisien mungkin hingga didapatkan sisa uang</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal lain yang penting dicatat, <strong>hindari menanggung utang setelah hari raya lewat</strong>. Meski harus diakui, banyak pos pengeluaran yang membengkak di momen istimewa ini, jangan lantas jadi alasan Anda untuk berutang. Sebisa mungkin pengeluaran harus disesuaikan dengan modal yang ada. Jangan sampai momen Lebaran ini membuat Anda dan pasangan akhirnya jadi berhutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih bijak lagi jika Uang THR Anda, sebagian untuk membuka Rekening Investasi, seperti untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a> atau untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Perencanaan Dana Pensiun Anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber </strong>: <a href="http://www.perempuan.com" target="_blank">Perempuan.com</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seperti Apakah Hubungan Anda dengan Uang?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/27/seperti-apakah-hubungan-anda-dengan-uang/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/27/seperti-apakah-hubungan-anda-dengan-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 00:19:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[belanja]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[biaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[diskon]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[kredit]]></category>
		<category><![CDATA[masalah keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=789</guid>
		<description><![CDATA[Selalu &#8216;bokek&#8217;? Utang menggunung tak terkendali? Merasa menjadi budak kredit yang berlebihan? Tidak menemukan cara menyisihkan uang untuk menabung, pensiun, dan asuransi karena lebih ingin uang yang ada digunakan sekarang?
Apakah Anda lagi-lagi membuat alasan untuk berbelanja: Obral ini terlalu bagus untuk dilewatkan! Saya akan berpuasa atau tidak berpergian untuk menanggung biayanya! Padahal, pada kenyataannya Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-790" title="Anda dan Uang" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Anda-dan-Uang.jpg" alt="Anda dan Uang" width="250" height="243" />Selalu &#8216;bokek&#8217;? Utang menggunung tak terkendali? Merasa menjadi budak kredit yang berlebihan? </strong>Tidak menemukan cara menyisihkan uang untuk menabung, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">pensiun</a>, dan <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi/" target="_self">asuransi</a> karena lebih ingin uang yang ada digunakan sekarang?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Anda lagi-lagi membuat alasan untuk berbelanja: Obral ini terlalu bagus untuk dilewatkan! Saya akan berpuasa atau tidak berpergian untuk menanggung biayanya! Padahal, pada kenyataannya Anda takkan sanggup menanggung.</p>
<p style="text-align: justify;">Suka atau tidak, uang memang penting. Semua orang membutuhkannya dan harus mengetahui cara menggunakan, menangani, serta mendapatkannya. Beberapa orang memang terlihat sangat berbakat dalam mengatur keuangan, menghasilkan uang yang sangat banyak, dan hidup dalam kemewahan. Yang lain sekedar merasa nyaman dengan uang yang mereka miliki sehingga tidak pernah merasa khawatir. Lalu, ada pula orang yang merasa tidak pernah memiliki cukup uang, sangat khawatir dan menghabiskan uang yang sedikit itu dengan cepat, atau sebaliknya memegang uang dengan begitu erat sehingga tidak pernah menikmati apa yang mereka miliki.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Seperti apakah hubungan Anda dengan uang?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bacalah pernyataan di bawah ini dan carilah yang paling tepat untuk mendeskripsikan Anda. Tandai pernyataan yang sesuai, kemudian tambahkan deskripsi lain yang ada dalam pikiran Anda. Anda boleh mengidentifikasikan diri dengan lebih dari satu pernyataan.</p>
<p>1. Anda menghasilkan banyak uang, tetapi Anda menghabiskannya lebih cepat daripada mendapatkannya.</p>
