<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asuransicerdas.com &#187; Perencana Keuangan</title>
	<atom:link href="http://www.asuransicerdas.com/category/perencana-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asuransicerdas.com</link>
	<description>Memilih produk asuransi secara cerdas !</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 09:27:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perencanaan Pengeluaran</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/11/07/perencanaan-pengeluaran/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/11/07/perencanaan-pengeluaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2011 03:50:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan pengeluaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=998</guid>
		<description><![CDATA[Penganggaran atau perencanaan pengeluaran sangat penting untuk kesuksesan sebuah perencanaan keuangan. Penganggaran mencerminkan apa yang ingin dicapai dalam pengeluaran dan investasi yang bisa dilakukan untuk menapaki tujuan di masa depan. Jika dibiasakan untuk mengelola keuangan secara bijaksana, maka sebuah anggaran dapat membantu untuk mencapai tujuan keuangan yang telah direncanakan.
Anda tidak akan pernah menjadi kaya jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-1000" title="Pengeluaran" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/11/Pengeluaran.gif" alt="Pengeluaran" width="288" height="293" />Penganggaran atau perencanaan pengeluaran sangat penting untuk kesuksesan sebuah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2011/09/07/investasi-atau-gengsi-pilih-mana/" target="_blank">perencanaan keuangan</a></strong>. Penganggaran mencerminkan apa yang ingin dicapai dalam pengeluaran dan investasi yang bisa dilakukan untuk menapaki tujuan di masa depan. Jika dibiasakan untuk mengelola keuangan secara bijaksana, maka sebuah anggaran dapat membantu untuk mencapai tujuan keuangan yang telah direncanakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tidak akan pernah menjadi kaya jika termasuk satu diantara sekian banyak orang yang berpikir bahwa mereka dapat mengeluarkan uang sepanjang masih tersisa lembaran dalam dompet mereka atau masih berpikir bahwa kartu kredit dapat menjadi &#8220;penyelamat&#8221; diakhir bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Anggaran haruslah realistis. Penghasilan yg kita terima, seperti gaji, hasil dari investasi atau dana pensiun, dapat berasal dari sumber yang berbeda. Jika Anda punya kartu kredit, jangan sekali-kali kartu kredit itu dijadikan sebagai &#8220;penghasilan tambahan&#8221;. Pengeluaran seharusnya tetap dibiayai oleh penghasilan yang tetap.</p>
<p style="text-align: justify;">Mempersiapkan sebuah anggaran akan menunjukkan bagaimana Anda mendapatkan gambaran langsung berapa banyak uang yang dibutuhkan setiap bulan atau tahunnya.  Penganggaran sebaiknya dilakukan setiap bulanan, karena angka yang didapat bisa lebih tepat dan akurat sehingga dapat dimonitor dan diambil tindakan yg cepat apabila dibutuhkan perubahan. Dan anggaran harus juga dievaluasi secara berkala. Apakah penghasilan kurang mencukupi atau tidak seperti yang diharapkan atau malah lebih besar..? dan Mengapa..?</p>
<p style="text-align: justify;">Jika penghasilan (apabila dirasa masih kurang), maka sebaiknya menambah aktifitas kerja yang menambah penghasilan. Salah satunya bisa menjadi Agen Asuransi. Dan Kadang, Masalah Keuangan bukan terletak di Pengeluaran yang terlalu besar, tapi Penghasilan yang TERLALU KECIL.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keuntungan yang bisa Anda peroleh ketika melakukan Perencanaan Pengeluaran adalah </strong>:</p>
<p style="text-align: justify;">1) Membantu menemukan tujuan pribadi atau tujuan keuangan.</p>
<p style="text-align: justify;">2) Membantu menahan laju &#8220;kenaikan gaya hidup&#8221; agar tidak melebihi kenaikan penghasilan.</p>
<p style="text-align: justify;">3) Membantu mengontrol pengeluaran &amp; membantu pengeluaran mana yang dapat dikurangi secara efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">4) Memungkinkan unt pembayaran pengeluaran dan kewajiban tepat waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">5) Menjamin pengeluaran dalam batas yang telah ditetapkan &amp; memudahkan menata jadwal pembelian aset (mobil atau rumah).</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat melakukan Perencanaan Pengeluaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber </strong>: Disadur dari buku &#8220;Fiqih Perencanaan Keuangan Syariah&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt ., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/11/07/perencanaan-pengeluaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Investasi atau Gengsi, pilih mana ?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/09/07/investasi-atau-gengsi-pilih-mana/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/09/07/investasi-atau-gengsi-pilih-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 01:19:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gengsi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=990</guid>
		<description><![CDATA[Lebaran kemarin saya bertemu dengan sahabat lama saya Basori. Pada tahun 90-an dia menjadi buruh panggul di gudang-gudang yang ada di Bandar Lampung. Bayaran yang diterimanya antara Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu per hari. Namun sering juga ia tidak memperoleh bayaran karena tidak ada barang yang harus dipanggul.
