<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asuransicerdas.com &#187; Asuransi Pendidikan</title>
	<atom:link href="http://www.asuransicerdas.com/tag/asuransi-pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asuransicerdas.com</link>
	<description>Memilih produk asuransi secara cerdas !</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 04:50:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tips Cerdas Kelola THR, Agar Tidak Menguap dengan Percuma</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 02:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[bonus]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[THR]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?
Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-829" title="THR" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/THR-300x199.jpg" alt="THR" width="300" height="199" />Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin</strong>. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli ini dan itu. Kendati terjadi setiap tahun, kebiasaan menghabiskan uang THR sepertinya sulit terelakkan. Padahal, setiap akhir bulan puasa Anda sebenarnya memiliki dua kali uang gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu kali gaji untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, dan satu lagi untuk membiayai keperluan khusus di hari raya (THR). Namun, entah mengapa, sering kali godaan untuk berbelanja dan menghabiskan THR begitu besarnya. Tapi, hati-hati jika pemenuhan segala keinginan itu tidak terencana dengan baik, THR yang Anda terima bisa-bisa tidak termanfaatkan secara optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, <strong>buatlah perencanaan belanja secara detail</strong>. Jangan lupa, pisahkan uang gaji bulanan dengan bonus THR untuk merancang daftar anggaran belanja. Mulailah membuat anggaran pengeluaran normal, seperti belanja harian, tagihan bulanan, biaya sekolah anak, gaji pembantu, transportasi, dan lainnya. Buat sedetail mungkin sebagaimana Anda mengalokasikan pengeluaran normal bulanan. Usahakan harus tetap sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, <strong>buat anggaran khusus hari raya</strong> juga sedetail mungkin. Masukkan semua rencana pengeluaran hari raya seperti biaya transportasi mudik, oleh-oleh bagi setiap orang yang akan diberi, penganan kecil dan hidangan hari raya, uang reward anak-anak, pakaian baru, zakat, THR pembantu, dan lainnya. Masukkan dulu semua sesuai pos pengeluarannya. Dan ingat, buat sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kalkulasi &amp; Skala Prioritas Setelah membuat daftar anggaran</strong>, akan terlihat bagaimana pos pengeluaran Lebaran Anda sebenarnya. Jika memang ternyata anggaran belanja lebih besar daripada pendapatan, sebaiknya perbaiki pAndangan Anda terhadap uang THR. Ingat, THR idealnya dipakai untuk membiayai tambahan pengeluaran akibat adanya hari raya. Dengan dasar pemikiran ini, sarannya, buat kalkulasi dengan skala prioritas. Utamakan yang benar-benar jadi tanggung jawab Anda (THR pembantu dan zakat) dan kurangi yang bukan prioritas.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa mengurangi pos lain. Misalnya, jika ternyata biaya transportasi mudik yang direncanakan tak mencukupi, perhitungkan untuk mengganti alat transportasi. Atau, bisa mengajak orangtua berlebaran di rumah. Selain itu, Anda juga bisa memangkas biaya lain seperti biaya membeli oleh-oleh, pakaian baru, hidangan hari raya, dan lainnya. Jika ternyata budget masih belum mencukupi, utak-atik kembali anggaran Anda berdua. Siapa tahu masih bisa dikurangi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pos Darurat dan Uang Sisa Terkadang</strong>, saat Lebaran ada pengeluaran ekstra di luar daftar yang sudah dibuat. Misalnya, jika tiba-tiba Anda diajak berkunjung ke rumah kerabat dan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyumbang uang bahan bakar atau mengajak kerabat makan di perjalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sediakan paling tidak 5-10 persen dari budget keperluan khusus hari raya untuk keperluan darurat ini. Dan, usahakan tidak terpakai untuk menambal anggaran lain. Bila semua sudah didaftar dan dikalkulasi, usahakan untuk mendapat sisa dari masing-masing pos pendapatan. Untuk pos pengeluaran normal, sisanya bisa langsung ditabung. Sedangkan sisa dari pos THR, bisa ditabung atau digunakan untuk mengurangi pokok cicilan, bila ada. <em><strong>Intinya, jangan membuat anggaran impas dengan pendapatan. Buat seefisien mungkin hingga didapatkan sisa uang</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal lain yang penting dicatat, <strong>hindari menanggung utang setelah hari raya lewat</strong>. Meski harus diakui, banyak pos pengeluaran yang membengkak di momen istimewa ini, jangan lantas jadi alasan Anda untuk berutang. Sebisa mungkin pengeluaran harus disesuaikan dengan modal yang ada. Jangan sampai momen Lebaran ini membuat Anda dan pasangan akhirnya jadi berhutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih bijak lagi jika Uang THR Anda, sebagian untuk membuka Rekening Investasi, seperti untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a> atau untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Perencanaan Dana Pensiun Anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber </strong>: <a href="http://www.perempuan.com" target="_blank">Perempuan.com</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Langkah Cerdas Pengelolaan Dana Pendidikan</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 08:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jangka waktu]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=823</guid>
		<description><![CDATA[Dari tahun ke tahun, biaya pendidikan kian mahal. Itulah sebabnya kita perlu menusun perencanaan pendidikan anak yang matang agar masa depan anak-anak terjamin. Perencanaan pendidikan, terutama dari sisi menyiapkan anggaran, tentu tak bisa dianggap urusan yang remeh.
Beberapa faktor yg harus diperhatikan dalam mempersiapkan dana pendidikan untuk anak antara lain :
