<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asuransicerdas.com &#187; Asuransi Pendidikan</title>
	<atom:link href="http://www.asuransicerdas.com/tag/asuransi-pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asuransicerdas.com</link>
	<description>Memilih produk asuransi secara cerdas !</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 09:27:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Asuransi = Pilar dari Perencanaan Keuangan</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2012/01/28/asuransi-pilar-dari-perencanaan-keuangan/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2012/01/28/asuransi-pilar-dari-perencanaan-keuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2012 09:27:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan aset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=1011</guid>
		<description><![CDATA[Perencanaan keuangan adalah langkah pengelolaan uang secara cermat untuk mencapai tujuan finansial. Dan pada prinsipnya, hal ini mencakup empat pilar pentng, yaitu : 1) Akumulasi Kekayaan, 2) Percepatan Kekayaan, 3) Proteksi Kekayaan dan 4) Distribusi Kekayaan.
Untuk memenuhi kebutuhannya, orang membutuhkan uang. Sehingga setiap orang harus berupaya mendapatkan dan mengelolanya secara cermat supaya tidak defisit dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-1012" title="Kunci" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2012/01/Kunci-300x199.jpg" alt="Kunci" width="300" height="199" />Perencanaan keuangan</strong> adalah langkah pengelolaan uang secara cermat untuk mencapai tujuan finansial. Dan pada prinsipnya, hal ini mencakup empat pilar pentng, yaitu : 1) Akumulasi Kekayaan, 2) Percepatan Kekayaan, 3) Proteksi Kekayaan dan 4) Distribusi Kekayaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memenuhi kebutuhannya, orang membutuhkan uang. Sehingga setiap orang harus berupaya mendapatkan dan mengelolanya secara cermat supaya tidak defisit dan tentunya bisa bertambah. Inilah yang disebut sebagai Mengakumulasi Kekayaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian dengan perencanaan yang tepat, kekayaan ini perlu diakselerasi agar menjadi aset yang produktif melalui investasi, sehingga uang yang sudah diperoleh bisa bertumbuh dan bertambah. Inilah yang disebut sebagai Percepatan Kekayaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu sebuah kekayaan yang sudah berhasil diakumulasikan dan dikembangkan (akselerasi) tersebut tentu juga perlu dilindungi dari berbagai resiko yang mungkin terjadi. Karena jika resiko tersebut muncul, karena datangnya resiko tidak pernah tahu kapan terjadi (seperti resiko sakit, meninggal, sakit kritis), maka diperlukanlah Perlindungan atau Proteksi Kekayaan. Sehingga apabila si Pencari nafkah ada resiko, maka aset yg sudah dikumpulkan tidak akan tergerus untuk biaya perawatan. Inilah yang disebut sebagai Proteksi Kekayaan. Sehingga adanya asuransi sangat dibutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan setiap orang yang punya good value sangat menginginkan kekayaannya tetap terjaga dan dapat diwariskan demi kesejahteraan ahli waris dan orang &#8211; orang yang dicintainya. Inilah yang disebut sebagai Distribusi Kekayaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi kesimpulannya Anda yang mempunyai keluarga atau orang-orang yang Anda cintai, dan Anda mempunyai Good Value, PASTIKAN untuk memiliki rekening Asuransi untuk melindungi nilai ekonomis diri Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Ingin berkonsultasi,</p>
<p style="text-align: justify;">Silahkan kirim pertanyaan Anda ke : <strong>wiwitcerdas888@gmail.com</strong> atau Hp :  <strong>0878 3952 8881</strong> atau BB : <strong>27f6f97c</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Sukses Mulia</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N,Md</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2012/01/28/asuransi-pilar-dari-perencanaan-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Konsep Harta yang Layak Anda Ketahui agar Berkah</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/17/3-konsep-harta-yang-layak-anda-ketahui-agar-berkah/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/17/3-konsep-harta-yang-layak-anda-ketahui-agar-berkah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2011 08:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[barokah]]></category>
		<category><![CDATA[berkah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[halal]]></category>
		<category><![CDATA[harta]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan harta]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tanpa gaji]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[wakaf]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=959</guid>
		<description><![CDATA[Harta yang berlimpah itulah salah satu harapan kita. Namun yang lebih penting  adalah berlimpah dan penuh dengan keberkahan harta yang kita peroleh. Untuk itu, Ada tiga konsep dasar yang perlu kita semua ketahui dalam masalah keuangan ditinjau dalam kerangka Islam. Ketiga hal inilah sebagai pondasi untuk menjaga keberkahan harta kita.