Saat orang tuanya meninggal ia mendapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-991" title="Investasi" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/09/Investasi-300x198.jpg" alt="Investasi" width="300" height="198" />Lebaran kemarin saya bertemu dengan sahabat lama saya Basori. Pada tahun 90-an dia menjadi buruh panggul di gudang-gudang yang ada di Bandar Lampung. Bayaran yang diterimanya antara Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu per hari. Namun sering juga ia tidak memperoleh bayaran karena tidak ada barang yang harus dipanggul.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat orang tuanya meninggal ia mendapat warisan sawah dan kebun. Ia olah sawah dan kebun itu dengan sungguh-sungguh, dan hanya sekali-kali menjadi buruh sekadar untuk mendapat uang tunai. Suatu saat hasil kebunnya lumayan, saat itulah ia dihadapkan pada pilihan: membeli sepeda motor yang ketika itu sedang trendi atau membeli sapi yang bisa beranak pinak.</p>
<p style="text-align: justify;">Saudara dan teman-temannya di kampung itu berkata, “Gengsi (malu) lagi gak punya motor…” Tetapi Basori “melawan arus” pendapat di kampungnya, ia membeli sapi bukan sepeda motor. Untuk keperluan transportasi dia menggunakan sepeda tuanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasilnya, sapinya terus berkembang biak. Dari hasil ternak sapi inilah akhirnya Basori bisa membeli tiga sepeda motor buat dirinya dan keluarganya. Sementara teman-temannya yang dulu memilih membeli sepeda motor, sekarang harus menjualnya untuk menutupi berbagai kebutuhan hidupnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita belajar satu hal dari Basori, saat memiliki uang berlebih gunakanlah untuk sesuatu yang bisa menghasilkan atau berkembang biak bukan untuk sesuatu yang menambah pengeluaran. Bila kita membelanjakan sesuatu demi gengsi dalam jangka panjang kita yang rugi. Sebaliknya, bila kita gunakan untuk investasi maka gengsi akan mendatangi kita di kemudian hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihan antara investasi dan gengsi bukan hanya terjadi di kampung Basori. Akan tetapi itu terjadi juga disekitar kehidupan kita. Betapa banyak orang yang rela menggunakan dana pinjaman hanya sekadar untuk memperbaiki penampilan demi gengsi. Namun, banyak juga yang hidupnya tetap sederhana dan menggunakan dananya untuk memperbesar atau memperbanyak investasinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang pasti, <span style="color: #0000ff;">gengsi menjadikan banyak orang hidupnya merana sedangkan investasi menjadikan kehidupan kita semakin lama semakin bergengsi. So, mari kita berinvestasi dan kuburlah gengsi!</span></p>
<p><strong>Salam SuksesMulia</strong>!</p>
<p>Oleh Jamil Azzaini, Anda bisa kunjungi webnya di : <a href="http://www.jamilazzaini.com/" target="_blank">www.jamilazzaini.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/09/07/investasi-atau-gengsi-pilih-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaya dengan Berasuransi</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/06/12/kaya-dengan-berasuransi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/06/12/kaya-dengan-berasuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2011 22:27:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[hari tua]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan finansial]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=980</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian besar orang bekerja seumur hidup tanpa melakukan perencanaan keuangan untuk hari tua, dan di hari tua mereka tidak memiliki apa-apa. Sebagian menabung, tapi karena bunga bank sangat kecil, dan uang yang masuk di bank akan tergerus oleh inflasi. Dan hanya sebagian kecil saja orang yang berusaha mencapai kebebasan finansial dengan melakukan investasi dan berasuransi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-982" title="Sukses Finansial" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/06/Sukses-Finansial.jpg" alt="Sukses Finansial" width="300" height="198" /><strong>Sebagian besar orang bekerja seumur hidup tanpa melakukan perencanaan keuangan untuk hari tua, dan di hari tua mereka tidak memiliki apa-apa</strong>. Sebagian menabung, tapi karena bunga bank sangat kecil, dan uang yang masuk di bank akan tergerus oleh inflasi. Dan hanya sebagian kecil saja orang yang berusaha mencapai kebebasan finansial dengan melakukan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2011/05/29/memilih-berani-untuk-berasuransi-dan-berinvestasi/" target="_self">investasi dan berasuransi </a>semenjak dini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini bukan hanya sekedar mimpi dan bukan harapan belaka. Kalau Anda sudah berpikir-pikir soal investasi dan asuransi, itu pertanda bahwa Anda tak ingin kekurangan sesuatu apapun di masa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pasalnya, masih banyak orang yang bangga atas kekayaanya hari ini saja, sementara untuk masa depanya ia hanya berharap semata-mata dari pendapatan bulan depan. Bagaimana mereka bisa berkipas-kipas menikmati masa depan tanpa stres?</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, masih banyak orang berfikir tentang bagaimana bisa bekerja selama mungkin untuk mengumpulkan uang sebanyak mungkin. Dalam benak mereka masih terpikir tentang masa pensiun yang tenang dan mapan penuh jaminan adalah tabungan hasil kerja sekian puluh tahun dan uang pensiun dari perusahaan tempat bekerja mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Anda juga demikian..? masih mengharapkan kebaikan hati perusahaan tempat Anda bekerja, untuk memberikan jaminan pensiun yang memadai..?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya rasa Anda orang yang cukup realistis, Jadi lebih baik Anda merencanakan masa depan Anda dengan berinvestasi dan berasuransi. Karena dengan berinvestasi dan berasuransi merupakan cara yang tepat untuk mencapai harapan Tua Kaya Raya dan Sejahtera.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, semua keputusan ada di tangan Anda. Prinsipnya sederhana saja “<a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/08/perencanaan-cerdas-menuju-kesejahteraan-finansial/" target="_self">Tua Kaya Raya dan Sejahtera</a>” akan tercipta berkat satu langkah yang tidak bisa diabaikan, dan yang perlu Anda lakukan sekarang, saat ini juga adalah Investasi dan Berasuransi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607 , email : wiwitcerdas888@gmail.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/06/12/kaya-dengan-berasuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cerdas Habiskan Gaji atau Komisi Anda</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 03:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Dana Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[cara cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[keberlimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[komisi]]></category>
		<category><![CDATA[langkah cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tips cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.