1. Jangka Waktu.
Kapan dana tersebut akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-824" title="child_education" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/child_education-283x300.jpg" alt="child_education" width="283" height="300" />Dari tahun ke tahun, biaya pendidikan kian mahal. Itulah sebabnya kita perlu menusun perencanaan pendidikan anak yang matang agar masa depan anak-anak terjamin</strong>. Perencanaan pendidikan, terutama dari sisi menyiapkan anggaran, tentu tak bisa dianggap urusan yang remeh.</p>
<p>Beberapa faktor yg harus diperhatikan dalam mempersiapkan dana pendidikan untuk anak antara lain :</p>
<p><strong>1. Jangka Waktu</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kapan dana tersebut akan dipergunakan. Apakah akan dipergunakan 5 tahun lagi? 10 tahun lagi? Atau justru hanya 2 tahun? Semakin panjang jangka waktu yang Anda miliki, biasanya akan semakin ringan beban Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh sederhana, andai anak masuk sekolah sekitar 10 tahun lagi. Dia butuh uang untuk masuk sekolah sekitar  katakan saja  Rp 50 juta pada tahun itu. Nah, kalau Anda menabung dari sekarang, maka jumlah yang harus Anda tabung biasanya tidak seberapa. Lain halnya kalau mulai menabung pada tahun ke-6, atau pada tahun ke-8. Jumlahnya pasti jauh lebih besar.</p>
<p style="text-align: justify;">So Siapkan dari sekarang, dan kalau Anda sudah memiliki sebagian dananya sekarang  pisahkan saja dana pendidikan itu dalam pos terpisah. Ingat, mempersiapkan dana untuk masuk sekolah berbeda dengan mempersiapkan dana untuk beli mobil. Kalau beli mobil, dana tidak cukup, Anda bisa menunda rencana tersebut. Tapi kalau untuk sekolah anak, masak Anda harus memundurkan waktu masuk sekolah? Betul gak..?</p>
<p><strong>2. Investasi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan orang memilih produk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a> atau Tabungan Pendidikan. Asuransi Pendidikan dikeluarkan oleh perusahaan asuransi, sementara Tabungan Pendidikan dikeluarkan oleh Bank.</p>
<p>Alternatif produk investasi lain adalah emas, saham, atau reksadana.</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsipnya, semua produk investasi yang memiliki kemungkinan untuk bisa memberikan bunga atau naik nilai unitnya, sehingga bisa dipakai sebagai alternatif investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Tentu saja, setiap produk investasi memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri, serta risiko yang berbeda-beda.</p>
<p><strong>3. Proteksi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hal ketiga yang harus diperhatikan adalah apakah produk investasi Anda memiliki <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/" target="_self">proteksi</a>. Artinya, apabila terjadi sesuatu hal pada Anda (seperti kematian, kecelakaan, sakit dan semacamnya), maka produk investasi Anda bisa tetap memberikan hasil dan menguntungkan buat Anda. Nah disinilah Perannya Asuransi. Kalau Anda memilih Asuransi Pendidikan, maka proteksi sudah ada didalamnya, shingga Asuransi Pendidikan disebut sebagai rekening <em>All in One</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Proteksi di sini adalah bila terjadi sesuatu pada Anda, maka akan ada pihak ketiga yang akan tetap &#8216;menabung&#8217;-kan uang Rp 350 ribu, 500 ribu, atau 1 juta perbulan itu buat Putra/i tercinta, sehingga otomatis JAMINAN dana untuk pendidikan anak TETAP Tersedia.</p>
<p>Dan yang lebih penting adalah  jangan hanya sekedar menyisikan dana tanpa ada perhitungan sebelumnya, tetapi juga harus melihat besarnya dana yang dibutuhkan kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh sederhananya begini.  Anggap saja saat ini anak kita berusia 5 tahun. Kalau kita asumsikan uang masuk SMU saat ini adalah Rp. 5 juta, dan usia rata-rata anak yang masuk SMU adalah pada usia 15 tahun, pertannyaannya adalah, apakah nantinya akan membayar dengan jumlah yang sama ketika anak kita masuk ke SMU, sekitar 10 tahun kemudian? Tentu saja tidak bukan? Yang pasti, Biaya Pendidikan Anak tersebut pasti akan lebih mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana cara kita  memperkirakan jumlah biaya pendidikan Anak kelak kalau biaya pendidikan selalu naik dari tahun ke tahun? Kita bisa menggunakan asumsi tertentu dan kita dapat menjadikannya sebagai patokan untuk mempersiapkan dana Pendidikan Anak kita kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Misal setiap tahun biaya pendidikan akan naik sebesar 10% setiap tahun. Dengan demikian, kalau misalnya uang untuk masuk SMU pada saat ini adalah Rp. 5 juta, maka tahun berikutnya dapat diperkirakan bahwa uang tersebut akan menjadi Rp. 5,5 juta yang merupakan hasil perkalian dari Rp. 5 juta x 1,1.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan tahun kedua, tahun ketiga, dan tahun-tahun berikutnya? Cara menghitung seperti di atas dapat diulang seperti ini, Rp 5 juta x 1,1 x 1,1 untuk tahun kedua dan Rp 5 juta x 1,1 x 1,1 x 1,1 untuk tahun ketiga. Bagimana dengan 10 tahun kemudian? kalikan saja Rp. 5 juta  dengan (1,1) pangkat 10.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, bila ingin mempersiapkan Dana Pendidikan Anak, selain ke 3 faktor diatas juga harus memperhitungkan berapa Biaya Pendidikan Anak yang diperlukan kelak. Dengan demikian akan lebih mudah untuk mengatur strategi yang tepat agar kita siap bila waktunya tiba.</p>
<p style="text-align: justify;">Cita-cita Anak boleh menjulang tinggi, yang Penting Anda sebagai orang tua harus tahu kiat dan langkah untuk bisa membantu mewujudkan cita-cita anak, terutama dari sisi finansial.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan Syariah</a> bisa menjadi solusi untuk mempersiapkan Dana Pendidikan Buah Hati Anda</strong>.</p>
<p><strong>Salam Cerdas.</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt , N.Md</p>
<p>08122771607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merancang Masa Depan Cerah untuk Anak</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 22:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[biaya kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsumtif]]></category>
		<category><![CDATA[mempersiapkan dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan resiko]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pola hidup]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=817</guid>
		<description><![CDATA[Anak merupakan amanah dari Allah Swt. Mendidiknya merupakan bagian dari ibadah, meskipun bukan perkara yang mudah. Adalah impian setiap orang tua, ketika mampu memberikan pendidikan terbaik baik putra-putrinya. Namun kenyataannya sering berkata lain, sebagian besar orang tua tidak mampu merealisasikannya.
Mangapa hal ini bisa terjadi..? Ternyata yang menjadi penyebab utamanya adalah lemahnya perencanaan keuangan dan pengelolaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-819" title="belajar" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/belajar-300x225.jpg" alt="belajar" width="300" height="225" />Anak merupakan amanah dari Allah Swt. Mendidiknya merupakan bagian dari ibadah, meskipun bukan perkara yang mudah.</strong> Adalah impian setiap orang tua, ketika mampu memberikan pendidikan terbaik baik putra-putrinya. Namun kenyataannya sering berkata lain, sebagian besar orang tua tidak mampu merealisasikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mangapa hal ini bisa terjadi..? Ternyata yang menjadi penyebab utamanya adalah lemahnya <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/12/tua-kaya-raya-atau-sengsara-mana-pilihan-anda/" target="_self">perencanaan keuangan</a> dan pengelolaan resiko, seperti :</p>
<p>1) Pola hidup konsumtif</p>
<p>2) Pengelolaan pendapatan yang tidak tepat</p>
<p>3) Pola pikir masyarakat yang belum menempatkan asuransi sebagai kebutuhan, selain tabungan di bank.</p>
<p style="text-align: justify;">Mempersiapkan pendidikan anak-anak adalah kewajiban bagi setiap kita orang tua. Terkadang kita sering lupa bertanya pada diri sendiri apakah kita sudah mempersiapkan biaya, untuk membiayai pendidikan anak-anak kita kelak. Padahal dalam menyiapkan dana pendidikan anak, sebetulnya tidak hanya perlu diketahui tentang bagaimana menghitung anggaran untuk persiapan dana pendidikan mereka, tapi juga produk investasi apa yang sebaiknya dipilih. Sehingga pilihan atau cita-cita anak kita bisa terwujud untuk bisa sekolah ditempat yang mereka inginkan tanpa terkendala masalah biaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>, Anda tidak perlu khawatir akan nasib anak anda di masa yang akan datang. Tabungan anda terproteksi. Apabila terjadi sesuatu dengan diri anda, apakah itu sakit kritis, kecelakaan bahkan meninggal dunia, rencana anda menabung akan tetap di laksanakan. Karena Asuransi Pendidikan yang akan mengambil alih untuk menabungkan dana pendidikan untuk anak anda, sehingga rencana anda mengumpulkan uang untuk biaya kuliah anak anda akan tetap terlaksana sampai si anak berusia 18 Thn. <img class="alignright size-medium wp-image-820" title="Wisuda Sarjana" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/Wisuda-Sarjana-234x300.jpg" alt="Wisuda Sarjana" width="234" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Jika menurut anda pendidikan anak itu PENTING!! Maka janganlah ragu untuk menabung mulai dari sekarang, sebelum semuanya terlambat!! Ingat kita tidak tahu apa yang akan terjadi hari esok, setidaknya kita telah mempersiapkan sesuatu yang terbaik untuk buah hati kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat merencanakan dana pendidikan buah hati Anda</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber gambar : <a href="http://akantetapi.wordpress.com" target="_self">akantetapi.wordpress.com</a></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/08/merancang-masa-depan-cerah-untuk-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Pendidikan Anak selalu Naik, So What ?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 00:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[biaya sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah favorit]]></category>
		<category><![CDATA[uang pangkal]]></category>
		<category><![CDATA[uang spp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=777</guid>
		<description><![CDATA[Tepat pada hari ini, Senin 12 Juli 2010 merupakan hari pertama masuk sekolah. Saya ucapkan Selamat bagi anak-anak yang diterima disekolah favorit, dan Selamat buat orang tua yang telah memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya, lebih &#8211; lebih dalam mempersiapkan dana pendidikan.