 1. Harta adalah titipan, bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-963" title="Agar harta berkah" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/04/Agar-harta-berkah-300x196.jpg" alt="Agar harta berkah" width="300" height="196" /><strong>Harta yang berlimpah itulah salah satu harapan kita. Namun yang lebih penting  adalah berlimpah dan penuh dengan keberkahan harta yang kita peroleh</strong>. Untuk itu, Ada tiga konsep dasar yang perlu kita semua ketahui dalam masalah keuangan ditinjau dalam kerangka Islam. Ketiga hal inilah sebagai pondasi untuk menjaga keberkahan harta kita.</p>
<p><strong> 1. Harta adalah titipan, bukan milik kita.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Uang, harta dan kekayaan bukanlah milik kita. Karena tidak ada se-senpun yang akan kita bawa ketika kita harus pergi meninggalkan dunia ini untuk menghadap Ilahi Rabbi. Harta sekaligus sebagai amanah yang harus dijaga pemanfaatannya agar mendatangkan kebaikan di dunia dan sekaligus keselamatan dan kebahagiaan di akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ada kabar baik bagi Anda pecinta harta, bahwa Harta yg Anda miliki sekarang, ternyata bisa Anda bawa sampai mati. Caranya : Nafkahkan dijalannya, melalui Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #ff0000;">Sedekah bisa disebut juga sebagai Jamu Manjur 4 in 1 </span></strong>, karena jamu ini berfungsi sebagai jamu tolak bala, jamu galian rezeki, jamu enteng jodoh dan jamu sehat perkasa. Jadi mulai sekarang jangan sungkan-sungkan untuk sedekah, baik diam-diam atau terang-terangan. Jangan sampai terang-terangan tidak bersedekah.</p>
<p><strong>2. Perolehan, pengelolaan dan penggunaan harta harus sesuai dengan syariah.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Di suatu masa nanti tidak akan ditanya &#8220;seberapa besar harta yang engkau peroleh&#8221;, Namun pertanggungjawaban seseorang atas harta yang pernah &#8220;dimiliki&#8221; akan dilihat dari dua sudut : <strong>darimana </strong>/ <strong>bagaimana </strong>ia mendapatkannya dan <strong>kemana </strong>/ <strong>bagaimana </strong>ia mempergunakannya. Oleh karena itu cara kita mendapatkan dan mengelolanya pun perlu memperhatikan prinsip-prinsip syariah, agar kita sanggup melakukan pertanggungjawaban kelak di akhirat atas harta yang dititipkan tersebut.</p>
<p><strong>3. Menata dan merencanakan keuangan secara menyeluruh</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih ingatkan kisah Nabi Yusuf as. Belajar dari Nabi Yusuf as, kita tidak boleh diam saja dan membiarkan  segala terjadi begitu saja. Perlu rencana dan strategi yang matang untuk menghadapi  masa sulit. Itulah esensi dari <span style="color: #0000ff;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/04/18/mau-saya-beri-rp-1-juta-setiap-bulan-untuk-anda/" target="_self">perencanaan keuangan</a></span> secara menyeluruh.</p>
<p style="text-align: justify;">Memanfaatkan masa  sejahtera (baca : produktif) untuk menghadapi masa sulit. Begitulah dalam kehidupan kita, terkadang masa subur datang, tidak jarang pula masa sulit menerpa. Masalahnya adalah, sudahkah kita mempersiapkan masa depan baik. Memang betul kita tidak dapat meramal apa yang akan terjadi di masa depan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun dengan mudah kita bisa memprediksi, bahwa 6 tahun setelah anak kita lahir ia sudah akan butuh biaya untuk masuk SD, 6 tahun kemudian ia akan masuk SMP, 3 tahun kemudian akan masuk SMA, dan 3 tahun selanjutnya ia masuk Perguruan Tinggi. Dengan mudah pula kita bisa memprediksi bahwa pada usia 55 tahun nanti, perusahaan sudah tidak akan mau memperkerjakan kita lagi, alias kita harus pensiun, tanpa pekerjaan, tanpa gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Artinya, masa sulit sudah bisa prediksi kapan akan terjadi. Setidaknya kita bisa tahu bahwa di masa depan nanti kita butuh sumber finansial yang cukup besar seperti untuk <span style="color: #0000ff;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">pendidikan anak</a></span>, untuk <span style="color: #0000ff;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_self">dana pensiun</a></span> atau adanya resiko yang terjadi pada sang pencari nafkah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/17/3-konsep-harta-yang-layak-anda-ketahui-agar-berkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapkan Dana Pendidikan Anak ! Sekarang juga</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/11/siapkan-dana-pendidikan-anak-sekarang-juga/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/11/siapkan-dana-pendidikan-anak-sekarang-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 02:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan anak]]></category>
		<category><![CDATA[jangka waktu investasi]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[produk investasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah favorit]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[universitas favorit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=953</guid>
		<description><![CDATA[Menyekolahkan anak-anak sampai ke jenjang yang tinggi dan disekolah atau perguruan tinggi favorit sering menjadi prioritas didalam perencanaan keuangan keluarga. Anak adalah cerminan orang tua. Begitu banyak orang bilang, keberhasilan anak untuk dapat sekolah tinggi merupakan cerminan keberhasilan orang tua dalam hidupnya.