Banyak diantara kita yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-948" title="Gaji" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/03/Gaji-300x232.jpg" alt="Gaji" width="300" height="232" />Menghabiskan Gaji atau Komisi yang sudah kita terima memang memiliki rasa tersendiri, yaitu PUAS</strong>. Meskipun ujung-ujungnya di tanggal-tanggal tua harus mengencangkan ikat pinggang, hutang sana-sini, atau bahkan harus gesek kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan. Itulah salah satu sifat yg dimiliki kebanyakan orang, dan saya berharap itu bukan Anda, pembaca artikel ini tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak diantara kita yang punya penghasilan 18 koma, maksudnya setelah tanggal 18 langsung koma&#8230; he he he. Hal ini dikarenakan cara menghabis kan gaji atau komisi yang kurang cerdas. Pada akhirnya tabungan di rekening pun sama sekali ga ada. Entah lari kemana penghasilan yang sudah diperoleh pun tak tahu kemana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Namun Anda tidak perlu khawatir, disini akan saya paparkan bagaimana langkah Cerdas untuk menghabiskan Gaji atau Komisi Anda, sehingga rasa kekhawatiran Anda akan masa depan yg cemerlang menjadi hilang</span></strong>. Rekening Tabungan Anda pun semakin bertambah, Investasi semakin bertumbuh, dan Perlindungan kesehatan untuk orang-orang yang Anda cintai pun akan terjamin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya uang memang sengaja diciptakan untuk digunakan, dan dihabiskan, bukan untuk disisakan. Betul bukan..? Nah lu..!</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Cara menghabiskan Duit atau Uang atau Penghasilan adalah :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Habiskan sebagian Uang Anda buat Zakat, Infaq dan Sedekah</strong>. Hal ini akan membuat Anda semakin bersyukur dan membuat Anda akan menjadi orang kaya dan berlimpah. Dan tentunya dengan cara ini, Anda akan mendapat manfaatnya, antara lain : melipatgandakan rezeki, memudahkan urusan, memelihara kesehatan dan menolak bala. Dahsyat sekali bukan dampaknya..?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Habiskan sebagian lagi Uang Anda untuk menunaikan kewajiban, yaitu bayar hutang-hutang Anda</strong>. Ingat ! Ketika Anda tidak melunasinya, maka bunga akan menjadi beban buat Anda. Apa lagi Anda hutangnya tanpa agunan, atau hutang kartu kredit atau hutang melalui Bang Plecit (baca : Renternir) pasti deh , begitu Anda menunggak hutang, saya jamin hutang Anda gak akan pernah lunas &#8230; he he he. So Lunasi hutang Anda secepatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Habiskan sebagian Duit Anda untuk membeli Investasi</strong>, seperti <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/09/19/rencanakan-kesejahteraan-masa-pensiun-anda-dari-sekarang/" target="_self">Asuransi Dana Pensiun</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2011/02/06/biaya-pendidikan-makin-tinggi-siasati-dengan-asuransi-pendidikan/" target="_self">Asuransi Pendidikan</a>, Asuransi Kesehatan dan lainnya. Saya garansi deh, ketika Anda menghabiskan duit Anda untuk ini, Hari Tua Anda akan berkelimpahan dan pastinya akan Pensiun Kaya Raya. Pendidikan buah hati pun akan terjamin, karena adanya biaya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4) Setelah point 1 sd 3 dilakukan, langkah terakhir menghabiskan uang Anda seluruhnya untuk kebutuhanmu, sesukamu dan sepuas-puasnya</strong>, jangan sampai tersisa. Dengan begini Anda Puas tanpa Sakit hati. Anda pun bebas dari hutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, JANGAN Sisakan Gaji atau Komisi Anda. Habiskan dengan cara Cerdas di jalan yang benar nan halal, dengan hati gembira. Niscaya kesuksesan finansial ada di tangan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat menghabiskan Gaji dan Komisi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/27/cara-cerdas-habiskan-gaji-atau-komisi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tipe Manusia Berdasarkan Horizon Keuangannya</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 09:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[biaya pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=940</guid>
		<description><![CDATA[Dilihat dari horizonnya dalam mengelola keuangan, kita bisa golongkan manusia menjadi 3 kategori. Yaitu mereka yang hidupnya untuk masa lalu, mereka yang hidup untuk masa kini, dan mereka yang hidup untuk masa depan.