<p>2. Anda menghasilkan cukup uang dan selalu bisa hidup seadanya, namun tidak pernah merasa puas secara keuangan.</p>
<p>3. Anda menggenggam uang Anda erat-erat dan merasa berat setiap kali harus menggunakannya.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Anda cukup pintar dalam menangani masalah keuangan sehari-hari. Namun, masalah-masalah yang lebih berat, seperti uang pensiun, asuransi dan investasi, menjadi sebuah misteri bagi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Anda sama sekali tidak mengetahui cara mengatur keuangan. Anda pun merasa tidak memegang kendali jika sudah menyangkut hal-hal keuangan.</p>
<p>6. Anda sering kali tidak memiliki uang. Jika sedang merasa sedih, Anda menghabiskan uang yang sebenarnya tidak Anda miliki.</p>
<p>7. Anda memiliki penghasilan yang sangat rendah dan sudah muak memperjuangkannya.</p>
<p>8. Anda selalu meminjam uang dari teman atau keluarga, berutang, atau terus membeli barang sampai melebihi batas kredit.</p>
<p>9. Anda sama sekali tidak mengetahui jumlah utang yang Anda miliki, tetapi kemungkinan besar jumlahnya sangat banyak.</p>
<p>10. Anda merasa sangat malu dengan masalah keuangan yang Anda buat, tetapi enggan untuk meminta bantuan. <img class="alignright size-medium wp-image-791" title="Chek Up Uang" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Chek-Up-Uang-300x257.jpg" alt="Chek Up Uang" width="300" height="257" /></p>
<p style="text-align: justify;">Berapa pun banyaknya kebenaran dari pernyataan di atas mengenai Anda, janganlah merasa sedih. Anda tidak sendirian! Sebagian besar orang mempunyai masalah dalam mengatur keuangan. Kita menghabiskan uang lebih banyak dari yang dihasilkan serta selalu merasa kekurangan uang dan gelisah. Begitu banyak orang yang menghabiskan uang lebih banyak dari yang mereka miliki. Masalah keuangan juga dapat membuat banyak orang tidak percaya diri dan selalu merasa cemas.</p>
<p style="text-align: justify;">Kabar baiknya masalah-masalah ini dapat dipecahkan. Siapa pun dapat belajar untuk menjadi lebih baik dalam menangani keuangan. Tidak ada misteri, keajaiban, atau keterampilan yang sulit untuk dipelajari jika menyangkut uang. Anda hanya membutuhkan tekad, kemampuan untuk bertahan, keinginan untuk melakukan segalanya secara berbeda, serta kemauan untuk memperluas cara berpikir. Putuskanlah hari ini bahwa Anda akan menjadikan uang sebagai sahabat dan bukannya musuh. <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/perencana-keuangan/" target="_self">Pilihlah keberhasilan keuangan daripada kegagalan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Disadur dari : <em>Mantap Dalam 30 Hari Mengatur Keuangan, karya : Caro Handley</em></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar <em>:<strong> </strong><a href="http://lifestyle.okezone.com/read/2009/11/23/197/278387/197/uang-versus-cinta" target="_self">lifestyle.okezone.com</a></em> dan <a href="http://sbelen.wordpress.com/2009/06/" target="_self"><em>sbelen.wordpress.com</em></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/27/seperti-apakah-hubungan-anda-dengan-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi Jitu Menuju Kaya</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/18/solusi-jitu-menuju-kaya/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/18/solusi-jitu-menuju-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 14:03:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hemat]]></category>
		<category><![CDATA[income]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>
		<category><![CDATA[solusi kaya]]></category>
		<category><![CDATA[tagihan]]></category>
		<category><![CDATA[tips menjadi kaya]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=782</guid>
		<description><![CDATA[Uang bukan segala-segalanya, tetapi segalanya tidak berjalan lancar  tanpa adanya uang. Bagi sebagian orang, agar bisa menjadi kaya secara finansial adalah dengan bekerja keras sekaligus cerdas, dengan asumsi bahwa uang yang akan didapat akan semakin banyak. Menurut saya, cara seperti ini sudah benar, namun sebaiknya tidak berhenti sampai disini.