Dan pertanyaannya apakah Biaya Pendidikan masih sama dengan tahun lalu, atau mengalami peningkatan? Apakah Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-778" title="42-15523356" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Masuk-Sekolah-300x200.jpg" alt="42-15523356" width="300" height="200" />Tepat pada hari ini, Senin 12 Juli 2010 merupakan hari pertama masuk sekolah</strong>. Saya ucapkan Selamat bagi anak-anak yang diterima disekolah favorit, dan Selamat buat orang tua yang telah memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya, lebih &#8211; lebih dalam mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">dana pendidikan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan pertanyaannya apakah Biaya Pendidikan masih sama dengan tahun lalu, atau mengalami peningkatan? Apakah Anda sebagai orang tua cukup mudah untuk membayar biaya sekolah, karena sudah mempersiapkannya sejak lama, ataukah Anda merasa kewalahan dalam membayar biasa sekolah, dimana harus pinjam tetangga, mertua atau bahkan menggadaikan emas / barang berharga yang Anda miliki? Hanya Anda sendirilah yang bisa menjawabnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Menjadi Orang Tua yang bertanggung jawab adalah sebuah pilihan. Salah satu kewajiban orang tua adalah menyediakan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/" target="_self">asuransi yang cukup buat pendidikan anak</a>, jadi siapkanlah sejak anak masih kecil agar menuai cukup besar di saat membutuhkan biaya pendidikan kelak.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pendidikan yang baik merupakan salah satu cara untuk mewujudkan anak yang soleh, anak yang mampu berbakti pada orang tua, dan tentunya mampu menjadikan anak mempunyai karakter yang nantinya akan menghantar kepada kesuksesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi Anda yang saat ini belum mempersiapkan dana pendidikan untuk Anda, silahkan jawab pertanyaan dibawah ini, sambil bayangkan buah hati Anda yang lucu, imut, bikin kangen, membuat Anda senantiasa tersenyum dan bikin Anda semangat untuk berkarya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Apakah Anda sebagai orang tua ingin memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak Anda ? Akan kuliah dimanakah anak Anda dan tahukah Anda berapa besar biaya pendidikan saat anak anda hendak kuliah ?  Tahukah anda berapa jumlah yang Anda harus sisihkan agar dapat menyekolahkan anak Anda ? Ketika terjadi sesuatu musibah terhadap Anda sehingga tidak dapat menabung lagi, apakah sudah diantisipasi ?</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong> Menabung atau berasuransi adalah sebuah kebutuhan, bukan merupakan paksaan</strong>.</p>
<p style="text-align: center;">Siapkan sejak dini biaya pendidikan buah hati Anda, agar Anda tidak perlu berhutang atau menggadaikan sesuatu dikemudian hari</p>
<p style="text-align: left;"><em>Sumber gambar : Randy Faris/Corbis</em></p>
<p style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-pendidikan/" target="_self">Salam Cerdas</a>.</strong></p>
<p style="text-align: left;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: left;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: left;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/12/biaya-pendidikan-anak-selalu-naik-so-what/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Wasiat Merancang Dana Pendidikan Secara Cerdas</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 22:30:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[agen asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pendidikan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[premi asuransi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[Sebentar lagi kita akan memasuki tahun ajaran baru. Dan pastinya Anda sebagai orang tua yang hendak menyekolahkan putra/i Anda akan dipusingkan dengan biaya pendidikan yang semakin mahal.