1) Orang yang hidupnya untuk masa lalu adalah mereka yang kerjanya sekarang, dapat gajinya sekarang, tapi gajinya tersebut sebagian besar habis untuk membayar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-942" title="Wiwit &amp; LA Team" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2011/03/Wiwit-LA-Team-300x224.jpg" alt="Wiwit &amp; LA Team" width="300" height="224" />Dilihat dari horizonnya dalam mengelola keuangan, kita bisa golongkan manusia menjadi 3 kategori</strong>. Yaitu mereka yang hidupnya untuk masa lalu, mereka yang hidup untuk masa kini, dan mereka yang hidup untuk masa depan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1) Orang yang hidupnya untuk masa lalu</strong> adalah mereka yang kerjanya sekarang, dapat gajinya sekarang, tapi gajinya tersebut sebagian besar habis untuk membayar pengeluarannya di masa lalu (hutang). Ia menggadaikan penghasilannya di masa depan untuk memenuhi kebutuhannya sekarang, karena penghasilannya yang sekarang ini sudah dihabiskannya di masa lalu sebelum penghasilan itu sendiri diterima. Orang seperti ini selalu menengok ke belakang dan sulit memandang ke depan karena dikejar-kejar oleh bayangan hutangnya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2) Orang yang hidupnya untuk masa kini</strong>, adalah mereka yang bekerja sekarang, mendapatkan hasil sekarang, dan dihabiskan sekarang juga. Gajinya bulan ini habis untuk keperluannya bulan ini juga. Gajinya bulan depan, habis untuk keperluan bulan itu juga. Pekerjaan utama orang seperti ini adalah menunggu dari tanggal gajian ke tanggal gajian berikutnya. Motivasinya adalah mencari uang secepat dan sebesar mungkin agar bisa sesegera mungkin dan sebanyak mungkin belanja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3) Orang yang hidupnya untuk masa depan</strong>. Yaitu bekerja sekarang, dan mengalokasikan sebagian penghasilan yang terima sekarang untuk keperluan di masa depan. Pandangannya jauh ke depan, hanya sesekali saja menengok spion dan toleh kanan-kiri untuk evaluasi. Visioner dengan kondisi keuangannya di masa depan, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/08/15/langkah-cerdas-pengelolaan-dana-pendidikan/" target="_self">untuk pendidikan anak-anak</a>, <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi-dana-pensiun/" target="_self">untuk pensiunnya</a> dan keperluan lainnya di masa depan sudah direncanakan dan disiapkan sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena tak mungkin bekerja selamanya, tapi kita tetap perlu berpenghasilan selamanya.<span style="color: #ff0000;"> <strong>Maka pastikan, pekerjaan yang kita lakukan sekarang, penghasilan yang kita terima sekarang, sebagiannya adalah untuk masa-masa ketika sudah tak lagi bisa bekerja, namun tetap berpenghasilan</strong>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><span style="color: #000000;">Oleh : <strong>Ahmad Ghozali</strong> , bisa dikunjungi di </span></span><a href="http://ahmadgozali.com" target="_self">http://ahmadgozali.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2011/03/20/tipe-manusia-berdasarkan-horizon-keuangannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Semua Orang Memerlukan Asuransi</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/28/tidak-semua-orang-memerlukan-asuransi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/28/tidak-semua-orang-memerlukan-asuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2010 15:18:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[agen]]></category>
		<category><![CDATA[agen asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[biaya perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[dana cadangan]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[polis asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=885</guid>
		<description><![CDATA[Asuransi, bagi sebagian orang Asuransi merupakan sebuah rekening yang sangat membantu, bagi sebagian lainnya dirasa tidak penting, bahkan dijauhi. Benarkan demikian..?
Kabar baiknya, Memang tidak semua orang memerlukan Asuransi. Lho kok bisa..? Bisa sekali, Anda termasuk orang yang tidak memerlukan Asuransi lagi asalkan:
1. Sudah mempunyai dana yang cukup kalau sampai  Anda, Istri dan buah hati Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-889" title="Niken" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/11/Niken-201x300.jpg" alt="Niken" width="201" height="300" /><strong>Asuransi, bagi sebagian orang Asuransi merupakan sebuah rekening yang sangat membantu, bagi sebagian lainnya dirasa tidak penting, bahkan dijauhi</strong>. Benarkan demikian..?</p>
<p style="text-align: justify;">Kabar baiknya, Memang tidak semua orang memerlukan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/" target="_self">Asuransi</a>. Lho kok bisa..? Bisa sekali, Anda termasuk orang yang tidak memerlukan Asuransi lagi asalkan:</p>
<p><strong>1. Sudah mempunyai dana yang cukup kalau sampai  Anda, Istri dan buah hati Anda Jatuh sakit</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau Anda termasuk orang yang berdisiplin menyisihkan  dana untuk keadaan tidak terduga, seperti sakit dan membutuhkan biaya yang cukup banyak, maka anda tidak perlu punya asuransi lagi. Karena Anda sudah mempersiapkan sejak awal.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda dalam kondisi seperti ini, maka tidak perlu punya asuransi, kalau sakit tinggal habisin aja uang yang sudah dikumpul. Paling yang disesalin nantinya adalah coba punya asuransi, kan gak usah bayar sendiri, udah dibayari ama perusahaan asuransi.</p>
<p><strong>2. Sudah mempunyai Dana yang cukup untuk Istri dan Anak (baca : keluarga) kalau sampai Meninggal terlalu cepat.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, kalau Anda sudah memiliki uang yang cukup untuk membiayai keperluan biaya rutin rumah tangga (biaya kebutuhan hidup, listrik, PAM, dll) , biaya pendidikan anak, biasanya orang seperti ini sudah tidak punya cicilan. Maka dengan kondisi seperti ini ,  Anda tidak perlu punya asuransi.</p>
<p><strong>3. Sudah mempunyai Dana yang cukup untuk biaya Anak sekolah sampai lulus.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau anda sudah merancang pendidikan masa depan anak anda dan sudah menyiapkan dananya juga sesuai dengan perhitungan biaya real yang dibutuhkan, dan meskipun terjadi Suatu resiko yang menimpa Anda, namun Dana Pendididkan tersebut tetap ada, maka anda tidak perlu punya asuransi untuk pendidikan anak.</p>
