<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asuransicerdas.com &#187; dana pendidikan</title>
	<atom:link href="http://www.asuransicerdas.com/tag/dana-pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asuransicerdas.com</link>
	<description>Memilih produk asuransi secara cerdas !</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 04:50:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perencanaan Cerdas Menuju Kesejahteraan Finansial</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/09/08/perencanaan-cerdas-menuju-kesejahteraan-finansial/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/09/08/perencanaan-cerdas-menuju-kesejahteraan-finansial/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 04:36:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[cash]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[deposito]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[resiko kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[Dasar utama perencanaan keuangan adalah proteksi / perlindungan dan dana cash. Kita butuh proteksi untuk mengantisapi kalau ada resiko yang menimpa, seperti sakit, sakit kritis, cacat tetap total atau bahkan meninggal. Sehingga keluarga secara finansial akan tetap hidup seperti sedia kala, tanpa menurunkan gaya hidupnya. Sedangkan dana cash dapat digunakan untuk kebutuhan utama seperti kebutuhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-835" title="Uang untuk Kesejahteraan" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/09/Uang-untuk-Kesejahteraan-300x219.jpg" alt="Uang untuk Kesejahteraan" width="300" height="219" />Dasar utama perencanaan keuangan adalah proteksi / perlindungan dan dana cash</strong>. Kita butuh proteksi untuk mengantisapi kalau ada resiko yang menimpa, seperti sakit, sakit kritis, cacat tetap total atau bahkan meninggal. Sehingga keluarga secara finansial akan tetap hidup seperti sedia kala, tanpa menurunkan gaya hidupnya. Sedangkan dana cash dapat digunakan untuk kebutuhan utama seperti kebutuhan pangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan fondasi utama <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/" target="_self">perencanaan keuangan</a> yang kuat, kita baru melanjutkan ke tahap kedua perencanaan yaitu tabungan. Tujuan kita menabung adalah untuk jangka waktu pendek dan medium yaitu untuk berumah tangga , beli rumah, membesarkan anak dan untuk edukasi anak. Dimana kita menabung uang kita? biasanya orang akan menabung di bank sementara bunga di bank yang rendah, apalagi bunganya selalu dibawah inflasi. Jadi sebaiknya jangan taruh semua uang Anda dalam Bank, cukup  3 sd 6 bulan pengeluaran Anda setiap bulannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selebihnya kita bisa memasukkannya tahap berikutnya yaitu investasi. Investasi adalah untuk jangka menengah dan jangka panjang. Jangka menegah adalah 3-5 tahun dan jangka panjang itu diatas 10 tahun. Dimanakah orang bisa menginvestasikan uangnya? Bisa di property, bisnis, emas, reksadana dan saham. Tujuan investasi itu adalah untuk mengatasi/mengalahkan laju inflasi dan pertumbuhan aset yang kita miliki serta mencapai tujuan keuangan yang ingin kita capai.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin saat ini Anda bertanya-tanya, kenapa kita mesti memulai dari fondasi dasar, yaitu Proteksi dan Dana Segar / Cash? Kenapa fondasi itu sangat penting untuk perencanaan keuangan? Karena, ketika dalam 20 tahun ke depan misalkan kita menderita penyakit kronis, kemana kita bakal mencari dana? Orang pasti akan menarik sebagian besar atau semua tabungannya untuk membiayai pengobatan. Jika tabungannya tidak cukup, apa yang akan dilakukan ? mereka bakal menjual rumahnya, bisnisnya,j uga investasinya sehingga semua jerih payah mereka habis dalam sekejap. Disini kita melihat bahwa perencaan keuangan itu sangat penting untuk kehidupan mendatang. Biasanya orang tidak berencana untuk gagal. Akan tetapi mereka gagal berencana sehingga pada akhirnya kondisi keuangan mereka ambruk dan membutuhkan bantuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah sekarang telah hadir sebuah solusi cerdas untuk kita semua. Yaitu sebuah Rekening yang menghantarkan kita menuju kesejahteraan finansial. <strong>Hanya dengan satu Rekening, mampu memberikan fasilitas Perlindungan/Proteksi dan Investasi sekaligus</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh : Saat ini Anda berusia 33 tahun, menyisihkan tabungannya setiap bulan sebesar Rp 2 juta untuk ditabung dalam rekening ini selama 15 tahun kedepan. Fasilitas yang akan didapatkan antara lain :</p>
<p>1) Pada saat Anda berusia 55 tahun akan TERCIPTA dana sebesar Rp 2,1 Milyar (asumsi rata-rata hasil investasi 15%  pertahunnya)</p>
<p style="text-align: justify;">2) Ketika Peserta menjalani Opname/rawat-Inap di Rumah Sakit, Rekening ini akan Memberikan santunan sebesar Rp 1.000.000 per hari (Kamar Biasa) dan Rp 2.000.000 per hari (jika di ICU), Pembedahan Rp 2.500.000 sd Rp 10.000.000.</p>
<p style="text-align: justify;">3) Ketika Peserta mengalami sakit kritis, seperti  Stroke, Kanker, Serangan Jantung, dll. Maka Rekening ini akan memberikan santunan Rp 200 juta untuk perawatan dan Anda tidak perlu nabung lagi, alias berhenti nabungnya.</p>
<p style="text-align: justify;">4) Ketika mengalami  sakit kritis, maka selanjutnya Perusahaan yang mengeluarkan rekening ini yang akan meneruskan nabung sampai usia Anda 65 tahun sebesar Rp 24.000.000 per tahun atau Rp 2 juta per bulan. Menguntungkan bukan..? Meskipun Anda sudah sembuh, Anda tetap akan menikmati fasilitas ini.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Jadi Ketika terjadi suatu resiko,  jaminan dana pensiun atau kebutuhan lainnya akan senantiasa tersedia.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">5) Ketika Terjadi Resiko Meninggal , maka ahli waris (Keluarga Anda) akan mendapat santunan dari rekening sebesar Rp 600 juta , ditambah nilai tabungan yangsudah terbentuk salam rekening ini. Meskipun Anda baru menabung 3 kali, dan terjadi musibah yaitu pindah dunia pada diri Anda, keluarga Anda akan mendapatkan Fasilitas ini. Jadi Keluarga Anda cukup terjamin dari segi finansialnya.</p>
<p>6) Ketika Terjadi Resiko meninggal terjadi karena kecelakaan, maka ahli waris akan mendapat santunan dari Rekening ini sebesar Rp 1,1 Milyar ditambah nilai tabungan yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi hanya dengan menabung Rp 2 juta setiap bulannya, Anda akan mendapatkan fasilitas-fasilitas tersebut diatas. Apakah Anda tertarik juga..? Jika Anda ingin merencanakan keuangan Anda dengan cerdas dan menginginkan fasilitas seperti diatas. Anda cukup berkonsultasi dengan kami. Kami akan membantu Anda menemukan solusi keuangan untuk diri Anda dan Keluarga.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak peduli berapa besar dana yang bisa Anda sisihkan setiap bulannya, MULAILAH sekarang juga. Segera Angkat telpon atau SMS ke : <strong>081 2277 1607</strong> atau mail ke : <strong>wiwitcerdas888@gmail.com</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat merencanakan keuangan menuju <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/11/29/rahasia-menciptakan-rp-1-milyar-secara-halal-dan-barokah/" target="_self">kesejahteraan finansial</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/09/08/perencanaan-cerdas-menuju-kesejahteraan-finansial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cerdas Kelola THR, Agar Tidak Menguap dengan Percuma</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 02:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[bonus]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[THR]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?
Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-829" title="THR" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/THR-300x199.jpg" alt="THR" width="300" height="199" />Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin</strong>. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli ini dan itu. Kendati terjadi setiap tahun, kebiasaan menghabiskan uang THR sepertinya sulit terelakkan. Padahal, setiap akhir bulan puasa Anda sebenarnya memiliki dua kali uang gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu kali gaji untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, dan satu lagi untuk membiayai keperluan khusus di hari raya (THR). Namun, entah mengapa, sering kali godaan untuk berbelanja dan menghabiskan THR begitu besarnya. Tapi, hati-hati jika pemenuhan segala keinginan itu tidak terencana dengan baik, THR yang Anda terima bisa-bisa tidak termanfaatkan secara optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, <strong>buatlah perencanaan belanja secara detail</strong>. Jangan lupa, pisahkan uang gaji bulanan dengan bonus THR untuk merancang daftar anggaran belanja. Mulailah membuat anggaran pengeluaran normal, seperti belanja harian, tagihan bulanan, biaya sekolah anak, gaji pembantu, transportasi, dan lainnya. Buat sedetail mungkin sebagaimana Anda mengalokasikan pengeluaran normal bulanan. Usahakan harus tetap sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, <strong>buat anggaran khusus hari raya</strong> juga sedetail mungkin. Masukkan semua rencana pengeluaran hari raya seperti biaya transportasi mudik, oleh-oleh bagi setiap orang yang akan diberi, penganan kecil dan hidangan hari raya, uang reward anak-anak, pakaian baru, zakat, THR pembantu, dan lainnya. Masukkan dulu semua sesuai pos pengeluarannya. Dan ingat, buat sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kalkulasi &amp; Skala Prioritas Setelah membuat daftar anggaran</strong>, akan terlihat bagaimana pos pengeluaran Lebaran Anda sebenarnya. Jika memang ternyata anggaran belanja lebih besar daripada pendapatan, sebaiknya perbaiki pAndangan Anda terhadap uang THR. Ingat, THR idealnya dipakai untuk membiayai tambahan pengeluaran akibat adanya hari raya. Dengan dasar pemikiran ini, sarannya, buat kalkulasi dengan skala prioritas. Utamakan yang benar-benar jadi tanggung jawab Anda (THR pembantu dan zakat) dan kurangi yang bukan prioritas.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa mengurangi pos lain. Misalnya, jika ternyata biaya transportasi mudik yang direncanakan tak mencukupi, perhitungkan untuk mengganti alat transportasi. Atau, bisa mengajak orangtua berlebaran di rumah. Selain itu, Anda juga bisa memangkas biaya lain seperti biaya membeli oleh-oleh, pakaian baru, hidangan hari raya, dan lainnya. Jika ternyata budget masih belum mencukupi, utak-atik kembali anggaran Anda berdua. Siapa tahu masih bisa dikurangi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pos Darurat dan Uang Sisa Terkadang</strong>, saat Lebaran ada pengeluaran ekstra di luar daftar yang sudah dibuat. Misalnya, jika tiba-tiba Anda diajak berkunjung ke rumah kerabat dan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyumbang uang bahan bakar atau mengajak kerabat makan di perjalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sediakan paling tidak 5-10 persen dari budget keperluan khusus hari raya untuk keperluan darurat ini. Dan, usahakan tidak terpakai untuk menambal anggaran lain. Bila semua sudah didaftar dan dikalkulasi, usahakan untuk mendapat sisa dari masing-masing pos pendapatan. Untuk pos pengeluaran normal, sisanya bisa langsung ditabung. Sedangkan sisa dari pos THR, bisa ditabung atau digunakan untuk mengurangi pokok cicilan, bila ada. <em><strong>Intinya, jangan membuat anggaran impas dengan pendapatan. Buat seefisien mungkin hingga didapatkan sisa uang</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal lain yang penting dicatat, <strong>hindari menanggung utang setelah hari raya lewat</strong>. Meski harus diakui, banyak pos pengeluaran yang membengkak di momen istimewa ini, jangan lantas jadi alasan Anda untuk berutang. Sebisa mungkin pengeluaran harus disesuaikan dengan modal yang ada. Jangan sampai momen Lebaran ini membuat Anda dan pasangan akhirnya jadi berhutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih bijak lagi jika Uang THR Anda, sebagian untuk membuka Rekening Investasi, seperti untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a> atau untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Perencanaan Dana Pensiun Anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber </strong>: <a href="http://www.perempuan.com" target="_blank">Perempuan.com</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Langkah Cerdas Pengelolaan Dana Pendidikan</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 08:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jangka waktu]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=823</guid>
		<description><![CDATA[Dari tahun ke tahun, biaya pendidikan kian mahal. Itulah sebabnya kita perlu menusun perencanaan pendidikan anak yang matang agar masa depan anak-anak terjamin. Perencanaan pendidikan, terutama dari sisi menyiapkan anggaran, tentu tak bisa dianggap urusan yang remeh.