Ketika Anda sebagai orang tua tidak mempersiapkan Dana Pendidikan ini, pasti langkah yang paling mudah dilakukan  adalah pinjam sana-pinjam sini, atau bisa juga pergi ke pegadaian, karena pegadaian bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-732" title="Dunia Pendidikan" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/05/Dunia-Pendidikan.jpg" alt="Dunia Pendidikan" width="235" height="215" /><strong>Sebentar lagi kita akan memasuki tahun ajaran baru</strong>. Dan pastinya Anda sebagai orang tua yang hendak menyekolahkan putra/i Anda akan dipusingkan dengan biaya pendidikan yang semakin mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika Anda sebagai orang tua tidak mempersiapkan Dana Pendidikan ini, pasti langkah yang paling mudah dilakukan  adalah pinjam sana-pinjam sini, atau bisa juga pergi ke pegadaian, karena pegadaian bisa mengatasi masalah tanpa masalah. Betul kan? he he he, Walau sebenarnya Anda akan membuat masalah baru, dikarenakan Anda harus membayar bunga.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana sih, cara mengatur anggaran rumah tangga agar tujuan pendidikan anak tercapai tanpa mengganggu kebutuhan yang lainnya? Berikut ini <strong>7 Wasiat bagaimana merancang anggaran Dana Pendidikan Anak agar terwujud</strong> :</p>
<p style="text-align: justify;">1. Persiapkan Anggaran Sedini Mungkin. Jangan menunda mempersiapkan dana pendidikan anak. Jika Anda baru mulai menabung saat anak sudah berusia 6 tahun, maka Anda harus mengejar jumlah nominal yang cukup besar dibandingkan dengan Anda sudah mempersiapkan anggaran sejak si anak berusia 1 tahun. Selain itu, pasangan muda yang baru memiliki momongan jelas memiliki jangaka waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan dana pendidikan anak dibandingkan pasangan yang sudah mendekati masa pensiun.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Atur Jumlah Anggaran Pendidikan untuk Masing-masing Anak dalam Pos yang Berbeda. Jika Anda memiliki anak lebih dari satu, maka sebaiknya anggaran pendidikan dipisah untuk masing-masing anak. Pilihanya bisa mengikuti <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa Asuransi Pendidikan&#8230;? Karena untuk memproteksi biaya pendidikan anak Anda dari resiko kematian orang  tua atau ketidakmampuan orang tua mencari nafkah akibat cacat tetap total atau sakit kritis.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Realistis Dalam Merencanakan Anggaran. Hitung seberapa besar pendapatan Anda berdua dan coba bersikap realistis dalam merencakan anggaran pendidikan anak. Rancang anggaran pendidikan yang sesuai dengan kemampuan Anda dan sesuaikan dengan kebutuhan Dana Pendidikan yang hendak dicapai.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Tentukan Prioritas. Jika kebutuhan hidup sangat banyak dan sulit untuk menyisihkan dana pendidikan anak, berarti ini saatnya Anda berdua harus mulai mengatur prioritas hidup. Coba kurangi beberapa pos pengeluaran yang tidak terlalu penting, seperti makan di restoran atau belanja pakaian baru atau jalan-jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Alokasi Dana. Cukup sisihkan sebagaian penghasilan Anda dan pasangan setiap bulanya sehingga target menabung atau membayar asuransi bisa tercapai tanpa harus banyak mengorbankan kebutuhan lainnya. Idealnya adalah menyisihkan minimal 10% dari penghasilan Anda berdua per bulan untuk ditabung.</p>
<p style="text-align: justify;">6. Mintalah ilustrasi kepada <a href="http://www.asuransicerdas.com/about/" target="_self">Agen Asuransi Anda</a>, sehingga Anda mengetahui berapa besar premi asuransi yang seharusnya Anda bayar agar anak Anda bisa meneruskan pendidikan di sekolah dengan kualitas yang Anda inginkan dan memperoleh semua manfaat yang Anda butuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">7. Laksanakan Poin ke-1 sd poin ke-6 . Anda pasti akan memetik hasilnya kelak. <em><strong>DIJAMIN</strong></em>.</p>
<p style="text-align: center;">&#8220;<strong>Milikilah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan Anak</a>! Karena Anak Anda begitu berharga bagi Keluarga Anda</strong>&#8220;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt</p>
<p>Hp 08122771607</p>
<p>wiwitcerdas888@gmail.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/05/30/7-wasiat-merancang-dana-pendidikan-secara-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saya Sudah Punya Polis, Saya Tidak Butuh Asuransi lagi</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/04/05/saya-sudah-punya-polis-saya-tidak-butuh-asuransi-lagi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/04/05/saya-sudah-punya-polis-saya-tidak-butuh-asuransi-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 02:19:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[agen]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi penyakit kritis]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[polis asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[program asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[rencana keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=644</guid>
		<description><![CDATA[Pak Wiwit, saya sudah mempunyai Polis Asuransi, jadi mohon maaf saya tidak perlu mengambil asuransi lagi. Begitulah pernyataan dari beberapa orang yang saya temui dilapangan. Namun saya sangat senang sekali, karena mereka sudah mempunyai Polis Asuransi.
Saya sangat menghargai dan mengagumi Anda karena Faktanya sedikit sekali orang seperti Anda, dengan senang hati membeli asuransi. Anda adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-650" title="Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/04/Wiwit-Prayitno-S.Pt-N.Md-244x300.jpg" alt="Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md" width="244" height="300" />Pak Wiwit, saya sudah mempunyai Polis Asuransi, jadi mohon maaf saya tidak perlu mengambil asuransi lagi. Begitulah pernyataan dari beberapa orang yang saya temui dilapangan. Namun saya sangat senang sekali, karena mereka sudah mempunyai Polis Asuransi.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Saya sangat menghargai dan mengagumi Anda karena Faktanya sedikit sekali orang seperti Anda, dengan senang hati membeli asuransi. Anda adalah orang yang berjiwa luhur dan baik yang pernah saya temui</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tadi mengatakan telah memiliki Polis, bolehkah saya mengetahui alasan Anda membeli program asuransi tersebut? Berapa Premi yang Anda bayarkan setiap bulan atau setiap tahunnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah polis Asuransi yang telah Anda miliki sudah memenuhi keinginan dan kebutuhan Anda saat ini maupun masa yang akan datang Pak?</p>
<p style="text-align: justify;">Membangun sumber penghasilan di masa depan sama persis seperti membangun sebuah rumah. Bagian &#8211; bagian itu terdiri dari pondasi, dinding, plafon dan atap. Dan kalau boleh saya umpamakan bangunan tersebut sama seperti Polis Asuransi yang Anda miliki. Bagian atap adalah <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-dana-pensiun/" target="_self">rencana pensiun</a>, bagian plafon adalah <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-pendidikan/" target="_self">rencana pendidikan anak</a>, sedang bagian dindingnya adalah asuransi jiwa yang berfungsi sebagai penyangga, menjaga kelangsungan keluarga. Dan tentunya PONDASI adalah kekuatan bangunan sebenarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dapatkah Anda membayangkan sebuah rumah dibangun tanpa Pondasi yang kuat..? pastinya bisa roboh bila terjadi gempa atau angin puting beliung. Memang sangat baik sekali Anda telah memiliki asuransi pensiun, asuransi pendidikan, dan asuransi jiwa. Tetapi masalah besar akan terjadi jika Anda tidak memiliki Pondasi yang kokoh. Rumah yang Anda bangun akan roboh dalam waktu yang singkat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Apa yang akan terjadi jika tiba-tiba Anda mengalami kecelakaan sehingga Anda mengalami cacat total dan cacat tetap, sedang Anda tidak memiliki asuransi untuk cacat total ?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Apa yang akan terjadi, ketika dokter Anda mengatakan bahwa Anda terserang penyakit Jantung, Stroke, Gagal Ginjal atau Kanker, atau penyakit kritis lainnya, sedangkan Anda tidak mempunyai asuransi untuk penyakit kritisnya?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Dan Apa yang terjadi dengan tabungan Anda ketika Anda mengalami penyakit Kritis? Siapa yang Akan melanjutkan menabungnya?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Bagaimana Pula dengan Income yang seharusnya Anda dapatkan, kalau Anda juga tidak memiliki Proteksi Income?</span></p>
<p style="text-align: justify;">Yang terjadi pastinya bangunan rumah tersebut akan runtuh, dan keuangan masa depan akan menjadi terganggu. Rencana pensiun dan investasi Anda menjadi berantakan, rencana pendidikan anak menjadi tertunda. Sedang polis Asuransi Jiwa Anda tidak berguna karena Anda belum meninggal. Pembayaran asuransi Anda akan terhenti, tidak terbayar lagi. dan Akhirnya Rencana semuanya jadi berantakan, keuangan keluarga pun menjadi goncang.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Namun ada kabar baik, Anda tidak perlu gundah. Karena ada sebuah solusi untuk permasalah itu semua, yaitu rekening Smart Syariah. Dimana didalam satu rekening tersebut terdapat pula manfaat Asuransi Penyakit Kritis, Asuransi Kecelakaan dan Cacat Tetap, Pembayaran bebas Premi dan tentunya Asuransi <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/03/21/proteksi-income-untuk-kenyamanan-finansial-anda-keluarga/" target="_self">Proteksi Income</a>. Semuanya dalam satu rekening</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya senang sekali apabila saya juga dapat menjadi salah satu konsultan pribadi Anda, untuk membantu mengurus asuransi yang Anda beli dari agen lain. Apabila Agen tersebut berhalangan, Anda dapat menggunakan jasa saya secara cuma-cuma untuk membantu Anda. Lebih baik Anda mempunyai 2 atau 3 konsultan dari pada hanya memiliki satu orang saja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dan Selamat merencanakan keuangan Anda, dan KOKOHkan bangunan Anda untuk masa depan lebih baik.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno<strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/04/05/saya-sudah-punya-polis-saya-tidak-butuh-asuransi-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asuransi untuk Pendidikan Anak</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 01:05:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[pintar]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[universitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anak Anda cukup pintar untuk masuk ke Perguruan Tinggi, apakah Anda juga cukup pintar untuk menyediakan dananya?