Yang jauh lebih penting lagi adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-784" title="Uang dalam Genggaman" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Uang-dalam-Genggaman.jpg" alt="Uang dalam Genggaman" width="127" height="187" /><strong>Uang bukan segala-segalanya, tetapi segalanya tidak berjalan lancar  tanpa adanya uang.</strong> Bagi sebagian orang, agar bisa menjadi kaya secara finansial adalah dengan bekerja keras sekaligus cerdas, dengan asumsi bahwa uang yang akan didapat akan semakin banyak. Menurut saya, cara seperti ini sudah benar, namun sebaiknya tidak berhenti sampai disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang jauh lebih penting lagi adalah bagaimana mengendalikan uang kita agar tidak mudah ‘menguap atau kebobolan’, misalnya untuk pengeluaran keperluan belanja bulanan, bayar tagihan, dll. Sebenarnya yang menjadi persoalan bukanlah apakah gaji/income kita perbulan 2 juta, 5 juta, 10 juta atau 100 juta sekali pun. Yang sangat menjadi persoalan adalah seberapa besar kita melakukan pengeluaran per bulannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau pendapatan kita 2 juta, pengeluaran kita 1,5 juta, berarti kita beruntung bisa menabung dan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/02/14/mengelola-keuangan-dengan-asuransi-ala-orang-kaya/" target="_self">berinvestasi</a>. Kalau pengeluaran kita sama yaitu 2 juta, berarti kita seperti yang dibilang Robert Kiyosaki, tak ubahnya seperti rat race atau perlombaan tikus. Yang paling apes adalah kalau pengeluaran kita diatas 2 juta! Lha apa yang akan ditabung, apalagi investasi? Jadinya malah ngutang he he he.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, secara finansial, tidak selalu misalnya Budi dengan income 5 juta per bulan dan Rudi berincome 2 juta per bulan, maka Budi akan lebih kaya dari Rudi. Apabila ternyata pengeluaran Budi adalah 4,5 juta, sementara Rudi pengeluarannya Rp 1 juta jelas Rudi akan menjadi lebih kaya dari Budi. Jadi yang terpenting adalah seberapa banyak uang yang bisa Anda simpan untuk ditabung atau diinvestasikan.</p>
<p style="text-align: justify;">So, Anda tidak perlu menunggu menjadi ahli keuangan untuk cerdas dalam hal mengelola keuangan. Yang Anda butuhkan adalah kejelian melihat pos-pos pengeluaran yang paling kita butuhkan dan membandingkannya dengan pendapatan yang kita terima setiap bulannya. Defisit keuangan bisa kita kurangi dengan mencoret pengeluaran-pengeluaran tidak terlalu penting yang kita miliki kemudian menitik beratkannya pada hal-hal yang penting.</p>
<p style="text-align: center;">&#8220;Besar kecilnya pendapatan tidak menjamin bahwa kita bisa menutup seluruh biaya-biaya bulanan kita. Jadi  jangan pernah minder dengan gaji / income anda saat ini meskipun masih berada dikisaran 2 juta atau dibawah angka itu. Asal kita bisa mengelolanya dengan bijak, semua pendapatan kita akan mencukupi kehidupan sehari-hari.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kesimpulannya adalah <strong>bukan terutama seberapa besar penghasilan kita,  namun seberapa besar kemampuan kita dalam meminimalkan pengeluaran itu  tiap bulannya dan</strong> <strong>seberapa banyak uang yang bisa Anda simpan untuk ditabung atau  diinvestasikan</strong>. Ini yang menurut saya bisa menjadi salah satu solusi jitu  untuk menjadi kaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana menurut Anda..? Anda setuju..?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/visi-misi/" target="_self"><strong>Salam Cerdas</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-786" title="Wiwit_Prayitno" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Wiwit_Prayitno.jpg" alt="Wiwit_Prayitno" width="240" height="185" /></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt , N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/18/solusi-jitu-menuju-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Jitu Mengoptimalkan Gaji ke-13</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/24/tips-jitu-mengoptimalkan-gaji-ke-13/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/24/tips-jitu-mengoptimalkan-gaji-ke-13/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 06:09:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[gaji ke-13]]></category>
		<category><![CDATA[gaji pokok]]></category>
		<category><![CDATA[jurus jitu]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi finansial]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=756</guid>
		<description><![CDATA[Pada akhir bulan Juni ini merupakan masa yang menyenangkan buat Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena akan menerima gaji ke-13 dari pemerintah. Namun tak sedikit pula menjadi awal yang cukup pelik, karena setumpuk tagihan sudah menunggu didepan mata.