<p><strong>4. Sudah Sakit-sakitan.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ya, ketika Anda sudah sakit-sakitan seperti Anda sudah menderita sakit jantung, diabetes, atau ada suatu penyakit pada organ tertentu, maka Anda sudah tidak butuh Asuransi lagi. Karena Perusahaan Asuransi tentunya akan menolak pengajuan Asuransi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, mumpung masih sehat maka tak ada salahnya memiliki Asuransi. Karena kalau Anda sudah sakit-sakitan, perusahaan Asuransi otomatis akan menolak pengajuan asuransi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Usia Anda sudah diatas 65 tahun.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ya, karena Faktor usia tersebut, Anda biasanya akan ditolak ketika mengajukan Asuransi. Karena biasanya sebuah Perusahaan Asuransi akan menerima nasabah dengan usia dibawah 60 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, mumpung masih muda dan sehat, segera miliki rekening Asuransinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Jadi sudah tahu kan, bahwa tidak semua orang memerlukan Asuransi. Kalau Anda sendiri kira-kira termasuk yang mana..?</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dan ketika Anda termasuk orang yang mendambakan bisa hidup sejahtera dihari tua dan ingin menyekolahkan buah hati Anda sampai jenjang tingkat tinggi,  namun tidak tahu bagaimana mempersiapkannya. Kami sebagai Financial Consultant akan membantu Anda dalam <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/08/03/wasiat-perencanaan-keuangan-untuk-profesional/" target="_self">merencanakan keuangan Anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md<strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/28/tidak-semua-orang-memerlukan-asuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menabung, Berinvestasi dan Berasuransi</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/03/menabung-berinvestasi-dan-berasuransi/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/03/menabung-berinvestasi-dan-berasuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 00:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[berasuransi]]></category>
		<category><![CDATA[berinvestasi]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen resiko]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[nafkah]]></category>
		<category><![CDATA[naik haji]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan resiko]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[risiko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=863</guid>
		<description><![CDATA[Apakah menabung dan berinvestasi itu baik..? Tentu. Namun, bagaimana jika tabungan dan investasi itu ludes karena terkena musibah di masa depan, seperti biaya pengobatan atau karena harus kehilangan Sang Pencari nafkah. Tabungan yang direncanakan untuk biaya pendidikan anak, untuk membeli rumah, mobil, naik haji dan biaya pensiun harus hilang. Nah, disinilah pengelolaan resiko diperlukan. Kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-867" title="Happy Family" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/11/Happy-Family-300x202.jpg" alt="Happy Family" width="300" height="202" />Apakah menabung dan berinvestasi itu baik..?</strong> Tentu. Namun, bagaimana jika tabungan dan investasi itu ludes karena terkena musibah di masa depan, seperti biaya pengobatan atau karena harus kehilangan Sang Pencari nafkah. Tabungan yang direncanakan untuk biaya <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">pendidikan anak</a>, untuk membeli rumah, mobil, naik haji dan biaya pensiun harus hilang. Nah, disinilah pengelolaan resiko diperlukan. Kalau sudah begini, inilah perlunya <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/06/30/asuransi-adalah-solusi-wujud-cinta-pada-diri-dan-keluarga/" target="_self">asuransi</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hidup kita memang penuh dengan resiko. Mulai dari kita membuka mata hingga kita terlelap dan terbangun lagi, kita menanggung beban resiko atas diri, keluarga dan tak ketinggalan seluruh harta benda kita. Seseorang dikatakan bijak jika ia mampu memperhitungkan resiko yang ada di depannya tersebut dan mengantisipasi mulai dari awal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kesadaran berasuransi berangkat dari pengalaman manusia bahwa banyak hal yang tidak diinginkan kelak dapat mengubah arah kehidupan seseorang. Keadaan yang tampak  cemerlang seketika dapat berubah menjadi begitu suram</strong>. Akan sangat sia-sia, misalkan, jika peristiwa yang terjadi di luar kendali kita, seperti banjir, tsunami, gunung meletus atau wedus gembel maupun kecelakaan menyebabkan  si Pencari Nafkah sakit, atau bahkan harus pindah dunia. Tanpa pengendalian resiko yang matang, bukan mustahil kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di masa akan datang  memaksa kita mengumpulkan harta kita mulai dari titik nol  karena harus membiayai pengobatan maupun perawatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Melakukan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2010/05/16/risiko-risiko-yang-mungkin-terjadi-pada-kehidupan-anda/" target="_self">manajemen resiko</a> berarti merencanakan masa depan dengan lebih sistematis, matang dan terencana. Kita semua menginginkan jaminan keamanan, kemakmuran dan kesehatan. Asuransi merupakan salah satu mekanisme yang telah terbukti ampuh dalam melindungi asset-aset paling berharga, yaitu diri Anda sendiri. Memilih untuk berasuransi atau tidak adalah suatu pilihan. Kita mungkin tidak akan merasakan dampaknya sekarang. Mungkin setahun, dua tahun, lima bahkan sepuluh tahun kemudian kita baru menyadarinya. Semua bisa terjadi, tidak ada seorang pun yang tahu apakah resiko akan menjadi kenyataan atau tidak. Tetapi bagaimanapun, masa depan yang kita cita-citakan harus mulai dibangun dari detik ini juga. Dan berbicara masa depan, sangat erat kaitannya dengan kemampuan kita untuk mengelola resiko hari ini, esok, dan seterusnya. <img class="alignright size-full wp-image-868" title="mari berasuransi" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/11/mari-berasuransi.jpg" alt="mari berasuransi" width="300" height="196" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>Jadi kita tidak perlu lagi bertanya-tanya bagaimana nasib kita di masa depan. Yang seharusnya kita lakukan adalah merancang masa depan kita sendiri</strong>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/11/03/menabung-berinvestasi-dan-berasuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cerdas Kelola THR, Agar Tidak Menguap dengan Percuma</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 02:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[bonus]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pns]]></category>
		<category><![CDATA[THR]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?
Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-829" title="THR" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/THR-300x199.jpg" alt="THR" width="300" height="199" />Selamat pagi, Apa kabar hari ini..? Puasanya lancar kan..? Semoga demikian&#8230;Amiin</strong>. Bila anda seorang pekerja/karyawan/PNS, pasti sebentar lagi akan menerima THR, atau bahkan ada yang sudah menerimanya, ya nggak ? Bagaimana perasaan anda saat menerima THR ? Pasti senangkan ?</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentu senang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Baru membayangkannya saja rasanya sudah ingin membeli ini dan itu. Kendati terjadi setiap tahun, kebiasaan menghabiskan uang THR sepertinya sulit terelakkan. Padahal, setiap akhir bulan puasa Anda sebenarnya memiliki dua kali uang gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu kali gaji untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, dan satu lagi untuk membiayai keperluan khusus di hari raya (THR). Namun, entah mengapa, sering kali godaan untuk berbelanja dan menghabiskan THR begitu besarnya. Tapi, hati-hati jika pemenuhan segala keinginan itu tidak terencana dengan baik, THR yang Anda terima bisa-bisa tidak termanfaatkan secara optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, <strong>buatlah perencanaan belanja secara detail</strong>. Jangan lupa, pisahkan uang gaji bulanan dengan bonus THR untuk merancang daftar anggaran belanja. Mulailah membuat anggaran pengeluaran normal, seperti belanja harian, tagihan bulanan, biaya sekolah anak, gaji pembantu, transportasi, dan lainnya. Buat sedetail mungkin sebagaimana Anda mengalokasikan pengeluaran normal bulanan. Usahakan harus tetap sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, <strong>buat anggaran khusus hari raya</strong> juga sedetail mungkin. Masukkan semua rencana pengeluaran hari raya seperti biaya transportasi mudik, oleh-oleh bagi setiap orang yang akan diberi, penganan kecil dan hidangan hari raya, uang reward anak-anak, pakaian baru, zakat, THR pembantu, dan lainnya. Masukkan dulu semua sesuai pos pengeluarannya. Dan ingat, buat sehemat mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kalkulasi &amp; Skala Prioritas Setelah membuat daftar anggaran</strong>, akan terlihat bagaimana pos pengeluaran Lebaran Anda sebenarnya. Jika memang ternyata anggaran belanja lebih besar daripada pendapatan, sebaiknya perbaiki pAndangan Anda terhadap uang THR. Ingat, THR idealnya dipakai untuk membiayai tambahan pengeluaran akibat adanya hari raya. Dengan dasar pemikiran ini, sarannya, buat kalkulasi dengan skala prioritas. Utamakan yang benar-benar jadi tanggung jawab Anda (THR pembantu dan zakat) dan kurangi yang bukan prioritas.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa mengurangi pos lain. Misalnya, jika ternyata biaya transportasi mudik yang direncanakan tak mencukupi, perhitungkan untuk mengganti alat transportasi. Atau, bisa mengajak orangtua berlebaran di rumah. Selain itu, Anda juga bisa memangkas biaya lain seperti biaya membeli oleh-oleh, pakaian baru, hidangan hari raya, dan lainnya. Jika ternyata budget masih belum mencukupi, utak-atik kembali anggaran Anda berdua. Siapa tahu masih bisa dikurangi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pos Darurat dan Uang Sisa Terkadang</strong>, saat Lebaran ada pengeluaran ekstra di luar daftar yang sudah dibuat. Misalnya, jika tiba-tiba Anda diajak berkunjung ke rumah kerabat dan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyumbang uang bahan bakar atau mengajak kerabat makan di perjalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sediakan paling tidak 5-10 persen dari budget keperluan khusus hari raya untuk keperluan darurat ini. Dan, usahakan tidak terpakai untuk menambal anggaran lain. Bila semua sudah didaftar dan dikalkulasi, usahakan untuk mendapat sisa dari masing-masing pos pendapatan. Untuk pos pengeluaran normal, sisanya bisa langsung ditabung. Sedangkan sisa dari pos THR, bisa ditabung atau digunakan untuk mengurangi pokok cicilan, bila ada. <em><strong>Intinya, jangan membuat anggaran impas dengan pendapatan. Buat seefisien mungkin hingga didapatkan sisa uang</strong></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal lain yang penting dicatat, <strong>hindari menanggung utang setelah hari raya lewat</strong>. Meski harus diakui, banyak pos pengeluaran yang membengkak di momen istimewa ini, jangan lantas jadi alasan Anda untuk berutang. Sebisa mungkin pengeluaran harus disesuaikan dengan modal yang ada. Jangan sampai momen Lebaran ini membuat Anda dan pasangan akhirnya jadi berhutang.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih bijak lagi jika Uang THR Anda, sebagian untuk membuka Rekening Investasi, seperti untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/23/asuransi-syariah-pendidikan/" target="_self">Dana Pendidikan Anak</a> atau untuk <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">Perencanaan Dana Pensiun Anda</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber </strong>: <a href="http://www.perempuan.com" target="_blank">Perempuan.com</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/30/tips-cerdas-kelola-thr-agar-tidak-menguap-dengan-percuma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wasiat Perencanaan Keuangan untuk Profesional</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/03/wasiat-perencanaan-keuangan-untuk-profesional/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/03/wasiat-perencanaan-keuangan-untuk-profesional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 23:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[dana darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dana pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[dokter gigi]]></category>
		<category><![CDATA[dokter hewan]]></category>
		<category><![CDATA[financial]]></category>
		<category><![CDATA[karier]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[notaris]]></category>
		<category><![CDATA[pengacara]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[profesi]]></category>
		<category><![CDATA[profesional]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[Perencanaan keuangan yang baik akan meningkatkan kualitas kehidupan seseorang, saat ini maupun di masa mendatang. Apalagi para profesional, seperti dokter, dokter gigi, dokter hewan, notaris, pengacara,  konsultan, trainer adalah profesi yang independen hingga perlu sekali melakukan perencanaan keuangan secara seksama, baik untuk menunjang kegiatan profesi dan prakteknya, maupun bila kelak sudah pensiun.