Kalau  seseorang bertanya kepada anda, apakah investasi anda yang paling  berharga? Apakah investasi itu berupa emas, properti atau surat berharga? Investasi yang paling berharga adalah anak. Anak yang soleh,  pintar dan berbakti adalah idaman kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Jika Anak Anda cukup pintar untuk masuk ke Perguruan Tinggi, apakah Anda juga cukup pintar untuk menyediakan dananya?</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-636" title="education_plan" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/03/education_plan.jpg" alt="education_plan" width="250" height="200" />Kalau  seseorang bertanya kepada anda, apakah investasi anda yang paling  berharga? Apakah investasi itu berupa emas, properti atau surat berharga? <strong><em>Investasi yang paling berharga adalah anak</em>.</strong> Anak yang soleh,  pintar dan berbakti adalah idaman kita semua. Sebagai orang tua yang  baik, tentunya anda tidak mau jika cita-cita anak anda menggapai hari  esok yang lebih cerah tidak tercapai karena biaya yang tidak tersedia.  Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa biaya pendidikan semakin hari  menjadi semakin mahal. Semakin lengkap fasilitas pendidikan yang  tersedia, maka uang sekolahnya menjadi semakin mahal. Sementara itu  kemampuan  yang lebih adalah menjadi suatu keharusan bila anak ingin  berkompetisi di dunia kerja yang semakin kompetitif.</p>
<p style="text-align: justify;">Masuk universitas adalah hal penting, tetapi kuliah di jurusan pilihan  juga sangat penting bagi anak Anda. Mampu menyediakan dana untuk  membiayai pendidikan Anak di jurusan pilihannya adalah hal yang sangat  mengagumkan (bisanya anak akan belajar lebih baik lagi jika mereka  menyukai bidang pelajarannya).</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi  sebagai orang tua, apa yang harus kita lakukan dalam mempersiapkan dana  pendidikan anak? Solusinya adalah menabung sejak dini, tetapi kemudian  timbul banyak pertanyaan dibenak kita, antara lain menabung dimana,  berapa yang seharusnya ditabung perbulannya, apakah tabungan pendidikan  ini cukup ? Mengingat biaya pendidikan meningkat dengan cepat setiap  tahunnya.</p>
<p><strong>Membeli Asuransi Pendidikan Syariah<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saat  ini banyak sekali asuransi pendidikan yang dijual oleh <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/22/9-asuransi-terbaik-di-2009/" target="_self">perusahaan  asuransi</a>. Polis asuransi pendidikan ini tersedia dengan beberapa jenis  pembayaran premi dan nilai pertanggungan yang dapat disesuaikan dengan  kemampuan dan kebutuhan Anda. Biasanya polis asuransi pendidikan juga  memberikan manfaat perlindungan/proteksi atas tabungan pada Anak, ketika  orang tua Sakit Kritis, Cacat Tetap atau Meninggal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Berikut Contoh Ilustrasinya </strong>:</p>
<p>Peserta Utama    : Anak, Usia : 1 tahun dan Peserta Tambahan : Ortu, Usia : 34 tahun</p>
<p>Rencana Tabungan : Rp 1,000,000 per Bulan atau Rp 12 juta per Tahun.</p>
<p>Lama menabung    : 15 tahun.</p>
<p>Besar tabungan perbulan dan lamanya nabung bisa disesuaikan dengan kebutuhan.</p>
<p>Penarikan nilai tunai / tabungan bisa disesuaikan di tiap jenjang pendidikan.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Manfaat nilai Tunai (Asumsi pertumbuhan 15% pertahun) <img class="alignright size-medium wp-image-637" title="education plan 2" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/03/education-plan-2-300x175.jpg" alt="education plan 2" width="300" height="175" /><br />
</strong></p>
<p>Pada saat usia Anak 12 tahun  tersedia dana  : Rp  235.024.000</p>
<p>Pada saat usia Anak 15 tahun  tersedia dana  : Rp 390.636.000</p>
<p>Pada saat usia Anak 18 tahun  tersedia dana  : Rp 580.486.000</p>
<p style="text-align: justify;">(Ketika Anak berusia 18 tahun tersedia dana sebesar  Rp 580.486.000 jika sebelumnya belum pernah melakukan penarikan, dan pertumbuhannya rata-rata 15% pertahunnya).</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Manfaat Perlindungannya adalah :</strong></p>
<p><a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi/" target="_self">Manfaat perlindungan</a> ini diberikan tanpa mengurangi nilai tabungan</p>
<p style="text-align: justify;">1) Rawat Inap, yaitu : Ketika Peserta utama (Anak) menjalani Opname/rawat-Inap di Rumah Sakit, Perusahaan Asuransi ini akan Memberikan santunan sebesar Rp 1,000,000 per hari (Kamar Biasa) dan Rp 2,000,000 per hari (jika di ICU), Pembedahan Rp 2,500,000 sd Rp 10,000,000.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh : Anak kena diare dan  menjalani rawat inap selama 10 hari, maka Perusahaan Asuransi ini akan memberikan santunan sebesar 10 x Rp 1,000,000 = Rp 10,000,000 tanpa mengurangi jumlah tabungan yang sudah terbentuk.</p>
<p style="text-align: justify;">2) Jaminan Tersedianya Dana Pendidikan, yaitu Ketika Orang Tua  kurang beruntung, dimana Orang Tua mengalami sakit Kritis (misal Stroke, Kanker, Jantung, dll), Cacat Tetap atau Meninggal, maka NABUNGnya STOP, selanjutnya Perusahaan Asuransi ini yang akan meneruskan nabung sampai usia anak 25 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi misal Sakit Kritis terjadi pada orang tua, saat usia anak 8 tahun, maka pada saat itu Nabungnya STOP, selanjutnya Mulai usia 8 tahun sd usia 25 tahun Perusahaan Asuransi yang akan nabung sebesar Rp 1,000,000 per Bulan atau 12 juta pertahun ke dalam Rekening Anak di Perusahaan Asuransi ini. Dan bisa diambil sesuai  dengan kebutuhan.</p>
<p>Jadi misal terjadi suatu resiko pada orang tua, JAMINAN dana pendidikan akan senantiasa tersedia.</p>
<p style="text-align: justify;">3) Uang Pertanggungan, Ketika Terjadi Resiko Meninggal pada Anak, maka orang tua / ahli waris mendapat santunan dari Perusahaan Asuransi Rp 350 juta , ditambah nilai tabungan yang ada.</p>
<p>Demikian keuntungan yang akan Anda didapatkan ketika mempunyai Rekening Asuransi Pendidikan Syariah ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-638" title="Study" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/03/Study-300x197.jpg" alt="Study" width="300" height="197" />Persiapan  pendidikan anak dengan cara ini sesuai bagi mereka  menginginkan perlindungan  yang lengkap bagi keluarganya, dalam hal ini pendidikan anaknya. Selain itu dengan cara ini biasanya anda bisa disiplin dalam membayar  premi karena biasanya agent penjual akan mengingatkan anda kalau anda  belum membayar.</p>
<p style="text-align: justify;">Menyiapkan sedini mungkin untuk mempersiapkan Dana Pendidikan adalah solusi yang tepat bagi Anda untuk memulai menabung, sehingga Uang Anda akan terus bertambah.</p>