Bila salah dalam mengatur pengeluaran yang ada setiap bulan, Anda akan mengalami besar pasak daripada tiang, alias besar pengeluaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-758" title="gaji-naik-pajeknya-juga-naik" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/06/gaji-naik-pajeknya-juga-naik-300x222.jpg" alt="gaji-naik-pajeknya-juga-naik" width="300" height="222" /><strong>Pada akhir bulan Juni ini merupakan masa yang menyenangkan buat Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena akan menerima gaji ke-13 dari pemerintah</strong>. Namun tak sedikit pula menjadi awal yang cukup pelik, karena setumpuk tagihan sudah menunggu didepan mata.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila salah dalam mengatur pengeluaran yang ada setiap bulan, Anda akan mengalami besar pasak daripada tiang, alias besar pengeluaran dari pada pemasukan. Nah, agar Anda tidak mengalaminya maka berikut beberapa Tips  jitu agar Kehidupan Finansial Anda cukup bagus alias Anda akan memiliki keuangan yang sehat.</p>
<p><strong>Stop Mengeluh</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau mengeluh bisa mengetuk hati pemerinta untuk menaikkan gaji Anda? Bagus! Tapi kalau hanya bikin sakit hati, untuk apa. Tidak ada gunanya mengeluh. Yang terpenting bagaimana mengatur pendapatan anda agar selalu kondusif.</p>
<p><strong>Rencanakan Tabungan untuk Dana Darurat<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Milikilah setidaknya 3 kali sd 12 kali pengeluaran bulanan Anda, sehingga apa bila timbul kebutuhan mendesak maka dana ini yang akan menopang. Jadi gak perlu ngutang atau pergi ke pegadaian. Dan satu hal yang pasti, dengan memiliki dana darurat ini maka akan membuat psikologis anda bertambah bagus. Anda juga lebih mudah untuk bahagia.</p>
<p><strong>Pastikan minimal 10% dari Gaji Anda Terselamatkan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak yang berpikir tabungan adalah sisa akhir gaji. Itu tidak benar! Tabunan bukan juga sejumlah nominal yang disisihkan dari gaji. Ingat! Sisihkan dulu Gaji Anda untuk diri sendiri, baru sisanya Anda belanjakan. <em>Pay Your Self First.</em> Selamatkan minimal 10 % dari gaji Anda untuk masa depan yang lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk masa depan yang lebih baik, Anda bisa memiliki sebuah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Rekening Dana Pensiun</a>, untuk menambah Pensiun kelak dari pemerintah. Ingat! Ketika Anda pensiun, Anda sudah tidak memiliki lagi tunjangan, mobil dinas, rumah dinas dan pensiun Anda Hanya sekitar 70% dari Gaji Pokok Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa juga memiliki <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Rekening Dana Pendidikan</a> untuk Anak. Anak merupakan Aset terbaik Anda. Jadi persiapkan dana pendidikannya sedini mungkin.</p>
<p><strong>Evaluasi Pengeluaran</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata laki-laki dan perempuan punya kekuatan seimbang dalam hal menghabiskan uang. Cek lagi pengaluaran Anda. Bedakan antara kebutuhan dengan keinginan. Kebutuhan ada batasannya sedangkan keinginan batasnya adalah langit. Jangan makan gengsi. Dengan pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan secara bijak, maka hidup Anda akan lebih nyaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menjalankan beberapa Tips diatas, pastinya Kondisi Finansial Anda akan menjadi lebih baik, masa depan Anda pun akan gemilang. Selamat merencanakan keuangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber gambar : <a href="http://politikana.com" target="_self">politikana.com</a></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/24/tips-jitu-mengoptimalkan-gaji-ke-13/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tua Kaya Raya atau Sengsara, Mana Pilihan Anda?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 01:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[boros]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hidup boros]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[karetu kredit]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[kaya raya]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=697</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya dikagetkan dengan tulisan di suatu tabloid mengenai Sang Superstar Michael Jackson yang dikabarkan bangkrut dan meninggalkan banyak utang di usianya yang menjelang 50 tahun. Bahkan, ranch kebanggan sang Superstar, Neverland, yang berisi beraneka ragam hewan eksotis dikabarkan akan segera dilego.