Beberapa faktor yg harus diperhatikan dalam mempersiapkan dana pendidikan untuk anak antara lain :
1. Jangka Waktu.
Kapan dana tersebut akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-824" title="child_education" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/child_education-283x300.jpg" alt="child_education" width="283" height="300" />Dari tahun ke tahun, biaya pendidikan kian mahal. Itulah sebabnya kita perlu menusun perencanaan pendidikan anak yang matang agar masa depan anak-anak terjamin</strong>. Perencanaan pendidikan, terutama dari sisi menyiapkan anggaran, tentu tak bisa dianggap urusan yang remeh.</p>
<p>Beberapa faktor yg harus diperhatikan dalam mempersiapkan dana pendidikan untuk anak antara lain :</p>
<p><strong>1. Jangka Waktu</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kapan dana tersebut akan dipergunakan. Apakah akan dipergunakan 5 tahun lagi? 10 tahun lagi? Atau justru hanya 2 tahun? Semakin panjang jangka waktu yang Anda miliki, biasanya akan semakin ringan beban Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh sederhana, andai anak masuk sekolah sekitar 10 tahun lagi. Dia butuh uang untuk masuk sekolah sekitar  katakan saja  Rp 50 juta pada tahun itu. Nah, kalau Anda menabung dari sekarang, maka jumlah yang harus Anda tabung biasanya tidak seberapa. Lain halnya kalau mulai menabung pada tahun ke-6, atau pada tahun ke-8. Jumlahnya pasti jauh lebih besar.</p>
<p style="text-align: justify;">So Siapkan dari sekarang, dan kalau Anda sudah memiliki sebagian dananya sekarang  pisahkan saja dana pendidikan itu dalam pos terpisah. Ingat, mempersiapkan dana untuk masuk sekolah berbeda dengan mempersiapkan dana untuk beli mobil. Kalau beli mobil, dana tidak cukup, Anda bisa menunda rencana tersebut. Tapi kalau untuk sekolah anak, masak Anda harus memundurkan waktu masuk sekolah? Betul gak..?</p>
<p><strong>2. Investasi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan orang memilih produk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a> atau Tabungan Pendidikan. Asuransi Pendidikan dikeluarkan oleh perusahaan asuransi, sementara Tabungan Pendidikan dikeluarkan oleh Bank.</p>
<p>Alternatif produk investasi lain adalah emas, saham, atau reksadana.</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsipnya, semua produk investasi yang memiliki kemungkinan untuk bisa memberikan bunga atau naik nilai unitnya, sehingga bisa dipakai sebagai alternatif investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Tentu saja, setiap produk investasi memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri, serta risiko yang berbeda-beda.</p>
<p><strong>3. Proteksi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hal ketiga yang harus diperhatikan adalah apakah produk investasi Anda memiliki <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/" target="_self">proteksi</a>. Artinya, apabila terjadi sesuatu hal pada Anda (seperti kematian, kecelakaan, sakit dan semacamnya), maka produk investasi Anda bisa tetap memberikan hasil dan menguntungkan buat Anda. Nah disinilah Perannya Asuransi. Kalau Anda memilih Asuransi Pendidikan, maka proteksi sudah ada didalamnya, shingga Asuransi Pendidikan disebut sebagai rekening <em>All in One</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Proteksi di sini adalah bila terjadi sesuatu pada Anda, maka akan ada pihak ketiga yang akan tetap &#8216;menabung&#8217;-kan uang Rp 350 ribu, 500 ribu, atau 1 juta perbulan itu buat Putra/i tercinta, sehingga otomatis JAMINAN dana untuk pendidikan anak TETAP Tersedia.</p>
<p>Dan yang lebih penting adalah  jangan hanya sekedar menyisikan dana tanpa ada perhitungan sebelumnya, tetapi juga harus melihat besarnya dana yang dibutuhkan kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh sederhananya begini.  Anggap saja saat ini anak kita berusia 5 tahun. Kalau kita asumsikan uang masuk SMU saat ini adalah Rp. 5 juta, dan usia rata-rata anak yang masuk SMU adalah pada usia 15 tahun, pertannyaannya adalah, apakah nantinya akan membayar dengan jumlah yang sama ketika anak kita masuk ke SMU, sekitar 10 tahun kemudian? Tentu saja tidak bukan? Yang pasti, Biaya Pendidikan Anak tersebut pasti akan lebih mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana cara kita  memperkirakan jumlah biaya pendidikan Anak kelak kalau biaya pendidikan selalu naik dari tahun ke tahun? Kita bisa menggunakan asumsi tertentu dan kita dapat menjadikannya sebagai patokan untuk mempersiapkan dana Pendidikan Anak kita kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Misal setiap tahun biaya pendidikan akan naik sebesar 10% setiap tahun. Dengan demikian, kalau misalnya uang untuk masuk SMU pada saat ini adalah Rp. 5 juta, maka tahun berikutnya dapat diperkirakan bahwa uang tersebut akan menjadi Rp. 5,5 juta yang merupakan hasil perkalian dari Rp. 5 juta x 1,1.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan tahun kedua, tahun ketiga, dan tahun-tahun berikutnya? Cara menghitung seperti di atas dapat diulang seperti ini, Rp 5 juta x 1,1 x 1,1 untuk tahun kedua dan Rp 5 juta x 1,1 x 1,1 x 1,1 untuk tahun ketiga. Bagimana dengan 10 tahun kemudian? kalikan saja Rp. 5 juta  dengan (1,1) pangkat 10.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, bila ingin mempersiapkan Dana Pendidikan Anak, selain ke 3 faktor diatas juga harus memperhitungkan berapa Biaya Pendidikan Anak yang diperlukan kelak. Dengan demikian akan lebih mudah untuk mengatur strategi yang tepat agar kita siap bila waktunya tiba.</p>
<p style="text-align: justify;">Cita-cita Anak boleh menjulang tinggi, yang Penting Anda sebagai orang tua harus tahu kiat dan langkah untuk bisa membantu mewujudkan cita-cita anak, terutama dari sisi finansial.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan Syariah</a> bisa menjadi solusi untuk mempersiapkan Dana Pendidikan Buah Hati Anda</strong>.</p>
<p><strong>Salam Cerdas.</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt , N.Md</p>
<p>08122771607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merancang Masa Depan Cerah untuk Anak</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 22:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[biaya kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsumtif]]></category>
		<category><![CDATA[mempersiapkan dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan resiko]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pola hidup]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=817</guid>
		<description><![CDATA[Anak merupakan amanah dari Allah Swt. Mendidiknya merupakan bagian dari ibadah, meskipun bukan perkara yang mudah. Adalah impian setiap orang tua, ketika mampu memberikan pendidikan terbaik baik putra-putrinya. Namun kenyataannya sering berkata lain, sebagian besar orang tua tidak mampu merealisasikannya.