<p style="text-align: justify;">INGAT : <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a> Merupakan Kebutuhan yang Memiliki &#8220;Deadline&#8221; yang tidak bisa ditawar / ditunda seperti kebutuhan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, recanakan dana pendidikan buah hati Anda sekarang juga, dan segera Jalankan rencana Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/03/28/asuransi-untuk-pendidikan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Ya yang Cocok Untuk Anak Saya?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/02/04/apa-ya-yang-cocok-untuk-anak-saya/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/02/04/apa-ya-yang-cocok-untuk-anak-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 00:20:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kahlil gibran]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tunai]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=542</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda membaca dan menghayati Puisi Kahlil Gibran tentang Anak, yang berjudul Your Children Are Not Your Children. Puisi ini memiliki pesan moral yang sangat mendalam bagi orang tua, yaitu mengajarkan dan menyadarkan kepada para orang tua bahwa orang tua harus berlaku lebih bijak pada anak, dimana anak tidak boleh disetir sesuai kemauan orang tua, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pernahkah Anda membaca dan menghayati Puisi Kahlil Gibran tentang Anak, yang berjudul <em>Your Children Are Not Your Children</em>. Puisi ini memiliki pesan moral yang sangat mendalam bagi orang tua, yaitu mengajarkan dan menyadarkan kepada para orang tua bahwa orang tua harus berlaku lebih bijak pada anak, dimana anak tidak boleh disetir sesuai kemauan orang tua, apalagi dengan paksaan. Paling tidak, Anda sebagai orang tua memberikan ruang kebebasan bagi anak untuk menentukan nasibnya sendiri. Orang tua hanyalah sebagai fasilitator, untuk mewujudkan impian Anak-nnak Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><img class="alignleft size-full wp-image-544" title="child_education" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/02/child_education.jpg" alt="child_education" width="302" height="320" />Pertanyaan sekarang, bagaimana menjadi fasilitator yang ideal bagi Anak..? <strong>Salah satu caranya yaitu memberikan bekal pendidikan yang memadai</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, sadarkah Anda bahwa biaya pendidikan terus meningkat? Banyak sekali para orang tua yang kurang tanggap akan hal ini, maka dari itu mempersiapkan masa depan anak sedini mungkin agar impian dan cita-cita anak anda terpenuhi kelak, merupakan langkah bijak yang wajib diambil. Suatu kebanggaan bagi para orang tua apabila dapat mewujudkan cita-cita anaknya. Bukankah kesuksesan anak adalah kesuksesan Anda sebagai orang tua.</p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi bagaimana dengan para orang tua yang belum mampu mewujudkan impian dan cita-cita anaknya? terkadang anak-anak tidak bisa melanjutkan sekolah, atau pun kalau melanjutkan tidak sesuai dengan cita-cita anak , yang secara umum disebabkan hanya karena masalah biaya pendidikan yang mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, masalah biaya pendidikan yang mahal bisa Anda atasi. Kuncinya adalah mempersiapkan dana pendidikan untuk anak anda sejak dini. Dan hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan dana pendidikan adalah  besar tabungannya tidak boleh ala kadarnya, &#8220;<em>buat anak sendiri kok ala kadarnya</em>&#8220;, tanpa memperhatikan tujuan ataupun besar biaya yang akan dikeluarkan kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Resiko yang mungkin terjadi dalam perjalanan mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-pendidikan/" target="_self">dana pendidikan</a>, yang mungkin menimpa Anak  Anda, misal sakit dan harus menjalani rawat inap juga patut menjadikan pertimbangan.  Sehingga dana yang digunakan untuk Dana Pendidikan tidak terganggu. Apalagi jika terjadi sesuatu yang fatal pada orang tua (Ayah / Ibu) sebagai pencari nafkah, misalnya sakit kritis, cacat tetap atau bahkan meninggal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang ada kabar baik untuk Anda, yaitu telah hadir sebuah Rekening Asuransi yang cocok untuk Anak guna mempersiapkan dana pendidikan. <em><strong>Dimana dengan memiliki Asuransi Pendidikan ini, dana pendidikan untuk anak anda akan “Aman” dan pastinya “Senantiasa Tersedia” saat dibutuhkan</strong></em>. Kok bisa ya&#8230;? Tentu Bisa, karena dengan memiliki Asuransi Pendidikan ini anak akanmendapatkan Proteksi/Perlindungan berupa kesehatan dan Anda sebagai Orang Tua ketika mengalami suatu resiko (misalnya cacat tetap, sakit kritis atau pun meninggal), Maka Asuransi Pendidikan ini yang akan memberikan biaya pendidikan untuk Anda Anda sampai bisa mandiri.<img class="alignright size-full wp-image-545" title="Pendidikan anak" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/02/Pendidikan-anak.jpg" alt="Pendidikan anak" width="298" height="225" /></p>
<p><strong>Contoh kasus menabung di Asuransi Pendidikan</strong> :</p>
<p>Bayu (anak) usia : 2 tahun dan Pak Ali (ayah) usia : 33 tahun</p>
<p>Pak Ali mempunyai rencana menabung untuk Biaya Pendidikan dengan tabungan perbulan Rp 1 juta atau Rp 12 juta setahunnya. Pak Ali berencana menabung selama 15 tahun.</p>
<p><strong>Manfaat yang diperoleh dari Asuransi Pendidikan ini adalah</strong> :</p>
<p><strong>Nilai tunai (Dana untuk Pendidikan)</strong> :</p>
<p style="text-align: justify;">Pada saat usia Bayu 18 tahun (masuk kuliah) tersedia dana Rp 526.885.000,-  atau Setengah Milyard. Jadi Hanya dengan menabung Rp 1 juta setiap bulannya selama 15 tahun, dana bisa berkembang menjadi Setengah Milyard. Luar biasa bukan Asuransi Pendidikan ini.</p>
<p><strong>Manfaat Proteksi / Perlindungan </strong>(<em>diberikan TANPA mengurangi tabungan</em>) :</p>
<p style="text-align: justify;">1) Ketika dalam perjalanan menabung Bayu kurang beruntung misal sakit dan harus rawat inap, maka asuransi pendidikan ini akan memberikan santunan per hari sebesar Rp 1 juta. Jadi misal menjalani rawat inap selama 5 hari, maka asuransi pendidikan ini akan memberikan santunan sebesar 5 hari x Rp 1 juta = Rp 5 juta.</p>
<p>2) Manfaat uang pertanggungan, apabila tertanggung meninggal dunia, maka akan mendapat dana santunan (warisan) bagi keluarga yang ditinggalkan.</p>