Biaya hidup sang bintang dan perawatan ranch mahal tersebut yang diperkirakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-698" title="Rencana dan Evaluasi" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/05/Rencana-dan-Evaluasi-275x300.png" alt="Rencana dan Evaluasi" width="275" height="300" /><strong>Beberapa waktu yang lalu saya dikagetkan dengan tulisan di suatu tabloid mengenai Sang Superstar Michael Jackson yang dikabarkan bangkrut dan meninggalkan banyak utang di usianya yang menjelang 50 tahun. </strong>Bahkan, ranch kebanggan sang Superstar, Neverland, yang berisi beraneka ragam hewan eksotis dikabarkan akan segera dilego.</p>
<p style="text-align: justify;">Biaya hidup sang bintang dan perawatan ranch mahal tersebut yang diperkirakan mencapai USD 2 juta (Rp 17 miliar) per bulan akan menambah berat beban utangnya yang diperkirakan sekitar USD 70 juta (sekitar Rp 595 miliar).</p>
<p style="text-align: justify;">Yang membuat hati saya miris adalah siapa yang tidak kenal Michael Jackson? Superstar yang kaya raya, mencetak begitu banyak hit dan penjualan album yang luar biasa, kok bisa-bisanya hampir bangkrut? Michael Jackson yang superkaya saja bisa bangkrut, apalagi kita. Kembali saya merenung, memang sebagai manusia, tidak ada yang bisa memprediksikan masa depan. Namun, kalau memikirkan hanya pasrah tanpa berjuang, kok rasanya juga tidak baik. Tuhan saja menjanjikan akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum tersebut mau berjuang.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya, ada dua kata kunci yang bisa kita pegang, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/26/pensiun-itu-pasti-pensiun-sejahtera-itu-pilihan/" target="_self">menabung dan menabung</a>. Sederhana memang, cuma menabung. Akan tetapi, pengalaman saya sebagai perencana keuangan membuat saya berpikir ulang, ternyata membuat orang untuk menabung luar biasa susahnya. Bagaimana tidak? Banyak klien yang komplain, tak bisa menabung karena harga barang barang naik, ada kebutuhan mendadak, kepincut beli tas Louise Vitton terbaru, dan seribu satu alasan lainnya. Padahal, kalau mau diteliti lebih dalam, sebenarnya ini berpulang kepada <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/perencana-keuangan/" target="_self">perencanaan keuangan</a> yang salah, gaya hidup yang boros, dan satu hal yang paling penting, kemauan dan tekad bulat untuk menabung.</p>
<p style="text-align: justify;">Merupakan hal yang cukup unik, mengingat kita begitu mudah untuk berbelanja atau menukar ponsel lama kita dengan ponsel baru, dibandingkan dengan untuk menabung. Atau nongkrong berjam-jam di kafe mahal yang sekali nongkrong bisa menghabiskan uang ratusan ribu rupiah dibandingkan menabung. Berbagai gaya hidup metropolis lainnya yang tanpa sadar menjadi “siluman” pengeruk uang kita. Sebenarnya ada beberapa cara agar menabung bisa dijadikan sebagai gaya hidup kita, berikut tipsnya:</p>
<p><strong> 1. Punya impian</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ada orang bijak yang mengatakan, ”Tak ada yang lebih menyakitkan daripada hidup tidak punya impian.” Jadi mulailah dengan mempunyai impian. Ada salah satu klien saya yang mempunyai impian sederhana tapi sangat spesifik, yaitu membeli rumah tanpa utang ketika mencapai umur 40 tahun (umurnya sekarang 25 tahun). Setelah melalui perhitungan dan analisa risiko, dia menabung setiap bulan sebesar Rp 2,5 juta ke dalam reksa dana saham yang terus-menerus di-rebalancing, sehingga pada umur 40 tahun, dia bisa membeli rumah idamannya.</p>
<p><strong> 2. &#8220;Pay your self first before you pay others&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika kita gajian tiap bulan, atau ketika kita menerima uang, seringkali kita harus membayar orang lain lebih dulu, membayar perusahaan listrik untuk tagihan listrik, membayar perusahaan telepon untuk tagihan telepon, membayar gaji pembantu, membayar uang sekolah, dan sisanya (kalau ada sisa), barulah dipikir-pikir untuk menabung (kalau tidak tergoda sale di mal).</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau caranya begini, kapan kita bisa kaya? Kapan kita bisa <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-dana-pensiun/" target="_self">pensiun</a> dini? Dan yang terpenting, kapan bisa tercapai tujuan keuangan kita tanpa utang? Cara yang terbaik adalah pay your self first, gaji diri Anda terlebih dahulu, tabung uang Anda di awal bulan, investasikan uang Anda di awal ketika Anda menerima uang. Sebab “gaji” yang Anda bayarkan ke diri Anda sendiri ini, akan dapat mewujudkan impian Anda tanpa anda perlu berutang ke sana ke mari.</p>
<p><strong>3. Pikir sejuta kali, kalau perlu semiliar kali untuk berutang</strong></p>