Oleh karena itu, adanya tekanan atas jaminan keberhasilan anak dimasa depan yang didukung oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-956" title="Keluarga bahagia" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/04/Keluarga-bahagia-300x213.jpg" alt="Keluarga bahagia" width="300" height="213" />Menyekolahkan anak-anak sampai ke jenjang yang tinggi dan disekolah atau perguruan tinggi favorit sering menjadi prioritas didalam perencanaan keuangan keluarga</strong>. Anak adalah cerminan orang tua. Begitu banyak orang bilang, keberhasilan anak untuk dapat sekolah tinggi merupakan cerminan keberhasilan orang tua dalam hidupnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, adanya tekanan atas jaminan keberhasilan anak dimasa depan yang didukung oleh tingkat pendidikan yang tinggi menjadi beban orang tua untuk mengantarkannya kesana. Jika Anda adalah orang tua atau calon orang tua yang memiliki kesadaran tersebut, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/" target="_self">Perencanaan Dana Pendidikan</a> akan menjadi salah satu pusat perhatian utama didalam perencanaan keuangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika membuat Perencanaan Dana Pendidikan ada 3 hal utama yang harus di perhatikan, yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Tentukan sekolah / Universitas yang hendak dituju</strong>. Bertujuan untuk mengetahui berapa besar dana yang hendak dicapai</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Jangka Waktu</strong>. Hal ini berkaitan dengan berapa lama Anda mempersiapkan dana yang hendak dicapai.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Produk Investasi</strong>. Bertujuan untuk memastikan target / tujuan tercapai, baik didalam perjalanan ada atau tidak resiko yang terjadi pada Anda selaku pencari nafkah.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi siapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a> sejak dini, sekarang juga. Jangan sampai Anda bisa beli gadget terbaru tapi khawatir tidak bisa menyekolahkan anak Anda. Atau Anda selalu makan direstoran mahal dan memakai baju branded namun pada saat anak mo bayar uang pengkal harus berhutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap anak memang ada rezekinya masing-masing. Namun kalau rezekinya udah ada ditangan kita, berarti kita harus mengelolanya dengan bijak. Salah satunya dengan menyiapkan Dana Pendidikan Anak. Setuju ..?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/04/11/siapkan-dana-pendidikan-anak-sekarang-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cerdas Habiskan Gaji atau Komisi Anda</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 03:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[cara cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[keberlimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[komisi]]></category>
		<category><![CDATA[langkah cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tips cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.
Banyak diantara kita yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-948" title="Gaji" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/03/Gaji-300x232.jpg" alt="Gaji" width="300" height="232" />Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS</strong>. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak diantara kita yang punya penghasilan 18 koma, maksudnya setelah tanggal 18 langsung koma&#8230; he he he. Hal ini dikarenakan cara menghabis kan gaji atau komisi yang kurang cerdas. Pada akhirnya tabungan di rekening pun sama sekali ga ada. Entah lari kemana penghasilan yang sudah diperoleh pun tak tahu kemana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Namun Anda tidak perlu khawatir, disini akan saya paparkan bagaimana langkah Cerdas untuk menghabiskan Gaji atau Komisi Anda, sehingga rasa kekhawatiran Anda akan masa depan yg cemerlang menjadi hilang</span></strong>. Rekening Tabungan Anda pun semakin bertambah, Investasi semakin bertumbuh, dan Perlindungan kesehatan untuk orang-orang yang Anda cintai pun akan terjamin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya uang memang sengaja diciptakan untuk digunakan, dan dihabiskan, bukan untuk disisakan. Betul bukan..? Nah lu..!</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Cara menghabiskan Duit atau Uang atau Penghasilan adalah :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Habiskan sebagian Uang Anda buat Zakat, Infaq dan Sedekah</strong>. Hal ini akan membuat Anda semakin bersyukur dan membuat Anda akan menjadi orang kaya dan berlimpah. Dan tentunya dengan cara ini, Anda akan mendapat manfaatnya, antara lain : melipatgandakan rezeki, memudahkan urusan, memelihara kesehatan dan menolak bala. Dahsyat sekali bukan dampaknya..?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Habiskan sebagian lagi Uang Anda untuk menunaikan kewajiban, yaitu bayar hutang-hutang Anda</strong>. Ingat ! Ketika Anda tidak melunasinya, maka bunga akan menjadi beban buat Anda. Apa lagi Anda hutangnya tanpa agunan, atau hutang kartu kredit atau hutang melalui Bang Plecit (baca : Renternir) pasti deh , begitu Anda menunggak hutang, saya jamin hutang Anda gak akan pernah lunas &#8230; he he he. So Lunasi hutang Anda secepatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Habiskan sebagian Duit Anda untuk membeli Investasi</strong>, seperti <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_self">Asuransi Dana Pensiun</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2011/02/06/biaya-pendidikan-makin-tinggi-siasati-dengan-asuransi-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>, Asuransi Kesehatan dan lainnya. Saya garansi deh, ketika Anda menghabiskan duit Anda untuk ini, Hari Tua Anda akan berkelimpahan dan pastinya akan Pensiun Kaya Raya. Pendidikan buah hati pun akan terjamin, karena adanya biaya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4) Setelah point 1 sd 3 dilakukan, langkah terakhir menghabiskan uang Anda seluruhnya untuk kebutuhanmu, sesukamu dan sepuas-puasnya</strong>, jangan sampai tersisa. Dengan begini Anda Puas tanpa Sakit hati. Anda pun bebas dari hutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, JANGAN Sisakan Gaji atau Komisi Anda. Habiskan dengan cara Cerdas di jalan yang benar nan halal, dengan hati gembira. Niscaya kesuksesan finansial ada di tangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat menghabiskan Gaji dan Komisi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Pendidikan Makin Tinggi, Siasati dengan Asuransi Pendidikan</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/02/06/biaya-pendidikan-makin-tinggi-siasati-dengan-asuransi-pendidikan/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/02/06/biaya-pendidikan-makin-tinggi-siasati-dengan-asuransi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 05:19:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan mahal]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[investasi pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[menyiasati biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan syariah]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[program pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=921</guid>
		<description><![CDATA[Masa depan anak bukanlah pertaruhan. Orang tua wajib hukumnya menjamin buah hati mereka bisa menempuh jenjang pendidikan sesuai yang diharapkan. Jaminan tersebut bisa diwujudkan melalui investasi dalam asuransi pendidikan anak.