<p style="text-align: justify;">3) Ketika terjadi resiko pada orang tua (Pak Ali) misalnya Cacat Tetap, Sakit Kritis atau bahkan pindah dunia maka selanjutnya Asuransi Pendidikan ini yang akan mengambil alih tabungan untuk Bayu, sampai dengan usia Bayu 25 tahun. Jadi dana pendidikan Bayu tetap tersedia.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi dapat disimpulkan, apapun resiko atau masalah yang terjadi, baik yang menimpa pada Anak atau Orang Tua, Dana Pendidikan akan senantiasa tersedia. Dan dengan memiliki Asuransi Pendidikan ini maka biaya pendidikan tidak lagi menjadi masalah. Apapun resiko yang ada didepan nantinya, Dana Pendidikan Anak tidak akan terganggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila anda ingin konsultasi atau mengetahui produk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a> ini lebih lanjut, silahkan hubungi Saya (Wiwit Prayitno) di <span style="color: #0000ff;">081 2277 1607</span> atau email : <span style="color: #0000ff;">wiwitcerdas888@gmail.com</span> atau <span style="color: #0000ff;">wiwit@asuransicerdas.co</span><span style="color: #0000ff;">m</span> atau  YM : <span style="color: #0000ff;">wiwit_gt888</span></p>
<p>Selamat merencanakan Dana Pendidikan untuk Buah Hati Anda</p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt , N.Md</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/02/04/apa-ya-yang-cocok-untuk-anak-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hal yang Harus Anda Hindari Saat Membeli Asuransi</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/01/19/hal-yang-harus-anda-hindari-saat-membeli-asuransi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/01/19/hal-yang-harus-anda-hindari-saat-membeli-asuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 02:02:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[agen asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[klaim]]></category>
		<category><![CDATA[membeli asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[polis asuransi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menjalani Profesi sebagai Agen asuransi, saya sering ketemu calon nasabah dan menemui hal-hal yang membuat saya tersenyum bercampur dengan rasa gemas. Dalam hati saya bertanya, &#8220;Kok bisa ya terjadi seperti ini, Anda membeli asuransi tapi tidak tahu yang Anda beli&#8221;. Berikut ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat membeli sebuah polis asuransi, agar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-523" title="mempelajari ilustrasi" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/01/mempelajari-ilustrasi-300x250.jpg" alt="mempelajari ilustrasi" width="300" height="250" /><strong>Dalam menjalani Profesi sebagai Agen asuransi</strong>, saya sering ketemu calon nasabah dan menemui hal-hal yang membuat saya tersenyum bercampur dengan rasa gemas. Dalam hati saya bertanya, &#8220;Kok bisa ya terjadi seperti ini, Anda membeli asuransi tapi tidak tahu yang Anda beli&#8221;. Berikut ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat membeli sebuah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/11/10/perlunya-asuransi-pendidikan-untuk-si-buah-hati/" target="_blank">polis asuransi</a>, agar nantinya Anda tidak Kecewa dengan asuransi yang Anda beli dan tentunya yang Anda beli sesuai dengan  harapan dan kebutuhan Anda.</p>
<p><strong>1) Membeli asuransi tanpa mengetahui ilustrasi (manfaat/benefit) asuransi tersebut.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya sudah 1 bulan ini ikut asuransi pendidikan untuk anak saya tapi belum tahu ilustrasinya saya minta bapak kirimkan ilutrasinya, data saya adalah tagal lahir saya 14 Sept 1975 anak saya tanggal lahirnya 12 agust 2003 premi saya Rp 500 rb/bln&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan sampai kejadian seperti diatas terulang pada diri Anda. Misal mendapatkan agen yg baik sih ga&#8217; masalah. Tapi kalau Agen yg tidak bertanggung jawab bisa berabe. So sebaiknya Anda harus tahu ilustrasi tersebut dan mempelajari terlebih dahulu isi dari ilustrasi. Karena didalam ilustrasi tersebut memuat manfaat apa yang akan Anda terima dan kewajiban apa yang harus Anda tunaikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Manfaatkan waktu dengan baik untuk mempelajari isi ilustrasi tersebut, tanyakan saja apa yang belum Anda pahami. Karena Anda berhak untuk mengetahui secara detailnya. Nah setelah Anda mengetahui semuanya, dan apa yang Anda butuhkan sudah sesuai dengan asuransi yang akan Anda beli maka sudah saatnya Anda membeli asuransi tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, saran saya teliti dan pahami dulu sebelum membeli asuransi, tanyakan yang belum tahu. Sehingga waktu membeli Asuransi Anda tahu manfaat, kewajiban dan hak yg akan Anda dapatkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Membeli karena yang menjual (Agen) adalah teman , saudara atau tetangga Anda<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan saya menemui calon nasabah membeli asuransi karena hal tersebut, karena temanlah, saudara atau tetangga.  Dan hanya didasari hal tersebut, banyak nasabah asuransi yang akhirnya memble.</p>
<p style="text-align: justify;">Asuransi adalah sebuah kontrak jangka panjang. Oleh karena itu belilah dari Agen yang mempunyai kopetensi untuk menjualnya atau profesional, bukan membeli karena Agen tersebut saudara, teman atau tetangga. Salah satu ciri Agen yang profesional adalah mampu memberikan jawaban atas pertanyaan Anda, mampu memberikan solusi atas permasalahan Anda (financial), dan memberikan penjelasan secara transparan tentang asuransi yang hendak Anda beli.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan mengunjungi web ini, berarti Anda sudah menemui <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/11/20/nasabahku-alhamdulillah-ada-di-seantero-indonesia/" target="_blank">salah satu Agen</a> yang mempunyai kopetensi untuk Anda jadikan sebagai Agen dan pendamping Polis Asuransi Anda. Anda pingin dibuatin ilustrasi, bertanya tentang asuransi syariah, pendidikan dan dana pensiun atau bagaimana cara klaim, silahkan aja send email ke : wiwitcerdas888@gmail.com atau wiwit@asuransicerdas.com , bisa juga call/sms ke : 081 2277 1607.</p>