<p>Bila Anda punya pikiran, “Sepertinya enak nih, naik mobil pribadi, capek naik motor terus, tapi uang di tabungan belum cukup, utang aja ah”, pikir sejuta kali. Atau, Anda punya pikiran seperti ini, ”Sepatunya keren banget, diskon 10% lagi, tapi belum gajian nih. Gesek aja ah, nanti pas gajian baru dibayar (dijamin, pas gajian pun, tidak dibayar)”, pikir semiliar kali.</p>
<p style="text-align: justify;">Amerika, perekonomiannya sedang mengalami deep crisis karena utang. Amerika, negara superpower pun bisa terkena krisis karena utang mortgage, apalagi kita. Bunga bank terutama bunga kartu kredit yang mencapai 3-3,5% per bulan atau 42 % per tahun, merupakan utang yang sangat mahal. Investasi mana yang bisa memberikan return sebesar itu per tahun? Jadi please, consider, consider and reconsider again, kalau Anda ingin berutang.</p>
<p><strong>4. Bergaya hidup sederhana</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Warren Buffet, salah satu pria terkaya di dunia, pemilik perusahaan Berkshire Hathaway, yang selembar saham perusahaannya mencapai nilai ribuan dollar, mempunyai gaya hidup yang sangat menarik. Dia tinggal di rumah yang sama yang dia beli 30 tahun yang lalu, dan setiap anaknya hanya diberi uang yang cukup sedikit untuk ukuran orang superkaya seperti dirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia tidak terlena dengan gaya hidup mewah, sebab Buffet tahu benar, extravaganza life style comes with the expensive price. Oleh sebab itu, dia tidak pernah tertarik untuk bergaya hidup mewah. Rumah yang besar, pajaknya pun pasti mahal, begitu juga dengan perawatannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila keempat langkah tadi sudah berhasil diterapkan, bersiaplah untuk menyambut masa depan yang lebih terjamin, nyaman, dan pasti terbebas dari lilitan utang. Don’t worry, pengorbanan yang Anda lakukan sekarang, akan berbuah sangat manis di kemudian hari. Jadi pilih mana? <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/02/14/mengelola-keuangan-dengan-asuransi-ala-orang-kaya/" target="_self">Muda gemar menabung tua kaya raya</a>, atau muda hura hura mati sengsara? The choice is yours.</p>
<p>Penulis: Fauziah Arsiyanti, SE, MM, Dipl. FP, konsultan dan perencana keuangan dari First Principal Financial-Singapore</p>
<p>Sumber : <a href="http://nasional.kompas.com/read/2008/10/24/14335124/tua.kaya.raya.atau.sengsara.mana.pilihan.anda" target="_self">kompas.com</a></p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p>081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mau Saya Beri Rp 1 juta Setiap Bulan untuk Anda?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/04/18/mau-saya-beri-rp-1-juta-setiap-bulan-untuk-anda/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/04/18/mau-saya-beri-rp-1-juta-setiap-bulan-untuk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 05:48:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[agen asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[dana abadi]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[klaim]]></category>
		<category><![CDATA[naik haji]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[premi]]></category>
		<category><![CDATA[profesional]]></category>
		<category><![CDATA[RBC]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=673</guid>
		<description><![CDATA[Hello Sahabat. Semoga Anda semua dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu.
Mungkin Anda bertanya-tanya, maksud dari judul diatas. Namun saya pastikan Saya sedang baik hati, yaitu saya akan berikan Rp 1 juta setiap bulannya kepada Anda. Mau dengan tawaran tersebut. Anda mau mengambil tawaran saya tersebut. Namun tentunya ada syaratnya, antara lain :
1) Ketika saya sakit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hello Sahabat. Semoga Anda semua dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-675" title="Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/04/Wiwit-Prayitno-S.Pt-N.Md1.JPG" alt="Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md" width="265" height="325" />Mungkin Anda bertanya-tanya, maksud dari judul diatas. Namun saya pastikan Saya sedang baik hati, yaitu saya akan berikan Rp 1 juta setiap bulannya kepada Anda</strong>. Mau dengan tawaran tersebut. Anda mau mengambil tawaran saya tersebut. Namun tentunya ada syaratnya, antara lain :</p>
<p style="text-align: justify;">1) Ketika saya sakit &amp; harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit, Anda harus membayar saya Rp. 1 juta per hari, sampai saya keluar dari Rumah Sakit.</p>
<p style="text-align: justify;">2) Ketika saya sakit kritis (seperti Stroke, Kanker, Serangan Jantung dll), Anda harus membayar saya Rp. 100 juta saat itu untuk biaya perawatan.</p>