Harus diakui, program pendidikan gratis yang dicanangkan pemerintah sejak beberapa tahun terakhir belum menjamin terbebasnya siswa dari berbagai kebutuhan operasional sekolah. Banyak biaya yang harus dikeluarkan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-923" title="Wiwit.Edit 1" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/02/Wiwit.Edit-1-201x300.jpg" alt="Wiwit.Edit 1" width="201" height="300" /><strong>Masa depan anak bukanlah pertaruhan. Orang tua wajib hukumnya menjamin buah hati mereka bisa menempuh jenjang pendidikan sesuai yang diharapkan</strong>. Jaminan tersebut bisa diwujudkan melalui investasi dalam asuransi pendidikan anak.</p>
<p style="text-align: justify;">Harus diakui, program pendidikan gratis yang dicanangkan pemerintah sejak beberapa tahun terakhir belum menjamin terbebasnya siswa dari berbagai kebutuhan operasional sekolah. Banyak biaya yang harus dikeluarkan, seperti uang pendaftaran, buku pelajaran dan perlengkapan sekolah yang besarnya bisa mencapai jutaan rupiah. Bagi orang tua yang memikirkan masa depan pendidikan anaknya sejak dini, hal tersebut sejatinya bisa diatasi dengan perencanaan yang matang melalui proteksi dana lewat <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">asuransi pendidikan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Asuransi Pendidikan ini dimaksudkan untuk menjamin bahwa anak pasti sekolah, walaupun orang tua tidak dapat meneruskan pembayaran premi karena mengalami cacat tetap total, sakit kritis atau meninggal.</p>
<p style="text-align: justify;">Perusahaan asuransi bisa menjamin hal tersebut karena sang tertanggung sudah diikutkan secara otomatis pada asuransi jiwa sekaligus asuransi kesehatan sebagai rider (tambahan manfaat). Tidak hanya itu, saat anak sakit, maka sebagian biaya rumah sakit dapat diganti perusahaan asuransi sesuai dengan perjanjian polis.</p>
<p style="text-align: justify;">Baru saja, kita kehilang Sosok bapak dan sekaligus suami yang sangat hebat. Dia adalah Adjie Masaid. Di usia yg relatif terbilang masih muda, harus menghadap kepada Sang Khaliq. Semoga arwahnya diterima Allah, dan mendapat tempat terbaik disisi-Nya &#8230;Amiin. <span style="color: #ff0000;">Yang menjadi pertanyaan sekarang, jika hal tersebut terjadi pada Anda, bagaimana nasib Anak Anda..? Apakah biaya pendidikannya tetap akan tersedia dan ada jaminan..?</span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu lah, sebuah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">Rekening Asuransi Pendidikan</a> hadir untuk Anda. Sebuah rekening yang memberikan garansi akan tersedianya biaya pendidikan. Dan biaya tersebut akan senantiasa ada, meskipun ada resiko yang menimpa pada diri Anda sebagai orang tua.</p>
<p><strong>Jadi, sekarang saatnya menyiapkan bekal dana pendidikan bagi anak-anak tercinta melalui asuransi pendidikan.</strong></p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p>081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/02/06/biaya-pendidikan-makin-tinggi-siasati-dengan-asuransi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Semua Orang Memerlukan Asuransi</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/28/tidak-semua-orang-memerlukan-asuransi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/28/tidak-semua-orang-memerlukan-asuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2010 15:18:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[agen]]></category>
		<category><![CDATA[agen asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[biaya perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[dana cadangan]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[polis asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=885</guid>
		<description><![CDATA[Asuransi, bagi sebagian orang Asuransi merupakan sebuah rekening yang sangat membantu, bagi sebagian lainnya dirasa tidak penting, bahkan dijauhi. Benarkan demikian..?