Mangapa hal ini bisa terjadi..? Ternyata yang menjadi penyebab utamanya adalah lemahnya perencanaan keuangan dan pengelolaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-819" title="belajar" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/belajar-300x225.jpg" alt="belajar" width="300" height="225" />Anak merupakan amanah dari Allah Swt. Mendidiknya merupakan bagian dari ibadah, meskipun bukan perkara yang mudah.</strong> Adalah impian setiap orang tua, ketika mampu memberikan pendidikan terbaik baik putra-putrinya. Namun kenyataannya sering berkata lain, sebagian besar orang tua tidak mampu merealisasikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mangapa hal ini bisa terjadi..? Ternyata yang menjadi penyebab utamanya adalah lemahnya <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/" target="_self">perencanaan keuangan</a> dan pengelolaan resiko, seperti :</p>
<p>1) Pola hidup konsumtif</p>
<p>2) Pengelolaan pendapatan yang tidak tepat</p>
<p>3) Pola pikir masyarakat yang belum menempatkan asuransi sebagai kebutuhan, selain tabungan di bank.</p>
<p style="text-align: justify;">Mempersiapkan pendidikan anak-anak adalah kewajiban bagi setiap kita orang tua. Terkadang kita sering lupa bertanya pada diri sendiri apakah kita sudah mempersiapkan biaya, untuk membiayai pendidikan anak-anak kita kelak. Padahal dalam menyiapkan dana pendidikan anak, sebetulnya tidak hanya perlu diketahui tentang bagaimana menghitung anggaran untuk persiapan dana pendidikan mereka, tapi juga produk investasi apa yang sebaiknya dipilih. Sehingga pilihan atau cita-cita anak kita bisa terwujud untuk bisa sekolah ditempat yang mereka inginkan tanpa terkendala masalah biaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>, Anda tidak perlu khawatir akan nasib anak anda di masa yang akan datang. Tabungan anda terproteksi. Apabila terjadi sesuatu dengan diri anda, apakah itu sakit kritis, kecelakaan bahkan meninggal dunia, rencana anda menabung akan tetap di laksanakan. Karena Asuransi Pendidikan yang akan mengambil alih untuk menabungkan dana pendidikan untuk anak anda, sehingga rencana anda mengumpulkan uang untuk biaya kuliah anak anda akan tetap terlaksana sampai si anak berusia 18 Thn. <img class="alignright size-medium wp-image-820" title="Wisuda Sarjana" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/Wisuda-Sarjana-234x300.jpg" alt="Wisuda Sarjana" width="234" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Jika menurut anda pendidikan anak itu PENTING!! Maka janganlah ragu untuk menabung mulai dari sekarang, sebelum semuanya terlambat!! Ingat kita tidak tahu apa yang akan terjadi hari esok, setidaknya kita telah mempersiapkan sesuatu yang terbaik untuk buah hati kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat merencanakan dana pendidikan buah hati Anda</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber gambar : <a href="http://akantetapi.wordpress.com" target="_self">akantetapi.wordpress.com</a></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Pendidikan Anak selalu Naik, So What ?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 00:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[biaya sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah favorit]]></category>
		<category><![CDATA[uang pangkal]]></category>
		<category><![CDATA[uang spp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=777</guid>
		<description><![CDATA[Tepat pada hari ini, Senin 12 Juli 2010 merupakan hari pertama masuk sekolah. Saya ucapkan Selamat bagi anak-anak yang diterima disekolah favorit, dan Selamat buat orang tua yang telah memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya, lebih &#8211; lebih dalam mempersiapkan dana pendidikan.
Dan pertanyaannya apakah Biaya Pendidikan masih sama dengan tahun lalu, atau mengalami peningkatan? Apakah Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-778" title="42-15523356" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Masuk-Sekolah-300x200.jpg" alt="42-15523356" width="300" height="200" />Tepat pada hari ini, Senin 12 Juli 2010 merupakan hari pertama masuk sekolah</strong>. Saya ucapkan Selamat bagi anak-anak yang diterima disekolah favorit, dan Selamat buat orang tua yang telah memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya, lebih &#8211; lebih dalam mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">dana pendidikan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan pertanyaannya apakah Biaya Pendidikan masih sama dengan tahun lalu, atau mengalami peningkatan? Apakah Anda sebagai orang tua cukup mudah untuk membayar biaya sekolah, karena sudah mempersiapkannya sejak lama, ataukah Anda merasa kewalahan dalam membayar biasa sekolah, dimana harus pinjam tetangga, mertua atau bahkan menggadaikan emas / barang berharga yang Anda miliki? Hanya Anda sendirilah yang bisa menjawabnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Menjadi Orang Tua yang bertanggung jawab adalah sebuah pilihan. Salah satu kewajiban orang tua adalah menyediakan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/" target="_self">asuransi yang cukup buat pendidikan anak</a>, jadi siapkanlah sejak anak masih kecil agar menuai cukup besar di saat membutuhkan biaya pendidikan kelak.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pendidikan yang baik merupakan salah satu cara untuk mewujudkan anak yang soleh, anak yang mampu berbakti pada orang tua, dan tentunya mampu menjadikan anak mempunyai karakter yang nantinya akan menghantar kepada kesuksesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi Anda yang saat ini belum mempersiapkan dana pendidikan untuk Anda, silahkan jawab pertanyaan dibawah ini, sambil bayangkan buah hati Anda yang lucu, imut, bikin kangen, membuat Anda senantiasa tersenyum dan bikin Anda semangat untuk berkarya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Apakah Anda sebagai orang tua ingin memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak Anda ? Akan kuliah dimanakah anak Anda dan tahukah Anda berapa besar biaya pendidikan saat anak anda hendak kuliah ?  Tahukah anda berapa jumlah yang Anda harus sisihkan agar dapat menyekolahkan anak Anda ? Ketika terjadi sesuatu musibah terhadap Anda sehingga tidak dapat menabung lagi, apakah sudah diantisipasi ?</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong> Menabung atau berasuransi adalah sebuah kebutuhan, bukan merupakan paksaan</strong>.</p>
<p style="text-align: center;">Siapkan sejak dini biaya pendidikan buah hati Anda, agar Anda tidak perlu berhutang atau menggadaikan sesuatu dikemudian hari</p>
<p style="text-align: left;"><em>Sumber gambar : Randy Faris/Corbis</em></p>
<p style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-pendidikan/" target="_self">Salam Cerdas</a>.</strong></p>
<p style="text-align: left;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: left;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: left;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asuransi adalah Solusi, Wujud Cinta pada Diri dan Keluarga</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 06:13:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[finansial]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[polis]]></category>
		<category><![CDATA[polis asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[premi]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=764</guid>
		<description><![CDATA[Asuransi berarti berjaga-jaga menghadapi masa depan dan membangun jaringan keamanan finansial diri Anda dan keluarga. Tidak ada seorang pun dari kita dapat memperkirakan dengan pasti berapa lama kita hidup atau berapa lama kita dapat terus bekerja.