Seorang Profesional membutuhkan perencanaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-807" title="Profesional 1" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/Profesional-1-300x225.gif" alt="Profesional 1" width="300" height="225" />Perencanaan keuangan yang baik akan meningkatkan kualitas kehidupan seseorang, saat ini maupun di masa mendatang.</strong> Apalagi para profesional, seperti dokter, dokter gigi, dokter hewan, notaris, pengacara,  konsultan, trainer adalah profesi yang independen hingga perlu sekali melakukan perencanaan keuangan secara seksama, baik untuk menunjang kegiatan profesi dan prakteknya, maupun bila kelak sudah <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/08/26/pensiun-itu-pasti-pensiun-sejahtera-itu-pilihan/" target="_self">pensiun</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang Profesional membutuhkan perencanaan keuangan yang berbeda dengan seseorang yang berpendapatan tetap. Dalam situasi ini, seorang profesional dituntut untuk lebih bijak dan disiplin mengelola pemasukan dan pengeluaran.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Berikut gambaran perencanaan keuangan yang bisa dijadikan acuan bagi Anda seorang Profesional</strong> :</p>
<p><strong>1. Dana Darurat / <em>Emergency Fund</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Keberadaan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/11/05/dana-darurat-cukup-hidup-pun-nyaman/" target="_self">Dana Darurat</a> / <em>Emergency Fund</em> sangat penting bagi Anda. Dana darurat ini untuk mengantisipasi apabila dalam beberapa hari/bulan tidak mendapatkan klien, ada sekretaris atau staf Anda yang masuk rumah sakit, atau ada kebutuhan yang sifatnya sangat urgent.</p>
<p><strong>2. Proteksi (Asuransi)</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/28/renungan-pentingnya-asuransi/" target="_self">Asuransi</a> memegang peranan yang sangat penting bagi Anda untuk mencapai tujuan keuangan. Asuransi juga melindungi Anda dalam mengumpulkan kekayaan untuk mencapai financial independent, makanya asuransi dalam  perencanaan keuangan disebut sebagai <em>Wealth Protection</em> (pelindung kekayaan).</p>
<p>Tiga resiko utama dalam kehidupan kita sebagai manusia adalah :</p>
<p>1. Mati terlalu muda</p>
<p>2. Hidup terlalu lama dan</p>
<p>3. Mati tidak hidup tidak (sakit/disabilities).</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa kita perlu dilindungi oleh asuransi? Jawabannya karena anda sebagai orang yang memberikan penghasilan bagi keluarga anda, untuk itu anda harus menyadari penghasilan anda sangat berarti bagi kehidupan anda dan keluarga anda, bukan juga berarti menggantikan jiwa anda dengan suatu nilai ekonomis, karena jiwa anda tak ternilai harganya tetapi lebih kepada apresiasi terhadap diri anda sebagai kepala rumah tangga yang memiliki tanggungan istri dan anak.</p>
<p><strong>3. Dana Pensiun</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mempersiapkan <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/11/25/muda-bergaya-jangan-sampai-tua-tak-berdaya/" target="_self">dana pensiun</a> dalam perencanaan keuangan juga merupakan salah satu hal penting yang perlu direncanakan sejak awal. Karena sebagai seoarang profesional tidak ingin terus menerus bekerja. Beberapa alasan pentingnya perencanaan dana pensiun adalah:</p>
<p>1. Ketidakpastian fisik di masa yang akan datang</p>
<p>2. Ketidakpastian ekonomi di masa yang akan datang</p>
<p>3. Tingginya biaya hidup nanti</p>
<p style="text-align: justify;">Jika tidak melakukan perencanaan pensiun dengan benar maka Anda bisa kesulitan dalam menjalani hari-hari tua nanti. Oleh karena itu Anda perlu merencanakan pensiun sejak awal untuk  mendapatkan kehidupan yang lebih baik, sesuai dengan yang diimpikan.<img class="alignright size-medium wp-image-808" title="Profesional 2" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/08/Profesional-2-300x200.jpg" alt="Profesional 2" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Masa depan sangat ditentukan dari apa yang sudah diikhtiarkan hari ini, sehingga perlu sebuah perencanan yang baik termasuk mengevaluasi secara berkala, hal ini sesuai dengan firman Allah</span> : <em><span style="color: #0000ff;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan&#8221;</span> </em> (Al-Hasyr : 18).</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian tahapan-tahapan yang perlu dilakukan dalam perencanaan keuangan. Akhirnya, dengan perencanaan keuangan yang baik Anda akan mendapatkan kesuksesan dalam Profesi, Keluarga dan Financial. Semoga bermanfaat.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber gambar</em> : <a href="http://empleo.universiablogs.net" target="_self">empleo.universiablogs.net</a></p>
<p><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p>Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p>081 2277 1607</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 803px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">Masa depan sangat ditentukan dari apa yang sudah diikhtiarkan hari ini, sehingga perlu sebuah perencanan yang baik<br />
termasuk mengevaluasi secara berkala, hal ini sesuai dengan firman Allah : &amp;ldquo;Hai orang-orang yang beriman,<br />
bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah diantara diri merencanakan untuk kehidupan hari esok, bertaqwalah kepada<br />
Allah Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan&amp;rdquo;. (Al-Hasyr : 18)</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/08/03/wasiat-perencanaan-keuangan-untuk-profesional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seperti Apakah Hubungan Anda dengan Uang?</title>
		<link>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/27/seperti-apakah-hubungan-anda-dengan-uang/</link>
		<comments>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/27/seperti-apakah-hubungan-anda-dengan-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 00:19:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencana Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[belanja]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[biaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[diskon]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[kredit]]></category>
		<category><![CDATA[masalah keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asuransicerdas.com/?p=789</guid>
		<description><![CDATA[Selalu &#8216;bokek&#8217;? Utang menggunung tak terkendali? Merasa menjadi budak kredit yang berlebihan? Tidak menemukan cara menyisihkan uang untuk menabung, pensiun, dan asuransi karena lebih ingin uang yang ada digunakan sekarang?