Kabar baiknya, Memang tidak semua orang memerlukan Asuransi. Lho kok bisa..? Bisa sekali, Anda termasuk orang yang tidak memerlukan Asuransi lagi asalkan:
1. Sudah mempunyai dana yang cukup kalau sampai  Anda, Istri dan buah hati Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-889" title="Niken" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/11/Niken-201x300.jpg" alt="Niken" width="201" height="300" /><strong>Asuransi, bagi sebagian orang Asuransi merupakan sebuah rekening yang sangat membantu, bagi sebagian lainnya dirasa tidak penting, bahkan dijauhi</strong>. Benarkan demikian..?</p>
<p style="text-align: justify;">Kabar baiknya, Memang tidak semua orang memerlukan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/" target="_self">Asuransi</a>. Lho kok bisa..? Bisa sekali, Anda termasuk orang yang tidak memerlukan Asuransi lagi asalkan:</p>
<p><strong>1. Sudah mempunyai dana yang cukup kalau sampai  Anda, Istri dan buah hati Anda Jatuh sakit</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau Anda termasuk orang yang berdisiplin menyisihkan  dana untuk keadaan tidak terduga, seperti sakit dan membutuhkan biaya yang cukup banyak, maka anda tidak perlu punya asuransi lagi. Karena Anda sudah mempersiapkan sejak awal.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda dalam kondisi seperti ini, maka tidak perlu punya asuransi, kalau sakit tinggal habisin aja uang yang sudah dikumpul. Paling yang disesalin nantinya adalah coba punya asuransi, kan gak usah bayar sendiri, udah dibayari ama perusahaan asuransi.</p>
<p><strong>2. Sudah mempunyai Dana yang cukup untuk Istri dan Anak (baca : keluarga) kalau sampai Meninggal terlalu cepat.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, kalau Anda sudah memiliki uang yang cukup untuk membiayai keperluan biaya rutin rumah tangga (biaya kebutuhan hidup, listrik, PAM, dll) , biaya pendidikan anak, biasanya orang seperti ini sudah tidak punya cicilan. Maka dengan kondisi seperti ini ,  Anda tidak perlu punya asuransi.</p>
<p><strong>3. Sudah mempunyai Dana yang cukup untuk biaya Anak sekolah sampai lulus.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau anda sudah merancang pendidikan masa depan anak anda dan sudah menyiapkan dananya juga sesuai dengan perhitungan biaya real yang dibutuhkan, dan meskipun terjadi Suatu resiko yang menimpa Anda, namun Dana Pendididkan tersebut tetap ada, maka anda tidak perlu punya asuransi untuk pendidikan anak.</p>
<p><strong>4. Sudah Sakit-sakitan.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ya, ketika Anda sudah sakit-sakitan seperti Anda sudah menderita sakit jantung, diabetes, atau ada suatu penyakit pada organ tertentu, maka Anda sudah tidak butuh Asuransi lagi. Karena Perusahaan Asuransi tentunya akan menolak pengajuan Asuransi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, mumpung masih sehat maka tak ada salahnya memiliki Asuransi. Karena kalau Anda sudah sakit-sakitan, perusahaan Asuransi otomatis akan menolak pengajuan asuransi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Usia Anda sudah diatas 65 tahun.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ya, karena Faktor usia tersebut, Anda biasanya akan ditolak ketika mengajukan Asuransi. Karena biasanya sebuah Perusahaan Asuransi akan menerima nasabah dengan usia dibawah 60 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, mumpung masih muda dan sehat, segera miliki rekening Asuransinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Jadi sudah tahu kan, bahwa tidak semua orang memerlukan Asuransi. Kalau Anda sendiri kira-kira termasuk yang mana..?</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dan ketika Anda termasuk orang yang mendambakan bisa hidup sejahtera dihari tua dan ingin menyekolahkan buah hati Anda sampai jenjang tingkat tinggi,  namun tidak tahu bagaimana mempersiapkannya. Kami sebagai Financial Consultant akan membantu Anda dalam <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/08/03/wasiat-perencanaan-keuangan-untuk-profesional/" target="_self">merencanakan keuangan Anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md<strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/28/tidak-semua-orang-memerlukan-asuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cerdas Kelola THR, Agar Tidak Menguap dengan Percuma</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 02:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[bonus]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[THR]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?
Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-829" title="THR" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/THR-300x199.jpg" alt="THR" width="300" height="199" />Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin</strong>. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli ini dan itu. Kendati terjadi setiap tahun, kebiasaan menghabiskan uang THR sepertinya sulit terelakkan. Padahal, setiap akhir bulan puasa Anda sebenarnya memiliki dua kali uang gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu kali gaji untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, dan satu lagi untuk membiayai keperluan khusus di hari raya (THR). Namun, entah mengapa, sering kali godaan untuk berbelanja dan menghabiskan THR begitu besarnya. Tapi, hati-hati jika pemenuhan segala keinginan itu tidak terencana dengan baik, THR yang Anda terima bisa-bisa tidak termanfaatkan secara optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, <strong>buatlah perencanaan belanja secara detail</strong>. Jangan lupa, pisahkan uang gaji bulanan dengan bonus THR untuk merancang daftar anggaran belanja. Mulailah membuat anggaran pengeluaran normal, seperti belanja harian, tagihan bulanan, biaya sekolah anak, gaji pembantu, transportasi, dan lainnya. Buat sedetail mungkin sebagaimana Anda mengalokasikan pengeluaran normal bulanan. Usahakan harus tetap sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, <strong>buat anggaran khusus hari raya</strong> juga sedetail mungkin. Masukkan semua rencana pengeluaran hari raya seperti biaya transportasi mudik, oleh-oleh bagi setiap orang yang akan diberi, penganan kecil dan hidangan hari raya, uang reward anak-anak, pakaian baru, zakat, THR pembantu, dan lainnya. Masukkan dulu semua sesuai pos pengeluarannya. Dan ingat, buat sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kalkulasi &amp; Skala Prioritas Setelah membuat daftar anggaran</strong>, akan terlihat bagaimana pos pengeluaran Lebaran Anda sebenarnya. Jika memang ternyata anggaran belanja lebih besar daripada pendapatan, sebaiknya perbaiki pAndangan Anda terhadap uang THR. Ingat, THR idealnya dipakai untuk membiayai tambahan pengeluaran akibat adanya hari raya. Dengan dasar pemikiran ini, sarannya, buat kalkulasi dengan skala prioritas. Utamakan yang benar-benar jadi tanggung jawab Anda (THR pembantu dan zakat) dan kurangi yang bukan prioritas.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa mengurangi pos lain. Misalnya, jika ternyata biaya transportasi mudik yang direncanakan tak mencukupi, perhitungkan untuk mengganti alat transportasi. Atau, bisa mengajak orangtua berlebaran di rumah. Selain itu, Anda juga bisa memangkas biaya lain seperti biaya membeli oleh-oleh, pakaian baru, hidangan hari raya, dan lainnya. Jika ternyata budget masih belum mencukupi, utak-atik kembali anggaran Anda berdua. Siapa tahu masih bisa dikurangi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pos Darurat dan Uang Sisa Terkadang</strong>, saat Lebaran ada pengeluaran ekstra di luar daftar yang sudah dibuat. Misalnya, jika tiba-tiba Anda diajak berkunjung ke rumah kerabat dan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyumbang uang bahan bakar atau mengajak kerabat makan di perjalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sediakan paling tidak 5-10 persen dari budget keperluan khusus hari raya untuk keperluan darurat ini. Dan, usahakan tidak terpakai untuk menambal anggaran lain. Bila semua sudah didaftar dan dikalkulasi, usahakan untuk mendapat sisa dari masing-masing pos pendapatan. Untuk pos pengeluaran normal, sisanya bisa langsung ditabung. Sedangkan sisa dari pos THR, bisa ditabung atau digunakan untuk mengurangi pokok cicilan, bila ada. <em><strong>Intinya, jangan membuat anggaran impas dengan pendapatan. Buat seefisien mungkin hingga didapatkan sisa uang</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal lain yang penting dicatat, <strong>hindari menanggung utang setelah hari raya lewat</strong>. Meski harus diakui, banyak pos pengeluaran yang membengkak di momen istimewa ini, jangan lantas jadi alasan Anda untuk berutang. Sebisa mungkin pengeluaran harus disesuaikan dengan modal yang ada. Jangan sampai momen Lebaran ini membuat Anda dan pasangan akhirnya jadi berhutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih bijak lagi jika Uang THR Anda, sebagian untuk membuka Rekening Investasi, seperti untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a> atau untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Perencanaan Dana Pensiun Anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber </strong>: <a href="http://www.perempuan.com" target="_blank">Perempuan.com</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Langkah Cerdas Pengelolaan Dana Pendidikan</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 08:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jangka waktu]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=823</guid>
		<description><![CDATA[Dari tahun ke tahun, biaya pendidikan kian mahal. Itulah sebabnya kita perlu menusun perencanaan pendidikan anak yang matang agar masa depan anak-anak terjamin. Perencanaan pendidikan, terutama dari sisi menyiapkan anggaran, tentu tak bisa dianggap urusan yang remeh.
Beberapa faktor yg harus diperhatikan dalam mempersiapkan dana pendidikan untuk anak antara lain :
1. Jangka Waktu.
Kapan dana tersebut akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-824" title="child_education" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/child_education-283x300.jpg" alt="child_education" width="283" height="300" />Dari tahun ke tahun, biaya pendidikan kian mahal. Itulah sebabnya kita perlu menusun perencanaan pendidikan anak yang matang agar masa depan anak-anak terjamin</strong>. Perencanaan pendidikan, terutama dari sisi menyiapkan anggaran, tentu tak bisa dianggap urusan yang remeh.</p>
<p>Beberapa faktor yg harus diperhatikan dalam mempersiapkan dana pendidikan untuk anak antara lain :</p>
<p><strong>1. Jangka Waktu</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kapan dana tersebut akan dipergunakan. Apakah akan dipergunakan 5 tahun lagi? 10 tahun lagi? Atau justru hanya 2 tahun? Semakin panjang jangka waktu yang Anda miliki, biasanya akan semakin ringan beban Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh sederhana, andai anak masuk sekolah sekitar 10 tahun lagi. Dia butuh uang untuk masuk sekolah sekitar  katakan saja  Rp 50 juta pada tahun itu. Nah, kalau Anda menabung dari sekarang, maka jumlah yang harus Anda tabung biasanya tidak seberapa. Lain halnya kalau mulai menabung pada tahun ke-6, atau pada tahun ke-8. Jumlahnya pasti jauh lebih besar.</p>