&#8220;Sehat adalah anugerah terbesar bagi manusia, tetapi kita tidak dapat memprediksi kapan kita masih sehat dan kapan akan sakit&#8221;
Sudahkan Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-767" title="Love" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/06/Love-300x246.jpg" alt="Love" width="300" height="246" />Asuransi berarti berjaga-jaga menghadapi masa depan dan membangun jaringan keamanan finansial diri Anda dan keluarga.</strong> Tidak ada seorang pun dari kita dapat memperkirakan dengan pasti berapa lama kita hidup atau berapa lama kita dapat terus bekerja.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Sehat adalah anugerah terbesar bagi manusia, tetapi kita tidak dapat memprediksi kapan kita masih sehat dan kapan akan sakit&#8221;</p>
<p>Sudahkan Anda mempersiapkan dana untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi/" target="_self">KESEHATAN</a> Anda ?</p>
<p>&#8220;Pendidikan adalah warisan terbaik yang bisa diberikan oleh kita, sebagai orang tua kepada anak kita&#8221;</p>
<p>Sudahkah Anda mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-pendidikan/" target="_self">DANA PENDIDIKAN</a> untuk anak Anda, untuk mewujudkan cita citanya ?</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Setiap orang pasti Pensiun, persiapkanlah Pensiun Anda sedini mungkin, Pensiun itu sudah pasti, tetapi Pensiun Sejahtera adalah Pilihan&#8221;</p>
<p>Sudahkah Anda mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-dana-pensiun/" target="_self">PENSIUN</a> Anda ?</p>
<p><strong>Semua hal di atas pasti akan terjadi,  Semuanya tergantung Anda, Semuanya adalah pilihan Anda</strong>.</p>
<p style="text-align: left;">Mau tidak mau, Senang tidak senang, Kita Harus Memulai mempersiapkan diri dari sekarang.</p>
<p style="text-align: left;">Mulailah dari sekarang, Mulailah dari yang kecil, dan mulailah dari diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Kendaraan dan Rumah, Anda asuransikan atas nilai ekonomisnya (harga) . Namun kenapa saat Anda membeli Asuransi untuk diri Anda memilih yang paling minimum..? Padahal Polis Asuransi adalah menabung dengan cara CERDAS, karena sejak Anda pertama kali menabung, Anda DIJAMIN mendapatkan jumlah DANA pertanggungan yang besar.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Saat terbaik untuk memiliki Asuransi adalah saat masih muda dan sehat</strong>.</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S. Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Jitu Mengoptimalkan Gaji ke-13</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/24/tips-jitu-mengoptimalkan-gaji-ke-13/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/24/tips-jitu-mengoptimalkan-gaji-ke-13/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 06:09:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[gaji ke-13]]></category>
		<category><![CDATA[gaji pokok]]></category>
		<category><![CDATA[jurus jitu]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi finansial]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=756</guid>
		<description><![CDATA[Pada akhir bulan Juni ini merupakan masa yang menyenangkan buat Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena akan menerima gaji ke-13 dari pemerintah. Namun tak sedikit pula menjadi awal yang cukup pelik, karena setumpuk tagihan sudah menunggu didepan mata.
Bila salah dalam mengatur pengeluaran yang ada setiap bulan, Anda akan mengalami besar pasak daripada tiang, alias besar pengeluaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-758" title="gaji-naik-pajeknya-juga-naik" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/06/gaji-naik-pajeknya-juga-naik-300x222.jpg" alt="gaji-naik-pajeknya-juga-naik" width="300" height="222" /><strong>Pada akhir bulan Juni ini merupakan masa yang menyenangkan buat Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena akan menerima gaji ke-13 dari pemerintah</strong>. Namun tak sedikit pula menjadi awal yang cukup pelik, karena setumpuk tagihan sudah menunggu didepan mata.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila salah dalam mengatur pengeluaran yang ada setiap bulan, Anda akan mengalami besar pasak daripada tiang, alias besar pengeluaran dari pada pemasukan. Nah, agar Anda tidak mengalaminya maka berikut beberapa Tips  jitu agar Kehidupan Finansial Anda cukup bagus alias Anda akan memiliki keuangan yang sehat.</p>
<p><strong>Stop Mengeluh</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau mengeluh bisa mengetuk hati pemerinta untuk menaikkan gaji Anda? Bagus! Tapi kalau hanya bikin sakit hati, untuk apa. Tidak ada gunanya mengeluh. Yang terpenting bagaimana mengatur pendapatan anda agar selalu kondusif.</p>
<p><strong>Rencanakan Tabungan untuk Dana Darurat<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Milikilah setidaknya 3 kali sd 12 kali pengeluaran bulanan Anda, sehingga apa bila timbul kebutuhan mendesak maka dana ini yang akan menopang. Jadi gak perlu ngutang atau pergi ke pegadaian. Dan satu hal yang pasti, dengan memiliki dana darurat ini maka akan membuat psikologis anda bertambah bagus. Anda juga lebih mudah untuk bahagia.</p>
<p><strong>Pastikan minimal 10% dari Gaji Anda Terselamatkan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak yang berpikir tabungan adalah sisa akhir gaji. Itu tidak benar! Tabunan bukan juga sejumlah nominal yang disisihkan dari gaji. Ingat! Sisihkan dulu Gaji Anda untuk diri sendiri, baru sisanya Anda belanjakan. <em>Pay Your Self First.</em> Selamatkan minimal 10 % dari gaji Anda untuk masa depan yang lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk masa depan yang lebih baik, Anda bisa memiliki sebuah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Rekening Dana Pensiun</a>, untuk menambah Pensiun kelak dari pemerintah. Ingat! Ketika Anda pensiun, Anda sudah tidak memiliki lagi tunjangan, mobil dinas, rumah dinas dan pensiun Anda Hanya sekitar 70% dari Gaji Pokok Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa juga memiliki <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Rekening Dana Pendidikan</a> untuk Anak. Anak merupakan Aset terbaik Anda. Jadi persiapkan dana pendidikannya sedini mungkin.</p>
<p><strong>Evaluasi Pengeluaran</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata laki-laki dan perempuan punya kekuatan seimbang dalam hal menghabiskan uang. Cek lagi pengaluaran Anda. Bedakan antara kebutuhan dengan keinginan. Kebutuhan ada batasannya sedangkan keinginan batasnya adalah langit. Jangan makan gengsi. Dengan pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan secara bijak, maka hidup Anda akan lebih nyaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menjalankan beberapa Tips diatas, pastinya Kondisi Finansial Anda akan menjadi lebih baik, masa depan Anda pun akan gemilang. Selamat merencanakan keuangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber gambar : <a href="http://politikana.com" target="_self">politikana.com</a></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/24/tips-jitu-mengoptimalkan-gaji-ke-13/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Harus Memiliki Asuransi, Bukankah Tuhan Sudah Menjamin Hidup Kita?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/06/mengapa-harus-memiliki-asuransi-bukankah-tuhan-sudah-menjamin-hidup-kita/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/06/mengapa-harus-memiliki-asuransi-bukankah-tuhan-sudah-menjamin-hidup-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 04:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[garansi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=736</guid>