Apakah Anda lagi-lagi membuat alasan untuk berbelanja: Obral ini terlalu bagus untuk dilewatkan! Saya akan berpuasa atau tidak berpergian untuk menanggung biayanya! Padahal, pada kenyataannya Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-790" title="Anda dan Uang" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Anda-dan-Uang.jpg" alt="Anda dan Uang" width="250" height="243" />Selalu &#8216;bokek&#8217;? Utang menggunung tak terkendali? Merasa menjadi budak kredit yang berlebihan? </strong>Tidak menemukan cara menyisihkan uang untuk menabung, <a href="http://www.asuransicerdas.com/2009/09/30/menghitung-dana-pensiun-secara-cerdas/" target="_self">pensiun</a>, dan <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/asuransi/" target="_self">asuransi</a> karena lebih ingin uang yang ada digunakan sekarang?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Anda lagi-lagi membuat alasan untuk berbelanja: Obral ini terlalu bagus untuk dilewatkan! Saya akan berpuasa atau tidak berpergian untuk menanggung biayanya! Padahal, pada kenyataannya Anda takkan sanggup menanggung.</p>
<p style="text-align: justify;">Suka atau tidak, uang memang penting. Semua orang membutuhkannya dan harus mengetahui cara menggunakan, menangani, serta mendapatkannya. Beberapa orang memang terlihat sangat berbakat dalam mengatur keuangan, menghasilkan uang yang sangat banyak, dan hidup dalam kemewahan. Yang lain sekedar merasa nyaman dengan uang yang mereka miliki sehingga tidak pernah merasa khawatir. Lalu, ada pula orang yang merasa tidak pernah memiliki cukup uang, sangat khawatir dan menghabiskan uang yang sedikit itu dengan cepat, atau sebaliknya memegang uang dengan begitu erat sehingga tidak pernah menikmati apa yang mereka miliki.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Seperti apakah hubungan Anda dengan uang?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bacalah pernyataan di bawah ini dan carilah yang paling tepat untuk mendeskripsikan Anda. Tandai pernyataan yang sesuai, kemudian tambahkan deskripsi lain yang ada dalam pikiran Anda. Anda boleh mengidentifikasikan diri dengan lebih dari satu pernyataan.</p>
<p>1. Anda menghasilkan banyak uang, tetapi Anda menghabiskannya lebih cepat daripada mendapatkannya.</p>
<p>2. Anda menghasilkan cukup uang dan selalu bisa hidup seadanya, namun tidak pernah merasa puas secara keuangan.</p>
<p>3. Anda menggenggam uang Anda erat-erat dan merasa berat setiap kali harus menggunakannya.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Anda cukup pintar dalam menangani masalah keuangan sehari-hari. Namun, masalah-masalah yang lebih berat, seperti uang pensiun, asuransi dan investasi, menjadi sebuah misteri bagi Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Anda sama sekali tidak mengetahui cara mengatur keuangan. Anda pun merasa tidak memegang kendali jika sudah menyangkut hal-hal keuangan.</p>
<p>6. Anda sering kali tidak memiliki uang. Jika sedang merasa sedih, Anda menghabiskan uang yang sebenarnya tidak Anda miliki.</p>
<p>7. Anda memiliki penghasilan yang sangat rendah dan sudah muak memperjuangkannya.</p>
<p>8. Anda selalu meminjam uang dari teman atau keluarga, berutang, atau terus membeli barang sampai melebihi batas kredit.</p>
<p>9. Anda sama sekali tidak mengetahui jumlah utang yang Anda miliki, tetapi kemungkinan besar jumlahnya sangat banyak.</p>
<p>10. Anda merasa sangat malu dengan masalah keuangan yang Anda buat, tetapi enggan untuk meminta bantuan. <img class="alignright size-medium wp-image-791" title="Chek Up Uang" src="http://www.asuransicerdas.com/wp-content/uploads/2010/07/Chek-Up-Uang-300x257.jpg" alt="Chek Up Uang" width="300" height="257" /></p>
<p style="text-align: justify;">Berapa pun banyaknya kebenaran dari pernyataan di atas mengenai Anda, janganlah merasa sedih. Anda tidak sendirian! Sebagian besar orang mempunyai masalah dalam mengatur keuangan. Kita menghabiskan uang lebih banyak dari yang dihasilkan serta selalu merasa kekurangan uang dan gelisah. Begitu banyak orang yang menghabiskan uang lebih banyak dari yang mereka miliki. Masalah keuangan juga dapat membuat banyak orang tidak percaya diri dan selalu merasa cemas.</p>
<p style="text-align: justify;">Kabar baiknya masalah-masalah ini dapat dipecahkan. Siapa pun dapat belajar untuk menjadi lebih baik dalam menangani keuangan. Tidak ada misteri, keajaiban, atau keterampilan yang sulit untuk dipelajari jika menyangkut uang. Anda hanya membutuhkan tekad, kemampuan untuk bertahan, keinginan untuk melakukan segalanya secara berbeda, serta kemauan untuk memperluas cara berpikir. Putuskanlah hari ini bahwa Anda akan menjadikan uang sebagai sahabat dan bukannya musuh. <a href="http://www.asuransicerdas.com/category/perencana-keuangan/" target="_self">Pilihlah keberhasilan keuangan daripada kegagalan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Disadur dari : <em>Mantap Dalam 30 Hari Mengatur Keuangan, karya : Caro Handley</em></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber gambar <em>:<strong> </strong><a href="http://lifestyle.okezone.com/read/2009/11/23/197/278387/197/uang-versus-cinta" target="_self">lifestyle.okezone.com</a></em> dan <a href="http://sbelen.wordpress.com/2009/06/" target="_self"><em>sbelen.wordpress.com</em></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Salam Cerdas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Wiwit Prayitno, S.Pt., N.Md</p>
<p style="text-align: justify;">081 2277 1607</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asuransicerdas.com/2010/07/27/seperti-apakah-hubungan-anda-dengan-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

