Thursday, February 9, 2012

Mengenal Lebih Dekat dengan Perencanaan Keuangan

September 26, 2009 by wiwit · Leave a Comment 

rencana_keuanganSeiring bertambahnya usia, karier yang meningkat dan penghasilan yang meningkat pula maka dapat dipastikan kebutuhan Anda pasti meningkat, dan hal ini berarti bahwa biaya akan terus membesar seiring dengan berjalannya waktu. Dan tidak ada salahnya bila Anda mulai merencanakan keuangan Anda.

Apakah perencanaan keuangan itu?

Perencanaan keuangan adalah proses untuk mencapai tujuan finansial Anda melalui manajemen keuangan yang hati-hati. Tujuan finansial bisa berupa membeli rumah, menabung untuk ibadah haji, pendidikan anak Anda atau merencanakan dana pensiun Anda termasuk juga memiliki asuransi yang sesuai kebutuhan.

Pada dasarnya perencanaan keuangan diperlukan untuk menentukan arah yang jelas bagi pengelolaan keuangan pribadi atau keluarga kita. Tanpa arah dan tujuan yang jelas, kita tidak akan bisa mengelola keuangan kita dengan baik. Tanpa perencanaan keuangan yang baik, kita akan cenderung memboroskan uang yang kita peroleh dengan susah payah. Tanpa perencanaan, kita akan cenderung menghabiskan uang yang kita miliki hari ini untuk kebutuhan hari ini. Para karyawan dengan gaji bulanan cenderung bersikap seperti ini, karena yakin bahwa bulan depan dia akan memperoleh gaji lagi. Salah satu tujuan umum perencanaan keuangan adalah supaya di suatu waktu mendatang, kita akan bebas secara finansial, yakni bahwa kita akan memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kita.

Tahukah Anda?

Banyak diantara kita merasa sudah melakukan perencanaan keuangan namun fakta menunjukan pada saat dana tersebut dibutuhkan ternyata tidak mencukupi. Survey yang dilakukan oleh AC Nielsen dan Citibank menunjukan bahwa 70% eksekutif di Indonesia terancam miskin dihari tua.

Langkah/Proses Perencanaan Keuangan yang Harus Anda Lalui

1) Menentukan tujuan keuangan Anda.

Apakah tujuannya untuk Pendidikan Anak, Dana Pensiun atau ibadah haji atau tujuan finansial yang lain.

2) Menghitung tujuan keuangan Anda dan srategi mencapainya.

Anda harus menentukan besar dana yang dibutuhkan pada saatnya nanti, misal saat kuliah di Kedokteran butuh biaya berapa besarnya. Disamping itu Anda juga harus mempunyai strategi agar tujuan bisa tercapai. Salah satu strategi ini salah satunya adalah memilih kendaraan yang cocok untuk Anda sehingga tujuannya bisa tercapai. Kendaraan tersebut bisa berupa asuransi, atau instrumen investasi yang lain.

3) Implementasi sesuai dengan waktu tersedia dan resiko Anda

Anda akan mencapai tujuan harus melihat kapan waktunya akan dicapai, semakin cepat Anda memulai hasilnya akan semakin bagus.

Contoh : Ingin mengumpulkan dana sebesar Rp 500 juta untuk kuliah di Kedokteran saat usia Anak 18 tahun. Dengan asumsi return Investasi 15% pertahun maka membutuhkan tabungan setiap bulannya sebesar Rp 633,848,000 ketika Anda memulai manabungnya pada saat usia Anak 2 tahun. Namun ketika Anda menundanya dan baru mulai saat usia Anak 10 tahun, maka Anda harus menyisihkan dana setiap bulannya sebesar 2,722,703. Artinya semakin Anda cepat memulai dana yang Anda sisihkan tentunya lebih ringan. Ingat Waktu adalah Teman Anda dalam berinvestasi.

4) Monitor dan melakukan evaluasi secara periodik

Setelah Anda sudah melakukan investasi, langkah berikutnya adalah memonitor agar sesuai dengan arah tujuannya. Lakukan evaluasi juga sehingga apa yang menjadi tujuannya bisa tercapai.

5) Revisi strategi dan perencanaan

Tak adalah salahnya Anda melakukan revisi mengenai strategi dan perencanaan yang sudah Anda gunakan. Revisi ini dimaksudkan untuk menjaga agar tujuan finansial bisa tercapai sesuai dengan waktunya, atau bisa digunakan untuk mempercepat waktu pencapaiannya.

Manfaat Perencanaan Keuangan

Perencanaan keuangan memberikan arah dan arti atas keputusan keuangan Anda. Hal tersebut memberikan Anda pengertian atas bagaimana setiap keputusan keuangan yang Anda buat berpengaruh ke area lain dari keuangan Anda. Contohnya, membeli produk asuransi mungkin membantu Anda untuk mengamankan aset atau potensial income Anda, sehingga Anda dalam berkarya akan lebih tenang, dan keluarga yang Anda cintai akan terjamin finansialnya. Dengan melihat setiap keputusan keuangan sebagai bagian dari suatu keseluruhan, Anda dapat mempertimbangkan efek jangka pendek dan panjang atas tujuan-tujuan hidup Anda. Anda juga dapat lebih mudah menyesuaikan perubahan hidup yang terjadi dan merasa lebih aman bahwa tujuan-tujuan Anda masih dalam jalurnya.

Artikel terkait :

Hidup Makmur, Sehat, Bebas Secara Finansial Dimasa Pensiun, Mungkinkan Itu?

Cukup Menabung Rp 16 Ribuan perhari, Anda bisa Kaya

Pentingnya Perencanaan Keuangan

Langkah Cerdas Membangun Saluran Pipa Kekayaan

Salam Cerdas

Wiwit Prayitno, S.Pt, N. Md

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!