Saturday, February 11, 2012

Saya Sudah Punya Polis, Saya Tidak Butuh Asuransi lagi

April 5, 2010 by wiwit · 8 Comments 

Wiwit Prayitno, S.Pt, N.MdPak Wiwit, saya sudah mempunyai Polis Asuransi, jadi mohon maaf saya tidak perlu mengambil asuransi lagi. Begitulah pernyataan dari beberapa orang yang saya temui dilapangan. Namun saya sangat senang sekali, karena mereka sudah mempunyai Polis Asuransi.

Saya sangat menghargai dan mengagumi Anda karena Faktanya sedikit sekali orang seperti Anda, dengan senang hati membeli asuransi. Anda adalah orang yang berjiwa luhur dan baik yang pernah saya temui.

Anda tadi mengatakan telah memiliki Polis, bolehkah saya mengetahui alasan Anda membeli program asuransi tersebut? Berapa Premi yang Anda bayarkan setiap bulan atau setiap tahunnya?

Apakah polis Asuransi yang telah Anda miliki sudah memenuhi keinginan dan kebutuhan Anda saat ini maupun masa yang akan datang Pak?

Membangun sumber penghasilan di masa depan sama persis seperti membangun sebuah rumah. Bagian – bagian itu terdiri dari pondasi, dinding, plafon dan atap. Dan kalau boleh saya umpamakan bangunan tersebut sama seperti Polis Asuransi yang Anda miliki. Bagian atap adalah rencana pensiun, bagian plafon adalah rencana pendidikan anak, sedang bagian dindingnya adalah asuransi jiwa yang berfungsi sebagai penyangga, menjaga kelangsungan keluarga. Dan tentunya PONDASI adalah kekuatan bangunan sebenarnya.

Dapatkah Anda membayangkan sebuah rumah dibangun tanpa Pondasi yang kuat..? pastinya bisa roboh bila terjadi gempa atau angin puting beliung. Memang sangat baik sekali Anda telah memiliki asuransi pensiun, asuransi pendidikan, dan asuransi jiwa. Tetapi masalah besar akan terjadi jika Anda tidak memiliki Pondasi yang kokoh. Rumah yang Anda bangun akan roboh dalam waktu yang singkat.

Apa yang akan terjadi jika tiba-tiba Anda mengalami kecelakaan sehingga Anda mengalami cacat total dan cacat tetap, sedang Anda tidak memiliki asuransi untuk cacat total ?

Apa yang akan terjadi, ketika dokter Anda mengatakan bahwa Anda terserang penyakit Jantung, Stroke, Gagal Ginjal atau Kanker, atau penyakit kritis lainnya, sedangkan Anda tidak mempunyai asuransi untuk penyakit kritisnya?

Dan Apa yang terjadi dengan tabungan Anda ketika Anda mengalami penyakit Kritis? Siapa yang Akan melanjutkan menabungnya?

Bagaimana Pula dengan Income yang seharusnya Anda dapatkan, kalau Anda juga tidak memiliki Proteksi Income?

Yang terjadi pastinya bangunan rumah tersebut akan runtuh, dan keuangan masa depan akan menjadi terganggu. Rencana pensiun dan investasi Anda menjadi berantakan, rencana pendidikan anak menjadi tertunda. Sedang polis Asuransi Jiwa Anda tidak berguna karena Anda belum meninggal. Pembayaran asuransi Anda akan terhenti, tidak terbayar lagi. dan Akhirnya Rencana semuanya jadi berantakan, keuangan keluarga pun menjadi goncang.

Namun ada kabar baik, Anda tidak perlu gundah. Karena ada sebuah solusi untuk permasalah itu semua, yaitu rekening Smart Syariah. Dimana didalam satu rekening tersebut terdapat pula manfaat Asuransi Penyakit Kritis, Asuransi Kecelakaan dan Cacat Tetap, Pembayaran bebas Premi dan tentunya Asuransi Proteksi Income. Semuanya dalam satu rekening.

Saya senang sekali apabila saya juga dapat menjadi salah satu konsultan pribadi Anda, untuk membantu mengurus asuransi yang Anda beli dari agen lain. Apabila Agen tersebut berhalangan, Anda dapat menggunakan jasa saya secara cuma-cuma untuk membantu Anda. Lebih baik Anda mempunyai 2 atau 3 konsultan dari pada hanya memiliki satu orang saja.

Dan Selamat merencanakan keuangan Anda, dan KOKOHkan bangunan Anda untuk masa depan lebih baik.

Salam Cerdas

Wiwit Prayitno

081 2277 1607

Comments

8 Responses to “Saya Sudah Punya Polis, Saya Tidak Butuh Asuransi lagi”
  1. salam kenal kang …
    blog nya mantap, satu rumpun dengan blog saya :-) thanks for share

  2. wiwit says:

    Salam kenal Juga. Makasih atas kunjungannya Brother

  3. wahyudi says:

    Salam kenal pak Wiwit, mohon info detail rekening smart syariah berikut contoh ilustrasinya. berapa premi per bulan yg harus dibayarkan pak dan apakah harus/perlu dilakukan medical check terlebih dahulu? Mohon pencerahan. thanks

  4. wiwit says:

    Dear Pak Yudi, Salam kenal juga. Terimakasih sudah meninggalkan pesannya. Untuk pertanyaan dan contoh ilustrasinya sudah saya kirim ke email Pak Yudi. Silahkan dicek ya Pak. Saya tunggu responnya.
    Untuk medical tergantung dari kondisi dari calon nasabah, diantaranya berat badan (Overweight atau tidak), riwayat kesehatan yg pernah ada dan Uang Peranggungan yg diambil. Jenis Medicalnya nanti tergantung keputusan dari pihak Asuransi, yang paling penting Calon Nasabah menginformasikan apa adanya sesuai dengan keadaan sebenarnya.

    Demikian jawaban dari saya Pak Yudi. Salam Hormat & Happy Day

  5. romel says:

    alo pak Wiwit, minta info detail rekening smart syariah berikut contoh ilustrasinya. berapa premi per bulan yg harus dibayarkan pak dan apakah harus/perlu dilakukan medical check terlebih dahulu? terimakasih sblmnya.

  6. aditya says:

    Pa wiwit..salam kenla, boleh saya minta ilustrasinya??brapa setoran pertahunnya??klo perbulannya..makasih ya pak

  7. wiwit says:

    Salam kenal, ilustrasinya sudah saya kirim ke email Mas Aditya. Silahkan dicek dan saya tunggu responnya ya. Terimakasih. Wassalam

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. [...] Read more… Kategori tulisan: Asuransi Kesehatan, kesehatan Post Tags: Asuransi Kesehatan, asuransi-jiwa, asuransi-kecelakaan, asuransi-pensiun, asuransi-penyakit, asuransi-syariah, polis-asuransi, tagged Cancel Reply [...]



Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!