<p style="text-align: justify;">3) Ketika saya sakit kritis Anda harus membayar saya Rp.1 juta setiap bulan sampai saya berusia 65 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">4) Ketika saya pindah dunia (baca : meninggal), Anda harus memberikan santunan kepada keluarga saya (baca : ahli waris) sebesar Rp. 350 juta.</p>
<p style="text-align: justify;">5) Atau ketika meninggalnya akibat kecelakaan sebelum saya berusia 60 tahun maka Anda harus memberikan santunan kepada ahli waris saya sebesar Rp.450 juta</p>
<p style="text-align: justify;">6) Dan ketika saya berumur 55 tahun saya tetap sehat-sehat saja, maka Anda harus memberikan Uang Pensiun ke saya secara Cash sebesar Rp. 1,2 Milyar</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Anda bersedia menerima perjanjian ini ? atau menurut Anda perjanjian ini tidak adil dan lebih menguntungkan saya? Bagaimana jika kita bertukar posisi?</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau Anda ingin bertukar Posisi, Dimana Anda pemberi pinjaman pada saya. Saya bersedia menerimananya. Saya akan mengelolanya Melalui Rekening Asuransi. Tentunya Pengelolanya adalah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/22/9-asuransi-terbaik-di-2009/" target="_self">Perusahaan Asuransi Terbaik di Indonesia</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Perusahaan ini mempunyai RBC 420% (<em>ketentuan dari pemerintah hanya 120%</em>), yang artinya perusahaan ini Sangat Kuat dan Sehat secara Financial dan Managemen Keuangannya. Perusahaan asuransi ini di tahun 2009 membayar Klaim sebesar Rp. 411,3 Milyar dan Menangani Klaim sebanyak 79.771 Kasus, yang berarti <strong>Setiap 90 detik Perusahaan asuransi ini membayar 1 klaim nasabah</strong>. Pendapatan Premi di tahun 2009 mencapai Rp 7,5 Trilyun, yang artinya masyarakat Indonesia mulai dari kalangaan bawah sampai dengan kalangan atas (baca: berduit) sangat mempercayai perusahaan ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>So, Ambil segera kesempatan ini. Ketika Anda memiliki rencana masa depan, pastikan Anda mengendalikan resikonya, sehingga rencana anda akan terjamin</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa pun rencana Anda, mulai dari <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/10/13/memangnya-ayah-tidak-mampu-membiayai-saya-sekolah/" target="_self">Mempersiapakan Dana Pendidikan</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/02/14/mengelola-keuangan-dengan-asuransi-ala-orang-kaya/" target="_self">Dana Pensiun</a>, Punya Rumah Idaman, Ingin Menunaikan Ibadah Haji atau Menyiapkan Dana Abadi, kami memiliki REKENING KHUSUS yang kami buat untuk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang lebih penting untuk Anda renungkan, Rekening ini merupakan instrumen keuangan dasar yang mutlak Anda butuhkan. Mengapa demikian? Karena <strong>Rekening ini bisa bekerja untuk menggantikan pendapatan Anda saat ini bila satu kemalangan menimpa Anda</strong>. Dengan demikian, semua perencanaan keuangan dan investasi yang telah Anda siapkan dan jalankan selama ini bisa terus berlanjut tanpa mengalami gangguan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengetahui detailnya, termasuk di dalamnya jenis produk Rekening Asuransi yang sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial, Anda bisa menghubungi agen asuransi yang berkualitas (<a href="http://www.asuransicerdas.com/about/" target="_self">salah satunya penulis artikel ini</a>). Agen yang profesional bisa membantu Anda untuk mengidentifikasi kebutuhan keuangan saat ini dan di masa yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/04/18/mau-saya-beri-rp-1-juta-setiap-bulan-untuk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proteksi Income untuk Kenyamanan Finansial Anda &amp; Keluarga</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/03/21/proteksi-income-untuk-kenyamanan-finansial-anda-keluarga/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/03/21/proteksi-income-untuk-kenyamanan-finansial-anda-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 05:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[dan pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi income]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>
		<category><![CDATA[rekening syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=613</guid>
		<description><![CDATA[Proteksi income adalah perlindungan atas nilai ekonomi seseorang terhadap resiko-resiko yang mungkin timbul, resiko pasti dan resiko tidak pasti. Memastikan kesejahteraan hidup keluarganya dengan mempertahankan kelangsungan income yang selama ini diberikan, tanpa perlu terputus akibat resiko kehidupan yang terjadi.