		<description><![CDATA[Banyak pemuka agama yang mengatakan bahwa Tuhan akan menjamin hidup kita, sehingga kita tidak perlu khawatir mengenai hidup kita. Namun bukan berarti kita sebagai makhuk yang diberikan akal hanya berdiam diri saja tanpa melakukan ikhtiar. Terus terang saya bukan ahli agama, jadi saya menuliskan artikel ini hanya merupakan sharing saja. Menurut hemat saya, benar bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-742" title="asuransi" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/06/asuransi-260x300.jpg" alt="asuransi" width="260" height="300" />Banyak pemuka agama yang mengatakan bahwa Tuhan akan menjamin hidup kita, sehingga kita tidak perlu khawatir mengenai hidup kita.</strong> Namun bukan berarti kita sebagai makhuk yang diberikan akal hanya berdiam diri saja tanpa melakukan ikhtiar. Terus terang saya bukan ahli agama, jadi saya menuliskan artikel ini hanya merupakan sharing saja. Menurut hemat saya, benar bahwa Tuhan akan menjamin hidup kita, dan menyediakan segalanya untuk kita. Tapi tidak berarti bahwa Tuhan menyediakan makanan, pakaian, dan tempat tinggal atau keperluan kita begitu saja, bukan? Kita mesti harus  melakukan suatu usaha. untuk mendapatkannya. Benar  adanya bahwa seekor burung tidak menanam, tetapi bisa makan. Namun bukankah burung tetap harus terbang kesana kemari mencari biji-bijian yang ditanam petani atau disediakan oleh alam? Jadi kesimpulannya Ikhtiar atau berusaha adalah suatu hal yang wajib kita lakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena konsep ikhtiar itulah maka asuransi ada, sehingga dengan adanya asuransi maka kebutuhan akan biaya biaya pendidikan, pensiun, ibadah haji atau biaya kesehatan senantiasa akan tersedia. Tujuan dari asuransi salah satunya adalah melindungi Nilai Ekonomis seseorang, sehingga apa bila terjadi sebuah resiko atas orang tersebut, maka keluarga yg ditinggalkan (istri, anak, keluarga) tidak akan terganggu kondisi finansialnya). Disamping itu, tujuan asuransi adalah memberikan GARANSI tersedianya <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Dana Pendidikan</a> atau <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/20/perlunya-persiapan-masa-pensiun/" target="_self">Dana Pensiun</a> kelak.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Jadi dengan memiliki Asuransi, berarti kita peduli pada keluarga kita. Peduli akan masa depan buah hati kita. Dan satu hal yang pasti bahwa Asuransi boleh dikatakan justru dimaksudkan untuk menjamin mereka yang hidup, agar kualitas hidup mereka tidak turun apalagi hancur karena orang tempat mereka bergantung harus pindah dunia</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau anda mengasuransikan diri anda, bukan berarti anda dan perusahaan asuransi tengah membisniskan kematian anda. Sama sekali bukan. Sikap yang mesti diambil justru bahwa anda dan perusahaan asuransi tengah menandatangani kesepakatan bahwa para ahli waris anda (keluarga yang Anda cintai) tetap akan hidup sejahtera kalau suatu saat anda pindah dunia. Dan memang itulah kenyataannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam asuransi yang sebenarnya mempunyai kepentingan ekonomi adalah para ahli waris anda, yakni istri dan anak-anak. Mengapa? Sebab bagi mereka, Andalah satu-satunya sumber ekonomi untuk hidup mereka. Kalau suatu saat anda meninggal  atau sakit kritis pada saat mereka belum memiliki sumber penghasilan sendiri, apa yang akan terjadi dengan mereka? Berapa asset yang anda wariskan kepada mereka? Cukupkah untuk biaya hidup, termasuk biaya pendidikan mereka? Ingat Anak-anak Anda adalah generasi penerus Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Asuransi merupakan wujud Ikhtiar kita sebagai makhluk yang beriman dan sebenarnya yang menjadi poin utama dari tujuan memiliki Asuransi adalah kualitas kesejahteraan para ahli waris itu (anak dan istri Anda). Asuransi justru dimaksudkan agar, kalau anda mengalami suatu resiko seperti sakit kritis atau pindah dunia, mereka tetap bisa hidup normal seperti ketika anda masih hidup. Mereka bisa hidup, bisa sekolah, tanpa harus menjual rumah tempat mereka tinggal. <img class="alignright size-medium wp-image-745" title="breakthrough_to_abundance" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/06/breakthrough_to_abundance-300x260.jpg" alt="breakthrough_to_abundance" width="300" height="260" /></p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/16/risiko-risiko-yang-mungkin-terjadi-pada-kehidupan-anda/" target="_self">Asuransi itu penting</a> , dibutuhkan oleh siapa saja dan kapan saja, karena apa yang terjadi hari ini, besok, atau lusa, kita tidak dapat mengetahuinya. Lindungi segera diri Anda, keluarga Anda dengan perusahaan asuransi yang memang benar-benar terpercaya  dan Agen yang anda percayai.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Orang-orang terhormat yang membeli asuransi dari saya adalah orang yang berjiwa luhur, berjiwa besar, baik dan bertanggung jawab kepada diri sendiri dan keluarganya</strong>. Karena itulah saya disini bersama Anda untuk memberitahukan produk yang bisa bekerja untuk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Anda bersedia mendapatkan Informasi lebih detail dari saya..? Silahkan kirim data Anda yaitu : 1) Nama dan Tanggal lahir, 2) Merokok/tidak dan pekerjaan (<em>job desk</em>) dan 4) email. Bisa Anda kirim melalui email : wiwitcerdas888@gmail.com atau Ym : wiwit_gt888 atau Hp : 081 2277 1607.</p>
<p style="text-align: justify;">sumber gambar : <a href="http://mandala-magazine.com/" target="_self">mandala-magazine.com</a> dan : <a href="http://cashflow-for-life.com/" target="_self">cashflow-for-life.com</a></p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/06/06/mengapa-harus-memiliki-asuransi-bukankah-tuhan-sudah-menjamin-hidup-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Wasiat Merancang Dana Pendidikan Secara Cerdas</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 22:30:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[agen asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pendidikan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[premi asuransi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[Sebentar lagi kita akan memasuki tahun ajaran baru. Dan pastinya Anda sebagai orang tua yang hendak menyekolahkan putra/i Anda akan dipusingkan dengan biaya pendidikan yang semakin mahal.