<p style="text-align: justify;">Singkatnya, ketika Anda mau <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-syariah/" target="_blank">membeli asuransi</a>, selain Anda juga harus memperhatikan reputasi perusahaan asuransinya, Anda juga harus bersedia meluangkan waktu untuk mempelajarinya, dan bertanya kepada Agen Anda. Dengan demikian  Anda akan memiliki asuransi sesuai yang Anda butuhkan, sehingga risiko kesalahpahaman bisa dikurangi serendah mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/01/19/hal-yang-harus-anda-hindari-saat-membeli-asuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asuransi Pendidikan Semakin Variatif</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2009/11/24/asuransi-pendidikan-semakin-variatif/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2009/11/24/asuransi-pendidikan-semakin-variatif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 16:34:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[ASURANSI pendidikan merupakan salah satu jenis asuransi jiwa yang mengandung unsur investasi, yakni pada tahapan-tahapan pendidikan anak, maka ada sejumlah nilai tunai yang bisa diambil untuk membayar biaya pendidikan anak. Karena itu, biasanya nilai tunai pada asuransi pendidikan hanya bisa diambil pada saat tahapan pendidikan anak jatuh tempo. Misalnya saat akan membayar uang pangkal masuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-470" title="DSC01797" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2009/11/DSC01797-300x225.jpg" alt="DSC01797" width="240" height="180" />ASURANSI pendidikan merupakan salah satu jenis asuransi jiwa yang mengandung unsur investasi</strong>, yakni pada tahapan-tahapan pendidikan anak, maka ada sejumlah nilai tunai yang bisa diambil untuk membayar biaya pendidikan anak. Karena itu, biasanya nilai tunai pada asuransi pendidikan hanya bisa diambil pada saat tahapan pendidikan anak jatuh tempo. Misalnya saat akan membayar uang pangkal masuk sekolah SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, perkembangan selanjutnya produk asuransi pendidikan menjadi lebih variatif. Nilai tunai tidak hanya bisa diambil pada saat tahapan pendidikan saja, tetapi juga pada waktu lain. Hal ini memang dimungkinkan hanya jika nilai tunainya sudah muncul. Karena itu jika kembali ke konsep awal, nilai tunai memang bisa diambil jika memang sudah ada bagian dari premi asuransi yang diinvestasikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Steven Juwono menjelaskan, asuransi pendidikan merupakan sebuah produk asuransi. Sejak dua hingga tiga tahun belakangan produk ini cukup populer di tengah masyarakat. Hal itu seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat atas pendidikan.</p>
<p>Pada saat ini setidaknya ada tiga hal utama yang menyebabkan masyarakat menjadikan asuransi sebagai instrumen investasi, yakni kesehatan, pendidikan, dan pensiun. Alasan kesehatan masih menjadi hal utama bagi masyarakat yang hendak berasuransi. Namun, pada masa mendatang tidak menutup kemungkinan alasan pendidikan menjadi hal utama bagi masyarakat untuk memegang polis asuransi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, perusahaan asuransi yang memiliki produk asuransi pendidikan, juga semakin bersemangat mempromosikan produk-produknya. Tampaknya, perusahaan asuransi melihat peluang untuk &#8220;menjual&#8221; produk asuransi pendidikan semakin besar. &#8220;Khususnya di kalangan masyarakat menengah,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menjelaskan, masyarakat menengah menjadi pasar potensial. Sebab, masyarakat menengah semakin menyadari pentingnya arti pendidikan bagi anak-anak. Di sisi lain, mereka juga menyadari akan semakin beratnya biaya pendidikan pada masa mendatang. Karena itulah, asuransi pendidikan menjadi alternatif bagi masyarakat menengah untuk membiayai pendidikan anak-anaknya pada masa depan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengamat asuransi Herris B Simandjuntak menjelaskan, perkembangan asuransi pendidikan tentunya akan sesuai dengan perkembangan pendidikan itu sendiri. &#8220;Semakin tumbuh pendidikan di Indonesia, maka asuransi pendidikan juga akan seperti itu,&#8221; sebut mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menjelaskan, biaya pendidikan yang terus meningkat membuat masyarakat mencari alternatif pembiayaan bagi pendidikan anak-anaknya pada masa mendatang. Walaupun tidak menutupi semua kebutuhan biaya pendidikan, dengan adanya asuransi pendidikan masyarakat akan terbantu.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah sebabnya sebagian besar masyarakat yang memiliki polis asuransi pendidikan menyamakan jatuh tempo pembayaran sesuai dengan jenjang pendidikan anak, yakni saat masuk SD, masuk SMP, masuk SMA atau masuk perguruan tinggi. Sebab, ketika anak-anak kejenjang sekolah yang lebih tinggi, masyarakat harus menyiapkan dana besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menjadi peserta asuransi pendidikan sama saja membuat orangtua lebih memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Tidak selamanya orangtua bisa membiayai pendidikan anak-anak. Apalagi tidak seorang pun yang bisa meramalkan masa depan akan seperti apa. Asuransi pendidikan bisa menjadi alternatif bagi orangtua yang ingin menjamin masa depan anak-anaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di luar negeri, dia menyebutkan, pertumbuhan asuransi pendidikan sudah tidak terlalu besar. Ini karena masyarakat luar negeri sudah menjadikan asuransi sebagai bagian dari kebutuhan wajib. &#8220;Sejak jauh-jauh hari, mereka telah memikirkan kebutuhan masa depan.Kalau kita kan masih belum seperti itu,&#8221; sebutnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sementara praktisi asuransi Wiwit Prayitno mengatakan,</strong> asuransi pendidikan semakin diminati masyarakat dibandingkan asuransi pensiun. Diperkirakan, sejak dua tahun terakhir nilai premi asuransi syariah di Indonesia lebih dari 50 persen. Tidak menutup kemungkinan pada tahun-tahun mendatang persentasenya semakin besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini membuktikan masyarakat semakin melek pendidikan. Walaupun sebenarnya mereka mengetahui kalau nilai asuransi pendidikan yang diikuti masyarakat jumlahnya tidak sebesar biaya pendidikan. Tapi, setidaknya masyarakat sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menutupi biaya pendidikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun dia mengakui, perusahaan asuransi harus giat menyosialisasikan produknya sehingga masyarakat semakin mengenal produk-produk asuransi pendidikan. Dengan semakin gencarnya sosialisasi dan manfaatnya, dia berkeyakinan, masyarakat akan semakin banyak ikut asuransi pendidikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Asuransi pendidikan biasanya memberikan kepastian dalam hal jumlah. Artinya, masyarakat dijanjikan pada tahun-tahun tertentu dan diberi sejumlah dana yang telah dijanjikan. Misalnya, dengan membayar premi dalam jumlah tertentu, bisa bulanan atau tahunan. Selain itu diberikan janji akan mendapatkan sejumlah dana yang biasanya disesuaikan dengan jenjang pendidikan mereka seperti TK, SD, dan seterusnya. Sebagai investasi, asuransi ini akan mengelola dan menginvestasikan sebagian premi yang dibayarkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : <a href="http://lifestyle.okezone.com/konsultasi/read/2009/11/23/196/278176/asuransi-pendidikan-semakin-variatif" target="_self">okezone.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2009/11/24/asuransi-pendidikan-semakin-variatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