<p style="text-align: justify;">So Siapkan dari sekarang, dan kalau Anda sudah memiliki sebagian dananya sekarang  pisahkan saja dana pendidikan itu dalam pos terpisah. Ingat, mempersiapkan dana untuk masuk sekolah berbeda dengan mempersiapkan dana untuk beli mobil. Kalau beli mobil, dana tidak cukup, Anda bisa menunda rencana tersebut. Tapi kalau untuk sekolah anak, masak Anda harus memundurkan waktu masuk sekolah? Betul gak..?</p>
<p><strong>2. Investasi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan orang memilih produk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a> atau Tabungan Pendidikan. Asuransi Pendidikan dikeluarkan oleh perusahaan asuransi, sementara Tabungan Pendidikan dikeluarkan oleh Bank.</p>
<p>Alternatif produk investasi lain adalah emas, saham, atau reksadana.</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsipnya, semua produk investasi yang memiliki kemungkinan untuk bisa memberikan bunga atau naik nilai unitnya, sehingga bisa dipakai sebagai alternatif investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Tentu saja, setiap produk investasi memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri, serta risiko yang berbeda-beda.</p>
<p><strong>3. Proteksi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hal ketiga yang harus diperhatikan adalah apakah produk investasi Anda memiliki <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/" target="_self">proteksi</a>. Artinya, apabila terjadi sesuatu hal pada Anda (seperti kematian, kecelakaan, sakit dan semacamnya), maka produk investasi Anda bisa tetap memberikan hasil dan menguntungkan buat Anda. Nah disinilah Perannya Asuransi. Kalau Anda memilih Asuransi Pendidikan, maka proteksi sudah ada didalamnya, shingga Asuransi Pendidikan disebut sebagai rekening <em>All in One</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Proteksi di sini adalah bila terjadi sesuatu pada Anda, maka akan ada pihak ketiga yang akan tetap &#8216;menabung&#8217;-kan uang Rp 350 ribu, 500 ribu, atau 1 juta perbulan itu buat Putra/i tercinta, sehingga otomatis JAMINAN dana untuk pendidikan anak TETAP Tersedia.</p>
<p>Dan yang lebih penting adalah  jangan hanya sekedar menyisikan dana tanpa ada perhitungan sebelumnya, tetapi juga harus melihat besarnya dana yang dibutuhkan kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh sederhananya begini.  Anggap saja saat ini anak kita berusia 5 tahun. Kalau kita asumsikan uang masuk SMU saat ini adalah Rp. 5 juta, dan usia rata-rata anak yang masuk SMU adalah pada usia 15 tahun, pertannyaannya adalah, apakah nantinya akan membayar dengan jumlah yang sama ketika anak kita masuk ke SMU, sekitar 10 tahun kemudian? Tentu saja tidak bukan? Yang pasti, Biaya Pendidikan Anak tersebut pasti akan lebih mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana cara kita  memperkirakan jumlah biaya pendidikan Anak kelak kalau biaya pendidikan selalu naik dari tahun ke tahun? Kita bisa menggunakan asumsi tertentu dan kita dapat menjadikannya sebagai patokan untuk mempersiapkan dana Pendidikan Anak kita kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Misal setiap tahun biaya pendidikan akan naik sebesar 10% setiap tahun. Dengan demikian, kalau misalnya uang untuk masuk SMU pada saat ini adalah Rp. 5 juta, maka tahun berikutnya dapat diperkirakan bahwa uang tersebut akan menjadi Rp. 5,5 juta yang merupakan hasil perkalian dari Rp. 5 juta x 1,1.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan tahun kedua, tahun ketiga, dan tahun-tahun berikutnya? Cara menghitung seperti di atas dapat diulang seperti ini, Rp 5 juta x 1,1 x 1,1 untuk tahun kedua dan Rp 5 juta x 1,1 x 1,1 x 1,1 untuk tahun ketiga. Bagimana dengan 10 tahun kemudian? kalikan saja Rp. 5 juta  dengan (1,1) pangkat 10.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, bila ingin mempersiapkan Dana Pendidikan Anak, selain ke 3 faktor diatas juga harus memperhitungkan berapa Biaya Pendidikan Anak yang diperlukan kelak. Dengan demikian akan lebih mudah untuk mengatur strategi yang tepat agar kita siap bila waktunya tiba.</p>
<p style="text-align: justify;">Cita-cita Anak boleh menjulang tinggi, yang Penting Anda sebagai orang tua harus tahu kiat dan langkah untuk bisa membantu mewujudkan cita-cita anak, terutama dari sisi finansial.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan Syariah</a> bisa menjadi solusi untuk mempersiapkan Dana Pendidikan Buah Hati Anda</strong>.</p>
<p><strong>Salam Cerdas.</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt , N.Md</p>
<p>08122771607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merancang Masa Depan Cerah untuk Anak</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 22:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[biaya kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsumtif]]></category>
		<category><![CDATA[mempersiapkan dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan resiko]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pola hidup]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=817</guid>
		<description><![CDATA[Anak merupakan amanah dari Allah Swt. Mendidiknya merupakan bagian dari ibadah, meskipun bukan perkara yang mudah. Adalah impian setiap orang tua, ketika mampu memberikan pendidikan terbaik baik putra-putrinya. Namun kenyataannya sering berkata lain, sebagian besar orang tua tidak mampu merealisasikannya.