Ketika Anda sebagai orang tua tidak mempersiapkan Dana Pendidikan ini, pasti langkah yang paling mudah dilakukan  adalah pinjam sana-pinjam sini, atau bisa juga pergi ke pegadaian, karena pegadaian bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-732" title="Dunia Pendidikan" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/05/Dunia-Pendidikan.jpg" alt="Dunia Pendidikan" width="235" height="215" /><strong>Sebentar lagi kita akan memasuki tahun ajaran baru</strong>. Dan pastinya Anda sebagai orang tua yang hendak menyekolahkan putra/i Anda akan dipusingkan dengan biaya pendidikan yang semakin mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika Anda sebagai orang tua tidak mempersiapkan Dana Pendidikan ini, pasti langkah yang paling mudah dilakukan  adalah pinjam sana-pinjam sini, atau bisa juga pergi ke pegadaian, karena pegadaian bisa mengatasi masalah tanpa masalah. Betul kan? he he he, Walau sebenarnya Anda akan membuat masalah baru, dikarenakan Anda harus membayar bunga.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana sih, cara mengatur anggaran rumah tangga agar tujuan pendidikan anak tercapai tanpa mengganggu kebutuhan yang lainnya? Berikut ini <strong>7 Wasiat bagaimana merancang anggaran Dana Pendidikan Anak agar terwujud</strong> :</p>
<p style="text-align: justify;">1. Persiapkan Anggaran Sedini Mungkin. Jangan menunda mempersiapkan dana pendidikan anak. Jika Anda baru mulai menabung saat anak sudah berusia 6 tahun, maka Anda harus mengejar jumlah nominal yang cukup besar dibandingkan dengan Anda sudah mempersiapkan anggaran sejak si anak berusia 1 tahun. Selain itu, pasangan muda yang baru memiliki momongan jelas memiliki jangaka waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan dana pendidikan anak dibandingkan pasangan yang sudah mendekati masa pensiun.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Atur Jumlah Anggaran Pendidikan untuk Masing-masing Anak dalam Pos yang Berbeda. Jika Anda memiliki anak lebih dari satu, maka sebaiknya anggaran pendidikan dipisah untuk masing-masing anak. Pilihanya bisa mengikuti <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa Asuransi Pendidikan&#8230;? Karena untuk memproteksi biaya pendidikan anak Anda dari resiko kematian orang  tua atau ketidakmampuan orang tua mencari nafkah akibat cacat tetap total atau sakit kritis.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Realistis Dalam Merencanakan Anggaran. Hitung seberapa besar pendapatan Anda berdua dan coba bersikap realistis dalam merencakan anggaran pendidikan anak. Rancang anggaran pendidikan yang sesuai dengan kemampuan Anda dan sesuaikan dengan kebutuhan Dana Pendidikan yang hendak dicapai.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Tentukan Prioritas. Jika kebutuhan hidup sangat banyak dan sulit untuk menyisihkan dana pendidikan anak, berarti ini saatnya Anda berdua harus mulai mengatur prioritas hidup. Coba kurangi beberapa pos pengeluaran yang tidak terlalu penting, seperti makan di restoran atau belanja pakaian baru atau jalan-jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Alokasi Dana. Cukup sisihkan sebagaian penghasilan Anda dan pasangan setiap bulanya sehingga target menabung atau membayar asuransi bisa tercapai tanpa harus banyak mengorbankan kebutuhan lainnya. Idealnya adalah menyisihkan minimal 10% dari penghasilan Anda berdua per bulan untuk ditabung.</p>
<p style="text-align: justify;">6. Mintalah ilustrasi kepada <a href="http://www.asuransicerdas.com/about/" target="_self">Agen Asuransi Anda</a>, sehingga Anda mengetahui berapa besar premi asuransi yang seharusnya Anda bayar agar anak Anda bisa meneruskan pendidikan di sekolah dengan kualitas yang Anda inginkan dan memperoleh semua manfaat yang Anda butuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">7. Laksanakan Poin ke-1 sd poin ke-6 . Anda pasti akan memetik hasilnya kelak. <em><strong>DIJAMIN</strong></em>.</p>
<p style="text-align: center;">&#8220;<strong>Milikilah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan Anak</a>! Karena Anak Anda begitu berharga bagi Keluarga Anda</strong>&#8220;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt</p>
<p>Hp 08122771607</p>
<p>wiwitcerdas888@gmail.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tua Kaya Raya atau Sengsara, Mana Pilihan Anda?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 01:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[boros]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hidup boros]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[karetu kredit]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[kaya raya]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=697</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya dikagetkan dengan tulisan di suatu tabloid mengenai Sang Superstar Michael Jackson yang dikabarkan bangkrut dan meninggalkan banyak utang di usianya yang menjelang 50 tahun. Bahkan, ranch kebanggan sang Superstar, Neverland, yang berisi beraneka ragam hewan eksotis dikabarkan akan segera dilego.