Anda tentu sudah bekerja dan memiliki penghasilan yang bagus, dan sudah tentu perusahaan anda telah memberikan asuransi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-616" title="Gaji_jutaan" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/03/Gaji_jutaan-300x225.jpg" alt="Gaji_jutaan" width="300" height="225" /><strong>Proteksi income adalah perlindungan atas nilai ekonomi seseorang terhadap resiko-resiko yang mungkin timbul, resiko pasti dan resiko tidak pasti.</strong> Memastikan kesejahteraan hidup keluarganya dengan mempertahankan kelangsungan income yang selama ini diberikan, tanpa perlu terputus akibat resiko kehidupan yang terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu sudah bekerja dan memiliki penghasilan yang bagus, dan sudah tentu perusahaan anda telah memberikan <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-dana-pensiun/" target="_self">asuransi kesehatan dan jiwa anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kali ini saya akan memberikan informasi kepada anda, bahwa anda masih belum cukup memiliki asuransi tersebut yaitu jiwa dan kesehatan. Anda butuh rekening lagi, yaitu Rekening Proteksi Income, yang bertujuan memberikan perlindungan atas gaji atau pendapatan atau income anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Lihat banyak orang yang dikeluarkan dari kerja karena terkena penyakit kritis, seperti STROKE dan hasilnya pendapatan mereka  turun, bahkan ada yang sudah tidak menerima lagi. Anda pasti juga mengetahui kalau sesorang terkena Stroke, kinerjanya ga bisa seperti dulu, kesehatan pastinya sudah menurun, dan imbasnya income akan menurun. Sedangkan biaya hidup terus meningkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi berbeda jika mereka yang sudah menabung atau mengambil Rekening Proteksi Income ini, mereka akan mendapatkan income dari Rekening Cerdas ini. Income mereka di proteksi sampai pensiun. Rekening ini memang di design untuk proteksi income Anda. <img class="alignright size-medium wp-image-621" title="Income &amp; Debt" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/03/Income-Debt-300x225.jpg" alt="Income &amp; Debt" width="300" height="225" /></p>
<p><strong>Contoh kasus</strong>.</p>
<p>Nama Peserta : Ruben, Usia : 35 tahun.</p>
<p>Tabungan perbulan : Rp 1,000,000 atau Rp 12 juta pertahun</p>
<p>Lama nabung : 15 tahun</p>
<p><em><strong>Tujuan : Meproteksi incomenya sebesar Rp 5 juta per bulan atau 60 juta per tahun.</strong></em></p>
<p><strong>Manfaat nilai Tunai (Dana Pensiun) :<br />
</strong></p>
<p>Ketika saat usia Ruben 55 tahun tersedia dana Pensiun sebesar  : Rp  691 juta (pertumbuhan rata-rata 15%  per tahunnya)</p>
<p><strong>Manfaat Proteksi</strong> :</p>
<p>1) Proteksi Income Syariah, yaitu ketika terjadi sakit kritis (misal Stroke, Kanker, Jantung, dll), maka Rekening ini akan memberikan santunan dana sebesar Rp 60 juta setiap tahunnya atau Rp 5 juta per bulan secara Cash ke Rekening Ruben sd usia 65 tahun.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Gaji atau Income ga jadi masalah lagi. Karena rekening ini memberikan Garansi Income TETAP ada, untuk keluarga Anda</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">2) STOP Menabung, dan Perusahaan Asuransi ini akan mengisi Rekening ini, yaitu ketika mengalami  sakit kritis seperti Stroke atau sakit Kritis lainnya (misal Kanker, Jantung, dll), maka NABUNGnya STOP, selanjutnya Perusahaan Asuransi yang akan meneruskan nabung sampai usia Ruben 65 tahun sebesar Rp 7,5 juta pertahun</p>
<p>Ketika terjadi suatu resiko jaminan dana pensiun atau kebutuhan lainnya akan senantiasa tersedia.</p>
<p style="text-align: justify;">3) Ketika Terjadi Resiko Pindah Dunia (baca : meninggal) , ahli waris mendapat santunan dari Perusahaan asuransi sebesar Rp 120 juta , ditambah pengembalian tabungan yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi-dapat disimpulkan,  JAMINAN DANA PENSIUN dan DANA untuk MODAL USAHA , atau DANA PENDIDIKAN Anak kelak senantiasa akan tersedia meski dalam perjalanan menabung terjadi suatu resiko .</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda dengan ide diatas? Apa anda tertarik memproteksi income anda.</p>
<p>So, Plan &amp; Action. Kami akan membantu dengan program CERDAS yang sesuai dengan kebutuhan anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Anda ingin mengetahui cara Rekening Cerdas ini bekerja untuk Anda..? Silahkan kirim aja data diri Anda ke: wiwitcerdas888@gmail.com , Anda tidak perlu khawatir, karena tidak mengikat dan tidak harus ambil Rekening ini</em>.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Seorang Kepala Rumah Tangga Boleh Tiada, Namun Penghasilan Seorang Kepala Rumah Tangga HARUS SENANTIASA TETAP ADA</strong></p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p>081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/03/21/proteksi-income-untuk-kenyamanan-finansial-anda-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