Mangapa hal ini bisa terjadi..? Ternyata yang menjadi penyebab utamanya adalah lemahnya perencanaan keuangan dan pengelolaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-819" title="belajar" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/belajar-300x225.jpg" alt="belajar" width="300" height="225" />Anak merupakan amanah dari Allah Swt. Mendidiknya merupakan bagian dari ibadah, meskipun bukan perkara yang mudah.</strong> Adalah impian setiap orang tua, ketika mampu memberikan pendidikan terbaik baik putra-putrinya. Namun kenyataannya sering berkata lain, sebagian besar orang tua tidak mampu merealisasikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mangapa hal ini bisa terjadi..? Ternyata yang menjadi penyebab utamanya adalah lemahnya <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/" target="_self">perencanaan keuangan</a> dan pengelolaan resiko, seperti :</p>
<p>1) Pola hidup konsumtif</p>
<p>2) Pengelolaan pendapatan yang tidak tepat</p>
<p>3) Pola pikir masyarakat yang belum menempatkan asuransi sebagai kebutuhan, selain tabungan di bank.</p>
<p style="text-align: justify;">Mempersiapkan pendidikan anak-anak adalah kewajiban bagi setiap kita orang tua. Terkadang kita sering lupa bertanya pada diri sendiri apakah kita sudah mempersiapkan biaya, untuk membiayai pendidikan anak-anak kita kelak. Padahal dalam menyiapkan dana pendidikan anak, sebetulnya tidak hanya perlu diketahui tentang bagaimana menghitung anggaran untuk persiapan dana pendidikan mereka, tapi juga produk investasi apa yang sebaiknya dipilih. Sehingga pilihan atau cita-cita anak kita bisa terwujud untuk bisa sekolah ditempat yang mereka inginkan tanpa terkendala masalah biaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>, Anda tidak perlu khawatir akan nasib anak anda di masa yang akan datang. Tabungan anda terproteksi. Apabila terjadi sesuatu dengan diri anda, apakah itu sakit kritis, kecelakaan bahkan meninggal dunia, rencana anda menabung akan tetap di laksanakan. Karena Asuransi Pendidikan yang akan mengambil alih untuk menabungkan dana pendidikan untuk anak anda, sehingga rencana anda mengumpulkan uang untuk biaya kuliah anak anda akan tetap terlaksana sampai si anak berusia 18 Thn. <img class="alignright size-medium wp-image-820" title="Wisuda Sarjana" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/Wisuda-Sarjana-234x300.jpg" alt="Wisuda Sarjana" width="234" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Jika menurut anda pendidikan anak itu PENTING!! Maka janganlah ragu untuk menabung mulai dari sekarang, sebelum semuanya terlambat!! Ingat kita tidak tahu apa yang akan terjadi hari esok, setidaknya kita telah mempersiapkan sesuatu yang terbaik untuk buah hati kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat merencanakan dana pendidikan buah hati Anda</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber gambar : <a href="http://akantetapi.wordpress.com" target="_self">akantetapi.wordpress.com</a></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Pendidikan Anak selalu Naik, So What ?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 00:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[biaya sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah favorit]]></category>
		<category><![CDATA[uang pangkal]]></category>
		<category><![CDATA[uang spp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=777</guid>
		<description><![CDATA[Tepat pada hari ini, Senin 12 Juli 2010 merupakan hari pertama masuk sekolah. Saya ucapkan Selamat bagi anak-anak yang diterima disekolah favorit, dan Selamat buat orang tua yang telah memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya, lebih &#8211; lebih dalam mempersiapkan dana pendidikan.
Dan pertanyaannya apakah Biaya Pendidikan masih sama dengan tahun lalu, atau mengalami peningkatan? Apakah Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-778" title="42-15523356" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Masuk-Sekolah-300x200.jpg" alt="42-15523356" width="300" height="200" />Tepat pada hari ini, Senin 12 Juli 2010 merupakan hari pertama masuk sekolah</strong>. Saya ucapkan Selamat bagi anak-anak yang diterima disekolah favorit, dan Selamat buat orang tua yang telah memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya, lebih &#8211; lebih dalam mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">dana pendidikan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan pertanyaannya apakah Biaya Pendidikan masih sama dengan tahun lalu, atau mengalami peningkatan? Apakah Anda sebagai orang tua cukup mudah untuk membayar biaya sekolah, karena sudah mempersiapkannya sejak lama, ataukah Anda merasa kewalahan dalam membayar biasa sekolah, dimana harus pinjam tetangga, mertua atau bahkan menggadaikan emas / barang berharga yang Anda miliki? Hanya Anda sendirilah yang bisa menjawabnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Menjadi Orang Tua yang bertanggung jawab adalah sebuah pilihan. Salah satu kewajiban orang tua adalah menyediakan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/" target="_self">asuransi yang cukup buat pendidikan anak</a>, jadi siapkanlah sejak anak masih kecil agar menuai cukup besar di saat membutuhkan biaya pendidikan kelak.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pendidikan yang baik merupakan salah satu cara untuk mewujudkan anak yang soleh, anak yang mampu berbakti pada orang tua, dan tentunya mampu menjadikan anak mempunyai karakter yang nantinya akan menghantar kepada kesuksesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi Anda yang saat ini belum mempersiapkan dana pendidikan untuk Anda, silahkan jawab pertanyaan dibawah ini, sambil bayangkan buah hati Anda yang lucu, imut, bikin kangen, membuat Anda senantiasa tersenyum dan bikin Anda semangat untuk berkarya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Apakah Anda sebagai orang tua ingin memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak Anda ? Akan kuliah dimanakah anak Anda dan tahukah Anda berapa besar biaya pendidikan saat anak anda hendak kuliah ?  Tahukah anda berapa jumlah yang Anda harus sisihkan agar dapat menyekolahkan anak Anda ? Ketika terjadi sesuatu musibah terhadap Anda sehingga tidak dapat menabung lagi, apakah sudah diantisipasi ?</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong> Menabung atau berasuransi adalah sebuah kebutuhan, bukan merupakan paksaan</strong>.</p>
<p style="text-align: center;">Siapkan sejak dini biaya pendidikan buah hati Anda, agar Anda tidak perlu berhutang atau menggadaikan sesuatu dikemudian hari</p>
<p style="text-align: left;"><em>Sumber gambar : Randy Faris/Corbis</em></p>
<p style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-pendidikan/" target="_self">Salam Cerdas</a>.</strong></p>
<p style="text-align: left;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: left;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: left;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