Biaya hidup sang bintang dan perawatan ranch mahal tersebut yang diperkirakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-698" title="Rencana dan Evaluasi" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/05/Rencana-dan-Evaluasi-275x300.png" alt="Rencana dan Evaluasi" width="275" height="300" /><strong>Beberapa waktu yang lalu saya dikagetkan dengan tulisan di suatu tabloid mengenai Sang Superstar Michael Jackson yang dikabarkan bangkrut dan meninggalkan banyak utang di usianya yang menjelang 50 tahun. </strong>Bahkan, ranch kebanggan sang Superstar, Neverland, yang berisi beraneka ragam hewan eksotis dikabarkan akan segera dilego.</p>
<p style="text-align: justify;">Biaya hidup sang bintang dan perawatan ranch mahal tersebut yang diperkirakan mencapai USD 2 juta (Rp 17 miliar) per bulan akan menambah berat beban utangnya yang diperkirakan sekitar USD 70 juta (sekitar Rp 595 miliar).</p>
<p style="text-align: justify;">Yang membuat hati saya miris adalah siapa yang tidak kenal Michael Jackson? Superstar yang kaya raya, mencetak begitu banyak hit dan penjualan album yang luar biasa, kok bisa-bisanya hampir bangkrut? Michael Jackson yang superkaya saja bisa bangkrut, apalagi kita. Kembali saya merenung, memang sebagai manusia, tidak ada yang bisa memprediksikan masa depan. Namun, kalau memikirkan hanya pasrah tanpa berjuang, kok rasanya juga tidak baik. Tuhan saja menjanjikan akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum tersebut mau berjuang.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya, ada dua kata kunci yang bisa kita pegang, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/26/pensiun-itu-pasti-pensiun-sejahtera-itu-pilihan/" target="_self">menabung dan menabung</a>. Sederhana memang, cuma menabung. Akan tetapi, pengalaman saya sebagai perencana keuangan membuat saya berpikir ulang, ternyata membuat orang untuk menabung luar biasa susahnya. Bagaimana tidak? Banyak klien yang komplain, tak bisa menabung karena harga barang barang naik, ada kebutuhan mendadak, kepincut beli tas Louise Vitton terbaru, dan seribu satu alasan lainnya. Padahal, kalau mau diteliti lebih dalam, sebenarnya ini berpulang kepada <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/perencana-keuangan/" target="_self">perencanaan keuangan</a> yang salah, gaya hidup yang boros, dan satu hal yang paling penting, kemauan dan tekad bulat untuk menabung.</p>
<p style="text-align: justify;">Merupakan hal yang cukup unik, mengingat kita begitu mudah untuk berbelanja atau menukar ponsel lama kita dengan ponsel baru, dibandingkan dengan untuk menabung. Atau nongkrong berjam-jam di kafe mahal yang sekali nongkrong bisa menghabiskan uang ratusan ribu rupiah dibandingkan menabung. Berbagai gaya hidup metropolis lainnya yang tanpa sadar menjadi “siluman” pengeruk uang kita. Sebenarnya ada beberapa cara agar menabung bisa dijadikan sebagai gaya hidup kita, berikut tipsnya:</p>
<p><strong> 1. Punya impian</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ada orang bijak yang mengatakan, ”Tak ada yang lebih menyakitkan daripada hidup tidak punya impian.” Jadi mulailah dengan mempunyai impian. Ada salah satu klien saya yang mempunyai impian sederhana tapi sangat spesifik, yaitu membeli rumah tanpa utang ketika mencapai umur 40 tahun (umurnya sekarang 25 tahun). Setelah melalui perhitungan dan analisa risiko, dia menabung setiap bulan sebesar Rp 2,5 juta ke dalam reksa dana saham yang terus-menerus di-rebalancing, sehingga pada umur 40 tahun, dia bisa membeli rumah idamannya.</p>
<p><strong> 2. &#8220;Pay your self first before you pay others&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika kita gajian tiap bulan, atau ketika kita menerima uang, seringkali kita harus membayar orang lain lebih dulu, membayar perusahaan listrik untuk tagihan listrik, membayar perusahaan telepon untuk tagihan telepon, membayar gaji pembantu, membayar uang sekolah, dan sisanya (kalau ada sisa), barulah dipikir-pikir untuk menabung (kalau tidak tergoda sale di mal).</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau caranya begini, kapan kita bisa kaya? Kapan kita bisa <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-dana-pensiun/" target="_self">pensiun</a> dini? Dan yang terpenting, kapan bisa tercapai tujuan keuangan kita tanpa utang? Cara yang terbaik adalah pay your self first, gaji diri Anda terlebih dahulu, tabung uang Anda di awal bulan, investasikan uang Anda di awal ketika Anda menerima uang. Sebab “gaji” yang Anda bayarkan ke diri Anda sendiri ini, akan dapat mewujudkan impian Anda tanpa anda perlu berutang ke sana ke mari.</p>
<p><strong>3. Pikir sejuta kali, kalau perlu semiliar kali untuk berutang</strong></p>
<p>Bila Anda punya pikiran, “Sepertinya enak nih, naik mobil pribadi, capek naik motor terus, tapi uang di tabungan belum cukup, utang aja ah”, pikir sejuta kali. Atau, Anda punya pikiran seperti ini, ”Sepatunya keren banget, diskon 10% lagi, tapi belum gajian nih. Gesek aja ah, nanti pas gajian baru dibayar (dijamin, pas gajian pun, tidak dibayar)”, pikir semiliar kali.</p>
<p style="text-align: justify;">Amerika, perekonomiannya sedang mengalami deep crisis karena utang. Amerika, negara superpower pun bisa terkena krisis karena utang mortgage, apalagi kita. Bunga bank terutama bunga kartu kredit yang mencapai 3-3,5% per bulan atau 42 % per tahun, merupakan utang yang sangat mahal. Investasi mana yang bisa memberikan return sebesar itu per tahun? Jadi please, consider, consider and reconsider again, kalau Anda ingin berutang.</p>
<p><strong>4. Bergaya hidup sederhana</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Warren Buffet, salah satu pria terkaya di dunia, pemilik perusahaan Berkshire Hathaway, yang selembar saham perusahaannya mencapai nilai ribuan dollar, mempunyai gaya hidup yang sangat menarik. Dia tinggal di rumah yang sama yang dia beli 30 tahun yang lalu, dan setiap anaknya hanya diberi uang yang cukup sedikit untuk ukuran orang superkaya seperti dirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia tidak terlena dengan gaya hidup mewah, sebab Buffet tahu benar, extravaganza life style comes with the expensive price. Oleh sebab itu, dia tidak pernah tertarik untuk bergaya hidup mewah. Rumah yang besar, pajaknya pun pasti mahal, begitu juga dengan perawatannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila keempat langkah tadi sudah berhasil diterapkan, bersiaplah untuk menyambut masa depan yang lebih terjamin, nyaman, dan pasti terbebas dari lilitan utang. Don’t worry, pengorbanan yang Anda lakukan sekarang, akan berbuah sangat manis di kemudian hari. Jadi pilih mana? <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/02/14/mengelola-keuangan-dengan-asuransi-ala-orang-kaya/" target="_self">Muda gemar menabung tua kaya raya</a>, atau muda hura hura mati sengsara? The choice is yours.</p>
<p>Penulis: Fauziah Arsiyanti, SE, MM, Dipl. FP, konsultan dan perencana keuangan dari First Principal Financial-Singapore</p>
<p>Sumber : <a href="http://nasional.kompas.com/read/2008/10/24/14335124/tua.kaya.raya.atau.sengsara.mana.pilihan.anda" target="_self">kompas.com</a></p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p>081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
